News Ticker
  • Anda Tetap Bisa Diet Tanpa Anti Makanan Favorit
  • Cari Solusi Persoalan Sampah, Sejumlah Komunitas Lingkungan di Bojonegoro Gelar Diskusi
  • 17 Desember dalam Sejarah
  • Revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro Dikerjakan Tahun Ini, Anggaran 80 M
  • Jenazah Warga Sumatera yang Meninggal Tertabrak Kereta Api, Dimakamkan di Bojonegoro
  • Gubernur Jatim Tekankan Pentingnya Desa Berkelanjutan
  • 7 Cara Mengatasi Kesemutan di Tangan Paling Ampuh, Menurut Alodokter
  • 16 Januari dalam Sejarah
  • Sungai Gandong di Purwosari, Bojonegoro Alami Abrasi, Rumah Warga Terancam Longsor
  • Tertabrak Kereta Api Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro, Warga Muara Enim, Sumatera Selatan Meninggal
  • Anggaran Beasiswa Pemkab Bojonegoro Tahun 2026 Melonjak Capai Rp43 Miliar
  • Kembali Pecahkan Rekor, Harga Emas Antam Hari Ini Tembus Rp 2.675.000 Per Gram
  • Gubernur Khofifah Tekankan Ekosistem Kerja Sehat bagi Warga Jatim
  • 6 Cara Menjaga Kesehatan Jantung Lewat Kebiasaan Sehari-hari
  • 15 Januari dalam Sejarah
  • Lapor Kepenak Bro, Aplikasi Milik Pemkab Bojonegoro Layani Aduan Kekerasan Perempuan dan Anak
  • PLN UP3 Bojonegoro Luncurkan Program Awal Tahun, Diskon 50% Biaya Tambah Daya Listrik
  • 3 Hari Berturut-Turut, Harga Emas Antam Pecahkan Rekor Baru, Hari Ini Rp 2.665.000 Per Gram
  • Dinas Pendidikan Bojonegoro Tegaskan Proses Beasiswa Pendidikan Tinggi Berjalan Sesuai Aturan
  • Pengakuan Aurelie Moeremans Soroti Bahaya Child Grooming, Modus Manipulasi yang Sering Tak Disadari
  • Pemkab Bojonegoro Luncurkan Call Center Khusus untuk Aduan Layanan Sosial dan Stiker Keluarga Miskin
  • Harga Emas Antam Kembali Pecahkan Rekor Baru, Rp 2.652.000 Per Gram
  • Jawa Timur Raih Predikat Pelayanan Publik Terbaik Nasional 2025 dengan Indeks 4,75
  • Nikmat Tapi Bisa Bikin 'Panas' Dalam, Ini Manfaat Makanan Pedas dan Risikonya bagi Kesehatan
Cari Solusi Persoalan Sampah, Sejumlah Komunitas Lingkungan di Bojonegoro Gelar Diskusi

Cari Solusi Persoalan Sampah, Sejumlah Komunitas Lingkungan di Bojonegoro Gelar Diskusi

Bojonegoro – Persoalan sampah di Kabupaten Bojonegoro kian berada pada titik mengkhawatirkan. Volume sampah harian yang terus meningkat tidak sebanding dengan kapasitas pengelolaan yang tersedia.
 
Kondisi ini berdampak pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang  semakin mendekati batas overload, sementara kesadaran pengelolaan sampah dari sumber masih tergolong rendah.
 
Merespons kondisi tersebut, sejumlah komunitas peduli lingkungan di Bojonegoro menggelar Diskusi Organik bertajuk "Bojonegoro Darurat Sampah, Kita Harus Bagaimana?”. Kegiatan ini dilaksanakan di Baresta Cafe, Jumat malam  (16/01/2026).
 
 
Diskusi Organik ini diinisiasi oleh Alas Institut ini berlangsung secara partisipatif dengan menghadirkan berbagai komunitas lingkungan, akademisi, hingga perwakilan media lokal Bojonegoro.
 
Sejumlah komunitas yang hadir antara lain WCD, Mapala UNIGORO, Manupela UNUGIRI, MLH, LPPM  UNIGORO, LLHPB PDNA Bojonegoro, Forum Lintas Desa, YTPI, Simba, serta komunitas Independen. Kehadiran perwakilan media diharapkan mampu memperkuat gaung isu darurat sampah agar lebih luas diketahui publik.
 
 
 
 
 
CEO Alas Institut, Danial Abidin, dalam paparannya menyoroti fakta bahwa sebagian besar sampah di Bojonegoro masih berakhir di TPA tanpa proses pemilahan yang memadai. Padahal, komposisi sampah didominasi oleh sampah organik dan anorganik yang sejatinya masih bisa dikelola kembali melalui konsep reduce, reuse, dan recycle (3R).
 
“Minimnya fasilitas pendukung, keterbatasan edukasi, serta belum masifnya gerakan berbasis komunitas dinilai menjadi tantangan utama.” tutur Danial Abidin.
 
 
 
Diskusi Organik ini kemudian menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut. Salah satunya adalah kesepakatan untuk membangun gerakan bersama pengelolaan sampah dan perilaku hidup bersih, mulai dari tingkat rumah tangga hingga kegiatan publik. Komunitas sepakat bahwa perubahan harus dimulai dari sumber sampah, bukan hanya mengandalkan TPA.
 
Selain itu, peserta juga mendorong penerapan konsep zero waste event dalam setiap kegiatan komunitas dan publik di Bojonegoro. Konsep ini dinilai efektif sebagai bentuk edukasi langsung kepada masyarakat bahwa sebuah acara tetap bisa berjalan tanpa menghasilkan banyak sampah sekali pakai.
 
 
Hasil penting lainnya adalah rencana aksi lingkungan kolaboratif, seperti kampanye pilah sampah, manajemen pengolahan sampah, serta aksi bersih lingkungan yang melibatkan lintas komunitas dan desa. Diskusi lanjutan juga direncanakan akan digelar secara berkala guna memantau progres dan memperluas jejaring kolaborasi.
 
Melalui Diskusi Organik ini, para peserta menegaskan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan Bojonegoro dapat keluar dari status darurat sampah dan menuju sistem pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. (red/imm)
 
 
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Bojonegoro - Peluang Bojonegoro Geopark untuk meraih UNESCO Global Geopark (UGGp) cukup besar, karena Bojonegoro mengangkat tema petroleum system paling ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1768624220.4282 at start, 1768624222.4054 at end, 1.977117061615 sec elapsed