Polres Bojonegoro Gelar Ramp Check Bus AKAP di Sembilan Pool, Persiapan Jelang Operasi Ketupat
Sabtu, 07 Februari 2026 19:45 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Menyambut musim mudik Lebaran, Polres Bojonegoro bersama instansi terkait melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap armada bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Kegiatan ini berlangsung secara bertahap selama empat hari, dimulai pada Jumat (06/02/2026).
Pemeriksaan difokuskan pada sembilan pool bus yang tersebar di wilayah hukum Polres Bojonegoro. Setelah ramp check di pool-pool tersebut selesai, petugas akan melanjutkan kegiatan serupa di Terminal Rajekwesi.
Tim gabungan yang terlibat meliputi Satlantas Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, serta Dinas Kesehatan. Pemeriksaan mencakup beberapa aspek penting, antara lain:
- Kondisi teknis kendaraan: sistem pengereman, penerangan (lampu), kondisi ban depan dan belakang, sabuk pengaman, serta kelengkapan fisik lainnya.
- Administrasi: SIM pengemudi, STNK, surat trayek, dan izin operasional bus.
- Kesehatan pengemudi dan kru: pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, tes urine untuk mendeteksi narkoba dan alkohol, serta pemeriksaan kondisi fisik secara umum.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Erik Kurniawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Tujuannya adalah memastikan seluruh armada angkutan umum dalam kondisi laik jalan dan aman digunakan masyarakat.
"Pemeriksaan ramp check dimulai dari pool-pool bus terlebih dahulu. Di Bojonegoro ada sembilan pool yang menjadi target, dan kami akan mendatangi semuanya," ujar IPDA Erik.
Ia menambahkan bahwa tes kesehatan bagi sopir dan kenek juga dilakukan untuk menjamin pengemudi dalam kondisi prima, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat faktor kelelahan atau gangguan kesehatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Operasi Ketupat yang biasanya digelar menjelang Idul Fitri untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas dan kenyamanan pemudik. Dengan pemeriksaan ketat ini, diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin selama periode mudik Lebaran 2026. (red/toh)































.md.jpg)






