Kekeringan Meluas di 72 Desa, Wabup Nurul Azizah Minta BPBD Bojonegoro Cepat Tanggap dan Jangan Terpaku Administrasi
Kamis, 10 September 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mempercepat penanganan krisis air bersih akibat dampak musim kemarau yang makin meluas. Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk bergerak cepat dan mengedepankan kepentingan masyarakat.
Teguran dan arahan tegas tersebut disampaikan Wabup Nurul Azizah saat memimpin apel rutin di halaman Gedung Pemkab Bojonegoro, Rabu (09/09/2026). Wabup menekankan pentingnya respons lintas sektoral agar program penanggulangan bencana benar-benar memberikan manfaat nyata di lapangan.
Berdasarkan pemetaan terkini, bencana kekeringan di Kabupaten Bojonegoro telah meluas hingga berdampak pada 72 desa. Sebanyak 15 desa di antaranya masuk kategori sangat kritis karena tidak memiliki sumber mata air alami dan sepenuhnya bergantung pada pasokan dropping air bersih dari Pemkab Bojonegoro maupun unsur relawan.
"Ketika berbicara untuk masyarakat, jangan berkutat pada administrasi. Apabila terdapat kendala administratif, harus segera dicarikan jalan keluar melalui koordinasi dan kajian yang tepat sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi," tegas Wabup Nurul.
Guna memastikan penyaluran bantuan berjalan optimal, Pemkab Bojonegoro sebelumnya juga telah meninjau langsung pendistribusian air bersih bagi 500 Kepala Keluarga (KK) terdampak kekeringan di Desa Nganti, Kecamatan Ngraho pada Senin (07/09/2026).
Sementara itu, data operasional BPBD Kabupaten Bojonegoro mencatat sebanyak 418 kali armada tangki air bersih telah dikirimkan ke berbagai titik kekeringan per 8 September 2026. Setiap lokasi mendapat pasokan sekitar 5.000 liter air bersih yang disalurkan ke tandon darurat warga.
Pemkab Bojonegoro turut mengimbau pihak pemerintah desa maupun warga yang membutuhkan pasokan air bersih emergency untuk segera mengajukan permohonan ke pihak BPBD Kabupaten Bojonegoro melalui layanan Call Center resmi di nomor 0811-3356-444.






































