News Ticker
  • PPDI Bojonegoro Gelar Halal Bihalal dan Muskerda, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan bagi Perangkat Desa
  • SIG Pabrik Tuban Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penguatan Infrastruktur Pertanian
  • Pemkab Bojonegoro Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Dua Hari Pemberangkatan Haji
  • Lima UMKM Persit Brawijaya Siap Ramaikan Ajang Nasional Persit Bisa 2 di Jakarta
  • 1.746 CJH Bojonegoro Mulai Diberangkatkan Bertahap Menuju Asrama Haji Surabaya
  • Pemkab Bojonegoro Buka Pengumpulan Proposal Beasiswa Sepuluh Sarjana Per Desa
  • Simpan Buah di Kulkas: Utuh vs Dipotong, Mana Lebih Sehat?
  • Pelantikan Tiga Kades PAW Bojonegoro, Bupati: Jabatan Bukan Kekuasaan, Tapi Amanah
  • Prakiraan Cuaca 30 April 2026 di Bojonegoro
  • 30 April dalam Sejarah
  • kalender Jawa, Besok tanggal 30 April 2026 jatuh pada hari Kamis Pahing
  • Insiden di Bekasi Timur Ganggu Perjalanan KA, Daop 8 Surabaya Lakukan Penyesuaian Operasi
  • Gubernur Khofifah Targetkan Jawa Timur Jadi Pusat Substitusi Impor Infus Nasional
  • Dispusip Bojonegoro Gelar Bimtek Kearsipan, Upaya Menuju Standar Nasional
  • Petani Bojonegoro Peringkat Kedua Nasional Serap Pupuk Organik di Tengah Krisis Regenerasi
  • Integritas Aparatur Menjadi Kunci Perbaikan Sistem Pengendalian Korupsi di Bojonegoro
  •  Obesitas pada Usia Muda Tingkatkan Risiko Kematian Dini Hingga 70 Persen
  • Angkutan Pelajar Gratis di Bojoneogro Mulai Aktif Kembali
  • Prakiraan Cuaca 29 April 2026 di Bojonegoro
  • 29 April dalam Sejarah
  • Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas
  • Pemprov Jatim Borong Penghargaan Nasional di Peringatan Hari Otonomi Daerah
  • Perkuat Ketahanan Pangan, Program KOLEGA Bojonegoro Sasar 335 Keluarga Penerima Manfaat Tahun 2026
  • Optimalkan Pencegahan Korupsi, BPKP Pusat Jadikan Bojonegoro Percontohan Nasional
Kronologi Penculikan Dua Pelajar SMP 2 Bojonegoro Menurut Kepala Sekolah

Dugaan Kasus Penculikan Pelajar SMP Negeri 2 Bojonegoro

Kronologi Penculikan Dua Pelajar SMP 2 Bojonegoro Menurut Kepala Sekolah

Oleh Vera Astanti

Kota – Kepala sekolah SMP Negeri 2 Bojonegoro, Lasiran, memberikan keterangan kepada beritabojonegoro.com (BBC) terkait kasus dugaan penculikan 2 pelajar di sekolah yang dipimpinnya. “Awalnya mereka sedang mengerjakan tugas agama,” kata Lasiran saat dihubungi BBC melalui telepon seluler, siang hari ini, Kamis (11/02).

Baca Dua Pelajar SMPN 2 Bojonegoro Diduga Jadi Korban Penculikan

Mereka pada mulanya berempat, kata Lasiran, sedang mengerjakan tugas agama, yaitu “Implementasi Empati”. Mereka adalah AL, AAK, KSD dan AHF, yang berencana bertandang ke Panti Asuhan milik Muhammadiyah, di selatan Masjid Agung Darussalam. Saat di alun-alun ketika hendak ke lokasi itulah mereka bertemu dengan pelaku.

Lasiran mengatakan, kejadian itu pukul 08.00 WIB, jam yang semestinya sudah masuk sekolah. Tapi untuk hari ini, Kamis (11/02), masih dilangsungkan try out untuk kelas IX. Jadi, mereka masuk siang. “Mereka kelas VII, keempatnya. Masuk siang pukul 09.30 WIB karena kakak kelas mereka sedang try out,” kata Lasiran.

"Menurut cerita (AL), mereka berempat bertemu dengan pelaku di alun-alun sebelum sampai ke Panti. Di situ pelaku menawari handphone yang bertempat di suatu tempat. Dua anak yaitu (AL) dan (AAK), mau ikut naik motor dengan pelaku dengan dibonceng rangkap untuk melihat HPnya. Sedangkan dua lainnya yaitu (KSD) dan (AHS), harus menunggu untuk dijemput ulang oleh pelaku," tambah Lasiran.

Namun KSD dan AHS yang merasa curiga dengan kejadian tersebut, kemudian melapor Pos Lantas Polisi di sudut perempatan jalan Diponegoro. Dari situ baru dilanjutkan penyeledikan oleh Polres Bojonegoro.

"Setelah mereka lapor ke polisi, saya dihubungi. Karena itu langsung ikut terjun ke lapangan mencari dua anak didik kami,” lanjut Lasiran.

Ketika mendapat laporan penculikan yang menimpa siswanya tersebut, Lasiran langsung menghubungi orangtua AL. Dari orang tua AL, ternyata diketahui AL sudah menghubungi keluarga. AL menghungi, Masrukin, keluarga AL di Ngambon. Sehingga dari sana bisa dilacak keberadaan AL di Kalitidu.

AL bisa menghubungi keluarganya sebab sudah dilepaskan oleh pelaku. Ceritanya, AL yang dibawa bersama AAK, saat tiba di Kalitidu, dilepas oleh pelaku di dekat Mapolsek. AAK sebenarnya juga diturunkan, yaitu di Pungpungan, masuk Kecamatan Kalitidu, tapi dibawa lagi. Di situ AL menghubungi keluarganya.

Baca Satu Korban Ditemukan, Polisi Masih Lakukan Pencarian

"AL menghubungi Masrukin yang merupakan keluarganya menggunakan handphone orang lain. Saat penculikan tersebut, AL membawa tas berisi laptop dan handphone, dan tas tersebut dibawa oleh pelaku, termasuk handphone AAK,” pungkas Lasiran. (ver/moha)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777563616.3332 at start, 1777563616.8593 at end, 0.52605700492859 sec elapsed