News Ticker
  • Siswa-Siswi SD di Bojonegoro Gelar Aksi Peduli Lingkungan
  • Tingkatkan Kapasitas Irigasi Pertanian, Dinas PU SDA Bojonegoro Rehabilitasi Embung Rowoglandang di Tambakrejo
  • Konsumsi Kopi Americano Pagi Hari Tak Efektif Pangkas Berat Badan Tanpa Defisit Kalori
  • Manfaatkan Sampah untuk Bayar PBB, Inovasi SAJAK Desa Tebon Jadi Wadah Kreativitas Lingkungan dan Edukasi Remaja
  • Diskon Hingga Bebas Tunggakan, Pemprov Jatim Masih Buka Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Hingga Akhir Agustus
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bootcamp UMKM 2026 untuk 150 Pemuda, Mulai Hari Ini
  • Garis Bawahi Penataan APBDes dan BKK Desa, Pemkab Bojonegoro Dorong Efisiensi dan Tertib Pencatatan Kas
  • 27 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 27 Agustus 2026
  • Targetkan Kategori Nindya di 2026, Pemkab Bojonegoro Matangkan Persiapan Verifikasi Lapangan Kabupaten Layak Anak
  • Seorang Laki-Laki di Kanor, Bojonegoro Aniaya Ibu Kandungnya Hingga Meninggal
  • PC GP Ansor Bojonegoro Berangkatkan 126 Banser ke Muktamar NU ke-35 di Jombang
  • Pemprov Jatim Komitmen Tuntaskan TPG Rp274,57 Miliar dan Siapkan Bantuan Pendidikan 50 Ribu Siswa
  • Edukasi Bahaya Merokok di SMP Muhammadiyah 06 Sugihwaras, Perkuat Penerapan KTR di Bojonegoro
  • 26 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 26 Agustus 2026
  • Sosialisasikan Sistem Desil DTSEN, Anggota DPRD Bojonegoro Natasha Devianti Imbau Warga Rutin Pemutakhiran Data
  • IJTI Pantura Raya Kecam Intimidasi Perwira Polresta Tuban Terhadap Jurnalis
  • Kue Harga Seribuan di Padangan Ini Beromzet Puluhan Juta, Tembus Pasar Luar Daerah
  • Mekanisme Kerja Pelembab dan Solusi Medis untuk Bibir Kering
  • Cetak Generasi Qur'ani, Pemkab Bojonegoro Buka Pendaftaran Seleksi MTQ 2026
  • Tingkatkan Akurasi Bansos, Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Digitalisasi Perlinsos dan IKD
  • 25 Agustus dalam Catatan Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 25 Agustus 2026
4 Kabupaten Belajar Tata Kelola Pertambangan di Bojonegoro

4 Kabupaten Belajar Tata Kelola Pertambangan di Bojonegoro

Oleh Vera Astanti

Kota - Perkembangan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro rupanya menarik perhatian beberapa kepala daerah lain. Mereka pun berbondong datang ke Bojonegoro untuk belajar bagaimana mengelola sektor migas dan non migas.

Pagi tadi, Jumat (03/06), ada seorang bupati dan tiga perwakilan kabupaten lain yang mengunjungi Bojonegoro. Mereka adalah Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara Ahmad Syafe'i bersama perwakilan Pemkab Kabupaten Banyuwangi, Musi Banyuasin, dan Lombok Barat. Kedatangan mereka diprakarsai Article 33 dan Bojonegoro Institute. Kegiatannya yaitu studi excursion kebijakan inovasi tata kelola pertambangan di Bojonegoro.

Sebelumnya, Bupati Kolaka bersama perwakilan Pemkab Kabupaten Banyuwangi, Musi Banyuasin, dan Lombok Barat, diajak untuk mengunjungi beberapa desa yang memiliki potensi. Di antaranya Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro, Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu, dan Desa Woncolo Kecamatan Kedewan.

Bupati Kolaka Ahmad Syafe'i dalam sambutannya, menyampaikan, menyampaikan rasa terima kasih kepada article 33 yang telah memfasilitasi kegiatan di daerah pertambangan. Selanjutnya dia berharap, terkait revisi undang-undang pertambangan semoga berpihak kepada daerah.

"Dengan adanya penarikan wewenang pertambangan dari kabupaten ke provinsi, maka ada beberapa hal yang dilakukan Kota Kolaka, yakni menyiapkan sektor pariwisata," ungkapnya.

Ahmad Syafe'i menyebutkan, Kabupaten Kolaka memiliki potensi sumber daya alam, khususnya sektor kelautan dan perikanan, serta rempah-rempah berupa cengkeh. Kolaka sudah mengalami pemekaran, yakni Kolaka Utara dan Kolaka Timur. Kolaka dapat diakses melalui jalur laut, udara, dan jalan darat trans Sulawesi.

"Beberapa waktu lalu kabupaten mengoperasikan pelabuhan kontainer yang langsung menuju dan dari pelabuhan Surabaya. Potensi lain dari sumber daya mineral adalah nikel, onyx, marmer, dan batu sabak," jelasnya.

Saat ini ada beberapa kebijakan membangun wisata di Kolaka, yakni menjadi destinasi tujuan wisata di kawasan timur Indonesia. Akses sudah ada dari Jakarta atau Bali. Destinasi wisata yang ditawarkan, yakni Kompleks Raja-Raja Mekongga, wisata bahari Tamborasi atau sungai terpendek di dunia, Pulau Padamarang yang terdapat 7 gugusan pulau, dan Tanjung Malaaha.

"Jarak terjauh adalah Tamborasi yang berjarak 60 kilometer dari ibu kota Kolaka, sedangkan lainnya hanya berjarak tak lebih dari 20 kilometer," ucap Ahmad Syafe'i.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro dalam sambutannya menyampaikan, Bojonegoro itu dulunya daerah miskin, rawan banjir, dan daerah yang rentan dengan konflik. Hal itu berpengaruh terhadap mental rakyat Bojonegoro, seperti mental peminta, suka mengeluh, takut berproses, dan iri.

Saat ini produksi migas di bojonegoro 170 barel per hari, dan nanti masa puncaknya sebanyak 220 ribu barrel per hari. Sedikitnya 20 persen kebutuhan minyak nasional disuplai dari Bojonegoro.

"Yang harus diantisipasi adalah konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan kerusakan infrastruktur. Sementara DBH migas fluktuatif menyesuaikan harga minyak dunia. Berkaca dari kondisi itu, maka pengelolaan anggaran di Bojonegoro berbeda dari daerah lain," ujar Suyoto.

Ancaman lain dari sektor migas, adalah terabaikannya sektor lainnya, mental korupsi, mental pesta, dan mental orang kaya baru. Meski memiliki uang Pemkab tak terjebak membangun infrastruktur yang megah dan lalai masa depan, sehingga terjebak dalam kondisi yang merugikan. Banyak daerah yang kaya pertambangan, namun dalam kondisi terpuruk.

Melihat pengalaman itu, maka Bojonegoro berupaya untuk menghindari kutukan migas. Caranya, dengan mempertegas dukungan politik dan sosial, mendukung kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas, dan mengelola lingkungan.

"Bagaimana memaksimalkan peluang saat konstruksi dan produksi dengan membuat Perda konten lokal. Lalu, mengefektifkan belanja untuk pembangunan berkelanjutan, SDM, Infrastruktur dan fiskal. Yang penting mengelola semua itu dengan transparan dan akuntabel untuk menghindari konflik," tutur Kang Yoto, panggilan akrabnya.

Dijelaskan pula, Bojonegoro sekarang ini mempersiapkan membentuk dana abadi migas untuk pelayanan publik dan infrastruktur. Untuk pengembangan SDM dilakukan dengan memberikan bea siswa Rp 2 juta per siswa dan pelatihan keterampilan. Keberlanjutan fiskal dilakukan di antaranya dengan investasi produktif, komitmen terhadap pembangunan desa, dan transparansi serta optimalisasi potensi lokal. (ver/tap)

Banner Ucapan HUT RI-ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Merayakan Detik Ini: Menemukan Kedamaian dalam Jejak Hidup yang Singkat

Pernahkah Anda terbangun di suatu pagi, menatap cermin, dan menyadari bahwa garis-garis halus di wajah bukan sekadar tanda penuaan, melainkan ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026

Ajang Kreativitas Lokal, Lomba Layang-Layang Hias 3D Bupati Blora Cup 2026

Bojonegoro - Langit di area persawahan jalan baru Kelurahan Mlangsen, Blora, tampak semarak pada Sabtu (22/08/2026) sore. Pemerintah Kabupaten Blora ...

1787878806.9955 at start, 1787878807.5459 at end, 0.55043411254883 sec elapsed