News Ticker
  • Antisipasi Kecelakaan, Satlantas Polres Bojonegoro Pasang Papan Imbauan di Sejumlah Area Rawan
  • Apresiasi Layanan Masyarakat, Pemkab Bojonegoro Insentif Bagi Ketua RT/RW, Total Anggaran Rp 23,064 Miliar
  • Pentingnya Peran Keluarga dan Lingkungan Pendidikan dalam Memberantas Angka Anak Tidak Sekolah
  • Waspada Penularan Campak pada Anak, Tenaga Medis Ingatkan Risiko Komplikasi Hingga Peradangan Otak
  • Pemkab Bojonegoro Kucurkan Insentif RT dan RW Senilai 23 Miliar
  • Pemprov Jatim Siapkan Langkah Antisipasi Ancaman Kekeringan Ekstrem
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 09 April 2026
  • 09 April dalam Sejarah
  • Kalender Jawa Hari Ini, Kamis 9 April 2026, Detail Weton Kamis Legi dan Jumlah Neptu 13
  • Pertamina Putus Hubungan Usaha Empat Pangkalan LPG Nakal di Bojonegoro
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan Strategi Terukur dalam Evaluasi Keamanan Wilayah
  • Cek Tagihan BPJS Kesehatan Kini Semakin Mudah Lewat Berbagai Kanal Digital
  • Progres Baru 36 Persen, PSN Bendungan Karangnongko Berpotensi Molor
  • Hadapi Kemarau Panjang 2026, Pemkab Bojonegoro Siapkan Strategi untuk Petani
  • Terima Laporan Warga Kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Aman
  • Kabel Listrik Tersangkut Truk, Papan Reklame dan Tiang PLN di Jembatan Glendeng, Bojonegoro Roboh
  • Dari Sampah Menjadi Harapan: Gerakan Warga Ngumpakdalem Ubah Limbah Jadi Nilai Ekonomi
  • Dari GOR Dolokgede, Semangat Kompetisi Pelajar Bojonegoro Digelorakan Mannah Cup 2026
  • Perkiraan Cuaca Rsbu, 08 April 2026
  • Tahukah Anda ?
  • Pertagas Hijaukan Enam Wilayah Operasi Melalui Penanaman 4.300 Pohon
  • Bayi Baru Lahir Belum Otomatis Aktif BPJS Kesehatan: Masih Wajib Daftar
  • Kemenhaj Bojonegoro Bekali Ratusan Karu dan Karom Jelang Keberangkatan Haji 2026
  • Dukung Kebijakan Bike to Work Pemkab Bojonegoro, Guru SMPN 1 Kasiman Pilih Lari ke Sekolah
4 Kabupaten Belajar Tata Kelola Pertambangan di Bojonegoro

4 Kabupaten Belajar Tata Kelola Pertambangan di Bojonegoro

Oleh Vera Astanti

Kota - Perkembangan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro rupanya menarik perhatian beberapa kepala daerah lain. Mereka pun berbondong datang ke Bojonegoro untuk belajar bagaimana mengelola sektor migas dan non migas.

Pagi tadi, Jumat (03/06), ada seorang bupati dan tiga perwakilan kabupaten lain yang mengunjungi Bojonegoro. Mereka adalah Bupati Kolaka Sulawesi Tenggara Ahmad Syafe'i bersama perwakilan Pemkab Kabupaten Banyuwangi, Musi Banyuasin, dan Lombok Barat. Kedatangan mereka diprakarsai Article 33 dan Bojonegoro Institute. Kegiatannya yaitu studi excursion kebijakan inovasi tata kelola pertambangan di Bojonegoro.

Sebelumnya, Bupati Kolaka bersama perwakilan Pemkab Kabupaten Banyuwangi, Musi Banyuasin, dan Lombok Barat, diajak untuk mengunjungi beberapa desa yang memiliki potensi. Di antaranya Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro, Desa Ngringinrejo Kecamatan Kalitidu, dan Desa Woncolo Kecamatan Kedewan.

Bupati Kolaka Ahmad Syafe'i dalam sambutannya, menyampaikan, menyampaikan rasa terima kasih kepada article 33 yang telah memfasilitasi kegiatan di daerah pertambangan. Selanjutnya dia berharap, terkait revisi undang-undang pertambangan semoga berpihak kepada daerah.

"Dengan adanya penarikan wewenang pertambangan dari kabupaten ke provinsi, maka ada beberapa hal yang dilakukan Kota Kolaka, yakni menyiapkan sektor pariwisata," ungkapnya.

Ahmad Syafe'i menyebutkan, Kabupaten Kolaka memiliki potensi sumber daya alam, khususnya sektor kelautan dan perikanan, serta rempah-rempah berupa cengkeh. Kolaka sudah mengalami pemekaran, yakni Kolaka Utara dan Kolaka Timur. Kolaka dapat diakses melalui jalur laut, udara, dan jalan darat trans Sulawesi.

"Beberapa waktu lalu kabupaten mengoperasikan pelabuhan kontainer yang langsung menuju dan dari pelabuhan Surabaya. Potensi lain dari sumber daya mineral adalah nikel, onyx, marmer, dan batu sabak," jelasnya.

Saat ini ada beberapa kebijakan membangun wisata di Kolaka, yakni menjadi destinasi tujuan wisata di kawasan timur Indonesia. Akses sudah ada dari Jakarta atau Bali. Destinasi wisata yang ditawarkan, yakni Kompleks Raja-Raja Mekongga, wisata bahari Tamborasi atau sungai terpendek di dunia, Pulau Padamarang yang terdapat 7 gugusan pulau, dan Tanjung Malaaha.

"Jarak terjauh adalah Tamborasi yang berjarak 60 kilometer dari ibu kota Kolaka, sedangkan lainnya hanya berjarak tak lebih dari 20 kilometer," ucap Ahmad Syafe'i.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro dalam sambutannya menyampaikan, Bojonegoro itu dulunya daerah miskin, rawan banjir, dan daerah yang rentan dengan konflik. Hal itu berpengaruh terhadap mental rakyat Bojonegoro, seperti mental peminta, suka mengeluh, takut berproses, dan iri.

Saat ini produksi migas di bojonegoro 170 barel per hari, dan nanti masa puncaknya sebanyak 220 ribu barrel per hari. Sedikitnya 20 persen kebutuhan minyak nasional disuplai dari Bojonegoro.

"Yang harus diantisipasi adalah konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan kerusakan infrastruktur. Sementara DBH migas fluktuatif menyesuaikan harga minyak dunia. Berkaca dari kondisi itu, maka pengelolaan anggaran di Bojonegoro berbeda dari daerah lain," ujar Suyoto.

Ancaman lain dari sektor migas, adalah terabaikannya sektor lainnya, mental korupsi, mental pesta, dan mental orang kaya baru. Meski memiliki uang Pemkab tak terjebak membangun infrastruktur yang megah dan lalai masa depan, sehingga terjebak dalam kondisi yang merugikan. Banyak daerah yang kaya pertambangan, namun dalam kondisi terpuruk.

Melihat pengalaman itu, maka Bojonegoro berupaya untuk menghindari kutukan migas. Caranya, dengan mempertegas dukungan politik dan sosial, mendukung kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas, dan mengelola lingkungan.

"Bagaimana memaksimalkan peluang saat konstruksi dan produksi dengan membuat Perda konten lokal. Lalu, mengefektifkan belanja untuk pembangunan berkelanjutan, SDM, Infrastruktur dan fiskal. Yang penting mengelola semua itu dengan transparan dan akuntabel untuk menghindari konflik," tutur Kang Yoto, panggilan akrabnya.

Dijelaskan pula, Bojonegoro sekarang ini mempersiapkan membentuk dana abadi migas untuk pelayanan publik dan infrastruktur. Untuk pengembangan SDM dilakukan dengan memberikan bea siswa Rp 2 juta per siswa dan pelatihan keterampilan. Keberlanjutan fiskal dilakukan di antaranya dengan investasi produktif, komitmen terhadap pembangunan desa, dan transparansi serta optimalisasi potensi lokal. (ver/tap)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Meriahkan Ulang Tahun ke-30, BPR Bojonegoro Bakal Hadirkan Band Ungu

Bojonegoro - PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) melakukan terobosan besar dalam memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan berencana menghadirkan ...

1775782121.0727 at start, 1775782121.4466 at end, 0.37397003173828 sec elapsed