News Ticker
  • Bocah 11 Tahun Alami Patah Tulang Iga Usai Dilanggar Sepeda Motor
  • Kandang Sapi Hangus Terbakar, Pemilik Rugi 5 Juta
  • Berkat Aplikasi SIBI, Empat Orang Pelaku Pencurian Berhasil Ditangkap Jajaran Polres Tuban
  • Warga Malo Dilaporkan Tenggelam di Bengawan Solo
  • Tak Hati-Hati Potong Jalan, Motor Revo Ditabrak Kijang Innova di Padangan
  • Sambaran Petir Kembali Bawa Korban Tewas di Sugihwaras
  • 70 Ekor Sapi Australia Tiba di Kasiman
  • Seorang Nenek Terluka Usai Tersenggol Rombong Penjual Jangkrik
  • Mio Tabrak Dump Truk Parkir, Pengendara Meninggal Dunia
  • Jika Pegawai Tak Digaji Pusat, Pemkab Akan Ambil Alih Kembali Terminal Rajekwesi
  • Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita
  • Jembatan di Pilanggede Balen Sering Ambrol, Warga Resah
  • Rasa Gethuk Modern yang Aneh di Lidah Masyarakat
  • PSHT Gandeng Polsek Purwosari Adakan Donor Darah
  • Kenalkan Sekolah, SMP Al-Fatimah Bojonegoro Gelar Try Out Akbar
  • Getuk Terpanjang Mulai Dibuat
  • Peringatan HPN Oleh PWI Bojonegoro Dilakukan Mandiri
  • Perahu Pengangkut Pasir Bengawan Solo di Kanor Tenggelam
  • Ini Update Situasi Banjir Luapan Kali Kening yang Melanda 6 Desa di Parengan
  • Hadiri Pembukaan Kejuaraan IKS PI Cup, Kapolres: Para Pesilat Harus Dapat Hidup Berdampingan

Persetubuhan Terhadap Anak Gadis di Bawah Umur

Hamili Dua Gadis, Pemuda Tak Bertanggungjawab Ini Diamankan Polisi

Hamili Dua Gadis, Pemuda Tak Bertanggungjawab Ini Diamankan Polisi

Oleh Heriyanto

Bojonegoro Kota – Seorang lelaki berinisial TJ (28) warga Desa Butoh Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro mendekam di jeruji besi Mapolres Bojonegoro gara-gara menghamili dua gadis dan tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua orang tua kedua gadis yang masih berstatus pelajar itu melapor ke polisi karena merasa menjadi korban perbuatan bejat lelaki tidak bertanggungjawab itu.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi dalam jumpa pers hari ini, Rabu (04/01/2017) pukul 09.00 WIB di halaman Mapolres. Kepada awak media, Kapolres Wahyu mengatakan bahwa kedua korban tidak saling mengenal dan perbuatan persetubuhan dilakukan secara terpisah.

Salah satu korban bernama DP (18), gadis pelajar asal Desa Setren Kecamatan Ngasem. DP berkenalan dengan TJ diberi nomor ponsel milik pelaku TJ oleh temannya, Nurul Ismingsih, pada bulan Mei 2016 lalu. Selanjutnya, pada 1 Juni 2016, mereka bertemu di hutan jati Desa Setren. Keduanya berkenalan lantas  jadian alias sepakat pacaran.

Selang sehari, pada 3 Juni, mereka bertemu lagi di hutan Desa Setren dan pelaku mengajak berhubungan badan, namun korban menolak. Tidak menyerah, Tj terus merajuk hingga beberapa kali, yakni pada tanggal 5 dan Juni. Hingga pada 8 Juni, pelaku TJ datang ke rumah korban, DP.

“Pelaku mengajak melakukan persetubuhan. Saat itu orang tua korban tidak di rumah. Korban bersedia berhubungan badan saat itu karena dijanjikan akan dinikahi kalau hamil,” terang Kapolres Wahyu.

Kemudian pada 8 Oktober, korban ternyata hamil. Korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku, namun pelaku menolak. Pelaku mengaku kepada korban bahwa dia akan menikah dengan seorang perempuan bernama M. Tidak terima, orang tua DP melapor ke polisi.

“Sementara M sendiri, juga korban TJ. Sama dengan DS, M disetubuhi dan dijanjikan akan dinikahi,” kata Kapolres.

M (18) adalah gadis asal Dusun Gampeng Desa Butoh Kecamatan Ngasem. Pertemuan M dengan TJ terjadi saat keduanya nonton ketoprak di Desa Treunggulungan  pada 28 Agustus 2016. Setelah pertemuan itu, keduanya sepakat pacaran dan terlibat hubungan badan sebanyak 11 kali. “Pertama kali berhubungan badan di rumah korban,” kata Kapolres.

Setelah itu, kedua orang tua pelaku dan korban sepakat menikahkan mereka pada 29 Januari 2017 ini.  Namun keluarga korban mendengar informasi kalau tersangka dilaporkan karena menghamili perempuan lain, yang tak lain adalah DP. Orang tua korban segera melapor ke polisi.

Polres segera bertindak dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa 1 buah seprei yang dijadikan alas bersetubuh dengan M, dan dari perbuatannya dengan DS diamaknkan barang bukti berupa1 kaos warna hijau, celana dalam warna putih-pink, dan celana dalam warna hitam-putih.

“Atas perbuatanya diancam dengan pasal 81 ayat 2 UU RI tentang perlindungan anak. Pelaku diancam pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda maksimal 5 miliar,” pungkas Kapolres. (her/moha)

Pertamina - Hari Jadi bojonegoro ke-339
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Pendidikan Harus Dilakukan Secara Istiqomah

Sutar, Kepala MTs Negeri Padangan

Pendidikan Harus Dilakukan Secara Istiqomah

Oleh Sucipto BANYAK sisi menarik jika bicara mengenai pendidikan. Sistem apapun yang diterapkan, pendidikan akan selalu menjadi perhatian. Baik oleh ...

Quote

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Note From Kang Yoto

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Oleh Kang Yoto BERAPA lama lagi kita menunggu lahirnya generasi kuat lahir batin, sehat, cerdas dan produktif menciptakan nilai tambah, ...

Opini

Generasi Malang Cermin Rapor Merah Pendidikan

Generasi Malang Cermin Rapor Merah Pendidikan

Oleh Liya Yuliana Rapot merah potret generasi emas kembali tercoreng. Pelaku pendidikan kembali dirundung lara dan nestapa. Hilangnya nyawa seorang ...

Eksis

Blusukan Cara Tepat Dekat dengan Masyarakat

Brigadir Isna, Bhabinkamtibmas Desa Banjaranyar Baureno

Blusukan Cara Tepat Dekat dengan Masyarakat

Oleh Rischa Novian Indriyani Bojonegoro Sebagai petugas yang paling bersinggungan langsung dengan masyarakat, Bhabinkamtibmas harus selalu melakukan upaya-upaya pendekatan emosional. ...

Pelesir

Pesona Bukit Kapur Rengel Tuban yang Eksotis

Pesona Bukit Kapur Rengel Tuban yang Eksotis

Oleh Ramadhan Putra dan Irvan Ramadhan Tuban - Bosan dengan wisata di Bojonegoro? Anda bisa melipir ke Kabupaten tetangga, Kota ...

Religi

Ribuan Masyarakat Bojonegoro Habiskan Malam Pergantian Tahun Dengan Selawat

Ribuan Masyarakat Bojonegoro Habiskan Malam Pergantian Tahun Dengan Selawat

Oleh Linda Estiyanti Bojonegoro Kota - Meski rintik gerimis mengguyur Bojonegoro semalam, Sabtu (31/12/2016), sama sekali tidak mengurangi semangat masyarakat ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Senin, 23 Januari 2017

  • Pasar Malama

    Ds. Ngulanan Kec. Dander Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Pasar Malam

    Ds.Banjarejo Kec. Padangan Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Electone

    Dsn.Geneng rt03/rw01 Ds.Geneng Kec.Margomulyo Kab. Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

Berita Foto

70 Ekor Sapi Australia Tiba di Kasiman

70 Ekor Sapi Australia Tiba di Kasiman

Oleh Heriyanto SAPI jenis Brahman Cross asal Australia sebanyak 70 ekor pada Minggu (22/01/2017) sore, tiba di peternakan Dusun Ngantru ...

Infotorial

Menyederhanakan Perizinan Industri Hulu Migas

Menyederhanakan Perizinan Industri Hulu Migas

*) Oleh Imam Nurcahyo Perizinan memegang peranan penting di industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Banyak kegiatan eksplorasi maupun ...

Resensi

Tidak Sesempurna Yang Dikira

Resensi Film The Matchbreaker (2016)

Tidak Sesempurna Yang Dikira

Oleh Irvan Ramadhon FILM The Macthbreaker menunjukkan seseorang yang dianggap sempurna, namun tetap memiliki kekurangan. Ada hal-hal negatif dalam diri ...

Feature

Tim Robotik SMAN 1 Baureno Sudah Banyak Raih Prestasi

Tim Robotik SMAN 1 Baureno Sudah Banyak Raih Prestasi

Oleh Piping Dian Permadi SUDAH banyak prestasi yang diraih oleh Tim Robotik dari SMA Negeri 1 Baureno baik di tingkat ...

Teras

Gerutu Warga Kota

Gerutu Warga Kota

Oleh Totok AP ANDA tahu Persibo kan? Klub sepak bola yang dulu jadi kebanggaan warga Kota B kelihatannya bisa eksis ...

Statistik

Hari ini

1.564 pengunjung

3.725 halaman dibuka

151 pengunjung online

Bulan ini

122.426 pengunjung

277.674 halaman dibuka

Tahun ini

122.426 pengunjung

277.674 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 549.880

Indonesia: 11.981

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015