News Ticker
  • Dua Debt Collector Pelaku Perampasan Sudah Ditahan, Satu Masih Buron
  • Dari Ketiga Desa Pelaksana PAW, Baru Satu yang Sudah Usulkan Pelantikan
  • Musim Hujan, Waduk Buatan Lapangan Banyu Urip Tampung Air
  • Latihan Fisik Anggota Polres Bojonegoro
  • Tosa Tabrakan dengan Truk di Jalur Bojonegoro-Cepu
  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Oknum Debt Colector
  • Liburan Nyepi, Jumlah Penumpang di Terminal Rajekwesi Naik 35 Persen
  • Komisi A: Jangan Ada Penambahan Kuota Toko Modern
  • Dispendukcapil Minta Masyarakat Tidak Melakukan Nikah Siri
  • Pelaku Jambret Ditangkap, Polres Bojonegoro Imbau Masyarakat Berhati-hati
  • Rem Blong, Bus Pariwisata Tabrakan di Gayam
  • Dapur Rumah Warga Dander Terbakar, Diduga Karena Korsletting
  • Sakit Jiwa, Remaja di Ngrejeng Purwosari Amuk Kakeknya
  • Calon Jemaah Haji Diminta Mulai Mempersiapkan Kondisi Fisik
  • Bawa Sabu 6,1 Gram, Kurir asal Jombang Diamankan Satreskoba Polres Bojonegoro
  • Pelajar Tewas Usai Tabrak Truk di Jalan Raya Balen
  • DPU: Pembatalan Lelang Hanya Sementara, Rabu Besok Diumumkan Lagi
  • 25 Bintara Polres Bojonegoro Disambut Mandi Kembang
  • Polres Bojonegoro Amankan 3 Pelaku Penadah Kendaraan Roda Empat
  • Kontraktor Keluhkan Pembatalan Lelang oleh LPSE Bojonegoro

Persetubuhan Terhadap Anak Gadis di Bawah Umur

Hamili Dua Gadis, Pemuda Tak Bertanggungjawab Ini Diamankan Polisi

Hamili Dua Gadis, Pemuda Tak Bertanggungjawab Ini Diamankan Polisi

Oleh Heriyanto

Bojonegoro Kota – Seorang lelaki berinisial TJ (28) warga Desa Butoh Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro mendekam di jeruji besi Mapolres Bojonegoro gara-gara menghamili dua gadis dan tidak mau mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua orang tua kedua gadis yang masih berstatus pelajar itu melapor ke polisi karena merasa menjadi korban perbuatan bejat lelaki tidak bertanggungjawab itu.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi dalam jumpa pers hari ini, Rabu (04/01/2017) pukul 09.00 WIB di halaman Mapolres. Kepada awak media, Kapolres Wahyu mengatakan bahwa kedua korban tidak saling mengenal dan perbuatan persetubuhan dilakukan secara terpisah.

Salah satu korban bernama DP (18), gadis pelajar asal Desa Setren Kecamatan Ngasem. DP berkenalan dengan TJ diberi nomor ponsel milik pelaku TJ oleh temannya, Nurul Ismingsih, pada bulan Mei 2016 lalu. Selanjutnya, pada 1 Juni 2016, mereka bertemu di hutan jati Desa Setren. Keduanya berkenalan lantas  jadian alias sepakat pacaran.

Selang sehari, pada 3 Juni, mereka bertemu lagi di hutan Desa Setren dan pelaku mengajak berhubungan badan, namun korban menolak. Tidak menyerah, Tj terus merajuk hingga beberapa kali, yakni pada tanggal 5 dan Juni. Hingga pada 8 Juni, pelaku TJ datang ke rumah korban, DP.

“Pelaku mengajak melakukan persetubuhan. Saat itu orang tua korban tidak di rumah. Korban bersedia berhubungan badan saat itu karena dijanjikan akan dinikahi kalau hamil,” terang Kapolres Wahyu.

Kemudian pada 8 Oktober, korban ternyata hamil. Korban meminta pertanggungjawaban kepada pelaku, namun pelaku menolak. Pelaku mengaku kepada korban bahwa dia akan menikah dengan seorang perempuan bernama M. Tidak terima, orang tua DP melapor ke polisi.

“Sementara M sendiri, juga korban TJ. Sama dengan DS, M disetubuhi dan dijanjikan akan dinikahi,” kata Kapolres.

M (18) adalah gadis asal Dusun Gampeng Desa Butoh Kecamatan Ngasem. Pertemuan M dengan TJ terjadi saat keduanya nonton ketoprak di Desa Treunggulungan  pada 28 Agustus 2016. Setelah pertemuan itu, keduanya sepakat pacaran dan terlibat hubungan badan sebanyak 11 kali. “Pertama kali berhubungan badan di rumah korban,” kata Kapolres.

Setelah itu, kedua orang tua pelaku dan korban sepakat menikahkan mereka pada 29 Januari 2017 ini.  Namun keluarga korban mendengar informasi kalau tersangka dilaporkan karena menghamili perempuan lain, yang tak lain adalah DP. Orang tua korban segera melapor ke polisi.

Polres segera bertindak dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa 1 buah seprei yang dijadikan alas bersetubuh dengan M, dan dari perbuatannya dengan DS diamaknkan barang bukti berupa1 kaos warna hijau, celana dalam warna putih-pink, dan celana dalam warna hitam-putih.

“Atas perbuatanya diancam dengan pasal 81 ayat 2 UU RI tentang perlindungan anak. Pelaku diancam pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun, serta denda maksimal 5 miliar,” pungkas Kapolres. (her/moha)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Mbah Jony, Menjaga Tradisi Membuat Wayang dari Kertas Karton

Oleh Vera Astanti Lelaki yang sudah tak muda itu asyik melayani setiap permintaan dan pertanyaan dari anak-anak yang datang di ...

Quote

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Note From Kang Yoto

Ubahlah Pertanyaan Terhadap Anak-Anak Kita

Oleh Kang Yoto BERAPA lama lagi kita menunggu lahirnya generasi kuat lahir batin, sehat, cerdas dan produktif menciptakan nilai tambah, ...

Opini

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Memperkenalkan Batik Bojonegoro di Queesland, Australia

Oleh Mashudi Sabtu kemarin, 11 Maret, saya menghadiri penyambutan mahasiswa pascasarjana penerima beasiswa LPDP yang kuliah di Queensland, Australia. Penyambutan ...

Eksis

Melawan Rasa Takut, Melampaui Batas Maksimalmu

Melawan Rasa Takut, Melampaui Batas Maksimalmu

Oleh Ranitya Nurlita "Keliling Dunia itu mudah, sangat mudah. Terlebih kita mempunyai banyak uang. Ada satu hal yang berbeda saat ...

Pelesir

Sambangi Wisata Banyu Langse Tuban

Sambangi Wisata Banyu Langse Tuban

Oleh Natasya dan Vera Astanti Tuban - Wisata alam Tuban memang banyak yang belum dieksplore. Kali ini tim BeritaBojonegoro.com pada ...

Religi

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Pos Sholat

Kapolres Bojonegoro Ajak Anggota Jadikan Pekerjaan Sebagai Sarana Ibadah

Oleh Heriyanto Bojonegoro Kota - Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Polres Bojonegoro, pada Kamis (23/02/2017) mulai pukul 08.30 WIB pagi tadi, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 29 Maret 2017

  • Turnamen bola volly

    Lap Ds/Kec Sugihwaras Kab Bojonegoro - Pukul 15:00 WIB

  • Pasar Malam

    Ds/Kec Ngambon Kab Bojonegoro - Pukul 17:00 WIB

  • Wayang Purwo

    Ds Tapelan Kec Kapas Kab Bojonegoro - Pukul 20:00 WIB

Berita Foto

Latihan Fisik Anggota Polres Bojonegoro

Latihan Fisik Anggota Polres Bojonegoro

Oleh Heriyanto Bojonegoro Anggota Polres Bojonegoro menjalani latihan fisik dengan berkeliling Kota Bojonegoro sambil membawa senjata lengkap. Mereka dilatih agar ...

Infotorial

EMCL Selenggarakan Program Magang Siswa SMK di Lapangan Banyu Urip

EMCL Selenggarakan Program Magang Siswa SMK di Lapangan Banyu Urip

Oleh Heriyanto Bojonegoro ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Yayasan Kampung Ilmu Bojonegoro (YKIB) menyelenggarakan program magang siswa SMK ...

Resensi

Cerita Punokawan dalam Masyarakat Kita

Buku Arus Bawah Karya Emha Ainun Najib

Cerita Punokawan dalam Masyarakat Kita

Oleh Muliyanto DALAM buku novel semi esai berjudul Arus Bawah ini, Emha Ainun Najib alias Cak Nun menggagas berbagai fenomena ...

Feature

Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu

Belajar Demokrasi, Siswa SD Muda Latihan Pemilu

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Sekitar seratus anak begitu antusias ketika masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati berganti membacakan ...

Teras

Anak-anak Rentan Jadi Korban Kejahatan Seksual

Anak-anak Rentan Jadi Korban Kejahatan Seksual

Oleh Vera Astanti Bojonegoro - Terungkapnya grup facebook yang berisikan konten pornografi anak-anak tentu membuat siapapun, khususnya orangtua bergidik ngeri. ...