News Ticker
  • Kasus Pungli Tidak Harus Dilanjutkan Pidana Jika Kerugiannya Kecil
  • Tim Teknis dan Komersial Pertamina Masih Lakukan Kajian untuk Negosiasi Dengan EMCL
  • Banyak Hambatan, PEPC Masih Berharap Proyek EPC-GPF JTB Bisa Mulai Tahun Ini
  • Puskesmas Tetap Buka Selama Cuti Lebaran
  • Bupati Salat Id di Sugihwaras, Wabup di Masjid Darussalam
  • Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H / 2017
  • HMI-KAHMI Bojonegoro Bagikan 3200 Takjil dalam Sebulan untuk Penunggu Pasien Rumah Sakit
  • Hati - Hati Pengguna Kartu Indosat, Nomor Anda Bisa Jadi Dobel Kalau Hal Ini Terjadi
  • Seorang Balita Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Sukosewu
  • Dinkes Bojonegoro Sediakan Ratusan Petugas Kesehatan Layani Pemudik
  • Ratusan Warga Antri Pembagian Zakat di Masjid At-Taqwa, Jalanan Padat Merayap
  • H-1 Lebaran Ratusan Masyarakat Serbu Pusat Perbelanjaan
  • Anggota Sat Reskrim Polres Bojonegoro Tangkap 2 Orang Penombok Judi Dadu
  • Sat Reskrim Polres Bojonegoro Tangkap Satu Dari Dua DPO Kasus Curat di Gayam
  • Pemudik Diharap Hati-Hati di Pasar Tumpah
  • Hendak Pulang Kampung, Motor Warga Kalitidu Terbakar di Perempatan Sumberrejo
  • Kemenhub akan Kunjungi Blora untuk Reaktifasi Bandara Ngloram
  • Festival Obor pada Malam Colok Songo di Mojodeso
  • Kapolres Blora Imbau Pemudik Waspada Kriminalitas di Tempat Umum
  • Mudik Lebaran, Perempuan Ini Kayuh Sepeda Pancal dari Bandung ke Blora

Yanne, Buruh Migran yang Jadi Model di Hongkong

Ingin Jadi Contoh Untuk Semua Buruh Migran di Manapun

Ingin Jadi Contoh Untuk Semua Buruh Migran di Manapun

Oleh Vera Astanti

KEMARIN diberitakan, ada seorang TKW yang saat ini lebih sering disebut Buruh Migran Indonesia akan menggelar fashion show di Hongkong. Dia adalah Andayani yang lebih sering dipanggil Yanne.

Putri ketiga Karsodiharjo asal Desa Kunci Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro ini pertama kali tiba di Hongkong pada Januari 2004. Keiinginannya untuk sekolah lebih tinggi harus terganjal dengan biaya. Meski di sekolah dia tergolong murid yang cerdas. Dan dia pun memutuskan untuk kerja di luar negeri. Tidak jadi masalah menjadi buruh sekalipun.

Namun meski sudah berada di luar negeri, rupanya nasib baik belum menghampirinya. Pernah selama empat tahun, dia tidak memiliki uang hasil kerjanya. Lantaran dia menjadi korban penipuan temannya sendiri, sesama buruh migran asal Indonesia.

"Tetapi alhamdulillah sekarang 2 tahun ini bisa dibilang saya berdiri dari keterpurukan," tulis perempuan yang berusia 30 tahun ini.

Saat ini dia memiliki dua manajemen yakni Yanne Fashion Group dibidang modeling dan JSM Record Hongkong dibidang musik. Dua managemen ini dibuatnya dengan tujuan untuk mewadahi kegiatan buruh migran Indonesia di Hongkong, agar mereka memiliki kegiatan positif saat hari libur.

Lantas bagaimana ceritanya dia bisa bangkit seperti sekarang? Yanne memiliki hobi fashion. Sejak tahun 2009, dia selalu mengikuti lomba fashion dan kemudian menjadi juara. Setiap hari minggu, liburnya ini dipakai untuk di dunia modeling.

Tidak hanya modeling, Yanne melanjutkan sekolahnya di Hongkong. Dia mengambil kuliah pengobatan di Tibbun Nabawi, sekolah pengobatan secara Islam seperti bekam dan herbal. Sebab menurutnya untuk menimba ilmu itu tidak ada batasannya.

Kuliah, menjadi model, belum lagi mengurus dua managemen miliknya. Dengan semua kegiatannya itu, Yanne tetap kerja di tempat orang. Setiap harinya dia harus menjaga anak-anak bosnya dan mengerjakan pekerjaan rumah. Beruntung dia mendapat kepercayaan dari bosnya untuk menjalani kegiatannya di hari libur. Sebab dirinya dinilai kuat kerja, sedangkan pembantu yang lain sudah kabur.

Kerja kerasnya terbayar ketika akhirnya dia meraih penghargaan yang paling berkesan yakni mendapat gelar The Best Kebaya Indonesia 2016 dan gelar Princess tahun 2015.

"Saya ingin visi-misi saya tercapai yakni menjadi Srikandi Indonesia yang berpikir positif dan maju, meski profesi kami hanya seorang buruh," ungkapnya.

Yanne juga ingin menunjukkan kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia, agar tidak memandang sebelah mata buruh migran. Karena mereka juga warga Negara Indonesia yang punya hak sama dengan yang tinggal di Indonesia walaupun sebagai buruh di negeri orang.

Untuk itu Yanne pernah menyewa kapal pesiar Tom Cruise untuk even besarnya. Padahal sewa kapal tersebut mencapai 3.000 Dollar Hongkong. Uang sewa dibayarnya dari uang tiket penonton dan juga beberapa sponsor.

Sebab hobinya menjadi model tidak boleh menerima upah. Lantaran kontrak kerjanya melarang para buruh migran memiliki part time job di luar domestic helper. Sehingga kegiatannya modeling dijadikan hobi saja.

"Saya tegaskan kepada teman-teman buruh migran Indonesia untuk selalu belajar kegiatan positif. Misalnya merias, model, dancer, dan musik rekaman," pungkasnya.

Pada bulan Maret Yanne akan menggelar fashion show. Di mana para pesertanya adalah para buruh migran, tidak terbatas hanya Indonesia saja. (ver/tap)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Berita TerkiniBerita Poluler

Sosok

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Wahyu Budianto Toak, Fotografer Bojonegoro

Fotografi Bisa Menjelaskan yang Tak Bisa Ditulis

Oleh Vera Astanti Lelaki itu sibuk menangkap momen. Bukan hanya dengan mata, tetapi juga dengan sebuah kamera yang tercengkeram erat ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H / 2017

Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H / 2017

Sambutan Bupati Bojonegoro Idul Fitri 1438 H/ 2017 "Bersatu Melangkah Maju" Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakaatuh. Alhamdullilahiribbil alamin wasolatubwassakamu ala Asrofil mursalin ...

Opini

Pendaftaran Siswa Baru dengan Sistem Baru

Opini

Pendaftaran Siswa Baru dengan Sistem Baru

*Oleh Totok Sujatmiko PADA Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun sebelumnya, sistem yang dipergunakan adalah system online berbeda dengan tahun ...

Eksis

Belajar Mencintai Hewan-Hewan kepada Solikin Ular

Belajar Mencintai Hewan-Hewan kepada Solikin Ular

Oleh Vera Astanti Untuk mencari lokasi rumahnya, tidak begitu sulit. Di jalan raya Bojonegoro Padangan, saya masuk Desa Pungpungan Kecamatan ...

Pelesir

Festival Obor pada Malam Colok Songo di Mojodeso

Festival Obor pada Malam Colok Songo di Mojodeso

Oleh Vera Astanti Kapas - Baik di sisi kiri maupun kanan jalan sudah berderet ratusan nyala obor. Lampu listrik di ...

Religi

Puasa Tanpa Jiwa

Puasa Tanpa Jiwa

Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH PADA suatu hari seseorang menemui Nabi Syuaib dan berkata, Allah SWT telah melihat semua ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Minggu, 25 Juni 2017

Berita Foto

Ratusan Warga Antri Pembagian Zakat di Masjid At-Taqwa, Jalanan Padat Merayap

Ratusan Warga Antri Pembagian Zakat di Masjid At-Taqwa, Jalanan Padat Merayap

Oleh Piping Dian Permadi RATUSAN warga terlihat mengantri berdesakan dalam pembagian zakat fitrah di depan masjid At-Taqwa jalan Teuku Umar ...

Infotorial

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Program PHBS dan Pengelolaan Sampah di Sekolah

Program Pendukung Operasi ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Mengolah Sampah Jadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Operator minyak dan gas bumi Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama pemerintah terus melakukan berbagai ...

Resensi

Cerita Penuh Hikmah Selama Seribu Satu Malam

Cerita Penuh Hikmah Selama Seribu Satu Malam

Oleh Vera Astanti BUKU ini adalah legenda. Namanya akrab dan melekat di benak masyarakat dunia. Cerita cerita di dalamnya tak ...

Feature

Mudik Lebaran, Perempuan Ini Kayuh Sepeda Pancal dari Bandung ke Blora

Cerita Mudik Unik Hatning Natalia Maindra (36)

Mudik Lebaran, Perempuan Ini Kayuh Sepeda Pancal dari Bandung ke Blora

Oleh Priyo Spd Blora Menempuh perjalanan ribuan kilometer saat mudik lebaran dengan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor atau ...

Teras

Surabaya Kini Jadi Kota Nyaman Ditinggali

Surabaya Kini Jadi Kota Nyaman Ditinggali

Oleh Heriyanto Bojonegoro Wajah Kota Surabaya kini banyak berubah. Tidak seperti dulu. Dulu Kota Pahlawan itu kesannya seperti lagunya Franky, ...

Statistik

Hari ini

2.297 pengunjung

4.561 halaman dibuka

85 pengunjung online

Bulan ini

112.018 pengunjung

330.434 halaman dibuka

Tahun ini

536.309 pengunjung

2.204.660 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 578.884

Indonesia: 9.221

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

\