News Ticker
  • Jalan Penghubung Desa di Blora Ambles
  • Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar, Satlantas Polres Bojonegoro Optimalkan Patroli Malam
  • Antisipasi Peredaran Narkoba BNNP Jateng Kosek Hiburan Malam Di Cepu
  • Jelang Peringatan Natal dan Tahun Baru 2018, Polres Bojonegoro Adakan Rakor Lintas Sektoral
  • Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro Belajar Industri Hulu Migas
  • PEPC Terima Persetujuan Desain Proyek JTB dari Ditjen Migas
  • Polres Blora Operasi Pasar Menjelang Natal dan Tahun Baru
  • Siswa SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro Fieldtrip ke Seloliman
  • Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip
  • Tim Buser Sat Reskrim Polres Blora Amankan Komplotan Pelaku Spesialis Curanmor
  • Pemkab Blora Berikan Tunjangan Kesejahteraan Bagi Guru Madin dan TPQ
  • Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba S.Sos Jabat Dandim 0721/Blora
  • Dua Pasangan Diciduk Saat Berduaan di Rumah Kos
  • Kader Posyandu Kecamatan Gayam Ikuti Diskusi dan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
  • Gerakan Koperasi Gelar Studi Lapangan di Banyuurip
  • Avanza Tabrak Viar di Tuban, Pengendara Viar Meninggal Dunia
  • Jelang Pilkada 2018, Polres Bojonegoro Gelar Pembinaan Tiga Pilar se Kabupaten Bojonegoro
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Survey Akreditasi RSUD Sosrodoro Djatikoesoemo
  • Supra X 125 Tubruk Supra Fit, Seorang Pengendara Luka-Luka
  • Dewan Pers : Setiap Tahun Ada 600 Aduan Terkait Masalah Pers

Yanne, Buruh Migran yang Jadi Model di Hongkong

Ingin Jadi Contoh Untuk Semua Buruh Migran di Manapun

Ingin Jadi Contoh Untuk Semua Buruh Migran di Manapun

Oleh Vera Astanti

KEMARIN diberitakan, ada seorang TKW yang saat ini lebih sering disebut Buruh Migran Indonesia akan menggelar fashion show di Hongkong. Dia adalah Andayani yang lebih sering dipanggil Yanne.

Putri ketiga Karsodiharjo asal Desa Kunci Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro ini pertama kali tiba di Hongkong pada Januari 2004. Keiinginannya untuk sekolah lebih tinggi harus terganjal dengan biaya. Meski di sekolah dia tergolong murid yang cerdas. Dan dia pun memutuskan untuk kerja di luar negeri. Tidak jadi masalah menjadi buruh sekalipun.

Namun meski sudah berada di luar negeri, rupanya nasib baik belum menghampirinya. Pernah selama empat tahun, dia tidak memiliki uang hasil kerjanya. Lantaran dia menjadi korban penipuan temannya sendiri, sesama buruh migran asal Indonesia.

"Tetapi alhamdulillah sekarang 2 tahun ini bisa dibilang saya berdiri dari keterpurukan," tulis perempuan yang berusia 30 tahun ini.

Saat ini dia memiliki dua manajemen yakni Yanne Fashion Group dibidang modeling dan JSM Record Hongkong dibidang musik. Dua managemen ini dibuatnya dengan tujuan untuk mewadahi kegiatan buruh migran Indonesia di Hongkong, agar mereka memiliki kegiatan positif saat hari libur.

Lantas bagaimana ceritanya dia bisa bangkit seperti sekarang? Yanne memiliki hobi fashion. Sejak tahun 2009, dia selalu mengikuti lomba fashion dan kemudian menjadi juara. Setiap hari minggu, liburnya ini dipakai untuk di dunia modeling.

Tidak hanya modeling, Yanne melanjutkan sekolahnya di Hongkong. Dia mengambil kuliah pengobatan di Tibbun Nabawi, sekolah pengobatan secara Islam seperti bekam dan herbal. Sebab menurutnya untuk menimba ilmu itu tidak ada batasannya.

Kuliah, menjadi model, belum lagi mengurus dua managemen miliknya. Dengan semua kegiatannya itu, Yanne tetap kerja di tempat orang. Setiap harinya dia harus menjaga anak-anak bosnya dan mengerjakan pekerjaan rumah. Beruntung dia mendapat kepercayaan dari bosnya untuk menjalani kegiatannya di hari libur. Sebab dirinya dinilai kuat kerja, sedangkan pembantu yang lain sudah kabur.

Kerja kerasnya terbayar ketika akhirnya dia meraih penghargaan yang paling berkesan yakni mendapat gelar The Best Kebaya Indonesia 2016 dan gelar Princess tahun 2015.

"Saya ingin visi-misi saya tercapai yakni menjadi Srikandi Indonesia yang berpikir positif dan maju, meski profesi kami hanya seorang buruh," ungkapnya.

Yanne juga ingin menunjukkan kepada masyarakat dan pemerintah Indonesia, agar tidak memandang sebelah mata buruh migran. Karena mereka juga warga Negara Indonesia yang punya hak sama dengan yang tinggal di Indonesia walaupun sebagai buruh di negeri orang.

Untuk itu Yanne pernah menyewa kapal pesiar Tom Cruise untuk even besarnya. Padahal sewa kapal tersebut mencapai 3.000 Dollar Hongkong. Uang sewa dibayarnya dari uang tiket penonton dan juga beberapa sponsor.

Sebab hobinya menjadi model tidak boleh menerima upah. Lantaran kontrak kerjanya melarang para buruh migran memiliki part time job di luar domestic helper. Sehingga kegiatannya modeling dijadikan hobi saja.

"Saya tegaskan kepada teman-teman buruh migran Indonesia untuk selalu belajar kegiatan positif. Misalnya merias, model, dancer, dan musik rekaman," pungkasnya.

Pada bulan Maret Yanne akan menggelar fashion show. Di mana para pesertanya adalah para buruh migran, tidak terbatas hanya Indonesia saja. (ver/tap)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Bermain Biola Bagian dari Hidup Akip

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Kota) - Sambil menikmati sore hari di sekitar Alun Alun Kota Bojonegoro di bawah teduhnya pohon ...

Quote

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

Catatan Dahlan Iskan

Indonesia Emas, Siapa Tahu?

*Oleh Dahlan Iskan TOLONGLAH saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau ...

Opini

AIDS Masihkah Mengerikan?

Hari AIDS Sedunia

AIDS Masihkah Mengerikan?

*Oleh dr Achmad Budi Karyono HARI ini 1 Desember merupakan hari yang cukup menakutkan bagi setiap warga yang mengetahui tentang ...

Eksis

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

Polisi Inovatif

Bripka Juhair, Punya Inovasi Sampaikan Pesan-Pesan Kamtibmas Melalui Wayang

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Banyak cara untuk menunjang tugas pokok dan fungsinya sebagai seorang anggota Korps Bhayangkara. Bripka Juhair ...

Pelesir

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Warung Semok Iwak Gloso Mbak Sumi yang Fenomenal

Oleh Angga Reza Bojonegoro (Temayang) Sebuah warung sederhana berdiri di ujung selatan Kabupatan Bojonegoro di dekat jembatan Kedungjati turut Desa ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Sabtu, 16 Desember 2017

Berita Foto

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Jembatan Tersumbat Sampah, Aliran Sungai Meluber ke Jalan

Oleh Vera Astanti Malo - Sebuah jembatan di Desa Sumberrejo Kecamatan Malo tersumbat tumpukan sampah saat hujan deras sore tadi, ...

Infotorial

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

Program Pengembangan Sekolah SKK Migas - EMCL

Kualitas Pendidikan Meningkat, SMP Negeri 1 Gayam Makin Membanggakan

*Oleh Imam Nurcahyo SUASANA tenang dan asri sangat terasa saat memasuki pintu masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Gayam, ...

Resensi

Kisah Pi yang Inspiratif

Kisah Pi yang Inspiratif

Oleh Vera Astanti Ini adalah kisah petualangan Piscine Molitor Patel, biasa di panggil Pi, si tokoh utama, anak keturunan India ...

Feature

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Muhammad Jamil Muhlisin, Dokter Teladan Tingkat Nasional Asal Blora

Oleh Priyo Spd Blora- Siapa yang tidak mengenal Dokter Jamil?dia adalah Dokter asal Kecamatan Kunduran dengan nama lengkap dr. Muhammad ...

Teras

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

Ada Konten Gambar Gerak (GIF) Pornografi di WhatsApp

*Oleh Imam Nurcahyo Lindungi anak-anak dari pornografi! SEJUMLAH media pada Minggu (05/11/2017) ramai memberitakan adanya unsur pornografi yang terdapat pada ...

Statistik

Hari ini

303 pengunjung

668 halaman dibuka

59 pengunjung online

Bulan ini

40.869 pengunjung

125.003 halaman dibuka

Tahun ini

1.000.655 pengunjung

3.992.033 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 580.212

Indonesia: 12.062

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015