Dicurigai Sebagai Penculik Anak, Seorang Pemuda Diamankan Polisi
Selasa, 11 April 2017 17:00 WIBOleh Muliyanto
Oleh Muliyanto
Bojonegoro - Seorang warga yang diduga mengalami gangguan jiwa di Dusun Glagah RT 02 RW 11 Desa Purwosari Kecamatan Purwosari Kabupaten Bojonegoro siang tadi diamankan anggota Polsek Purwosari, Selasa (11/04/2017).
Sebelumnya ada laporan dari perangkat desa ke Polsek Purwosari, bahwa telah ada seorang pemuda mencurigakan yang ditangkap warga Dusun Glagah.
Kapolsek Purwosari AKP Susilo TP bersama Kanit Reskrim Aiptu Anto Hadi Wibowo, Kanit Provost Aiptu Suyono, KSPKT Aiptu Muhaimin, Kasium Aiptu Gendut Martono, Kanit Patroli Bripka Suparno, Anggota Reskrim Bripka Galih Putu, Brigadir Lugito bersama Perangkat Desa langsung menuju lokasi.
"Kami tadi dapat informasi dari Perangkat Desa bahwa ada orang ditangkap warga lantaran dicurigai sebagai penculik, untuk mencegah aksi amuk massa kita langsung ke lokasi mengamankan pemuda itu," ucap AKP Susilo TP.
Setelah diinterogasi oleh petugas di Mapolsek Purwosari, pemuda itu mengaku bernama I (24) asal Desa Jatirejo Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto.
Kapolsek selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Jatirejo Polres Mojokerto, ternyata didapat keterangan bahwa terlapor bukan penduduk setempat, sehingga alamat terlapor yang sebenarnya tidak jelas karena bicaranya ngelantur.
"Ngakunya warga Kabupaten Mojokerto, namun setelah kita koordinasi dengan Polsek Jatirejo ternyata dia bukan Jatirejo," terang Kapolsek Purwosari AKP Susilo.
Menurut keterangan AKP Susilo TP, pada Selasa sekitar pukul 10 ketika saksi bernama Joko Setiyawan melihat Sdr (I) sebelumnya mondar-mandir di Jalan Puk Purwosari - Kaliaren tepatnya di depan Warung milik Sunartik Dusun Glagah Rt 02/11 Desa Purwosari Kecamatan Purwosari, saat ditanya katanya mau beli krupuk, tidak lama kemudian Sdr (I) lari ke belakang ke arah selatan daerah Sungai Giling.
Karena saksi curiga, kemudian bersama warga mengejar hingga diperbatasan Dusun Glagah Desa Purwosari dengan Desa Gapluk, I tertangkap oleh warga di dekat sungai selanjutya diikat tangan dan kakinya menggunakan tali.
"Warga sempat mengira I itu penculik anak, sehingga warga menangkap dan mengikatnya," terang AKP Susilo TP.
Karena kuat dugaan mengalami gangguan jiwa, akhirnya I dibawa ke RSJ Kalitidu untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut serta ada penanganan dari Dinas Sosial Bojonegoro.
"Saat kita interogasi bicaranya ngelantur dan diduga kuat mengalami gangguan jiwa, akhirnya kita bawa dia ke RSJ Kalitidu," tutur AKP Susilo.
Melalui beritabojonegoro.com (BBC), Kapolsek Purwosari berpesan kepada masyarakat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian maupun tiga pilar kamtibmas plus apabila mengetahui ada orang tidak dikenal yang mencurigakan.
“Jangan sampai karena berdasarkan kecurigaan, masyarakat asal menangkap dan main hakim apalagi mengeroyok yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, laporkan pada kami supaya kami cepat mengambil tindakan," pesan AKP Susilo. (mol/moha)





































