News Ticker
  • Berdiri di Tanah Milik Dinas Pengairan Jatim, 168 Rumah Warga Sukorejo Dirobohkan
  • Dekopinda Bojonegoro Seriusi Kerjasama Bidang Retail Antar Koperasi
  • Pengendara Motor di Baureno, Tewas Tertabrak Truk
  • Reaktivasi Ngloram Terus Alami Perkembangan Positif
  • Sat Sabhara Polres Bojonegoro Kembali Laksanakan Razia Miras
  • Pemkab Gelar Pertemuan Bahas Pengembangan Proyek JTB
  • Polres Bojonegoro Kirim 97 Dai Cilik, Ikuti Lomba Dai di Polda Jatim
  • Blora Kumandhang Pikat Duta Besar Negara Sahabat
  • Kandang Milik Warga Temayang Terbakar, Belasan Ekor Ayam Terpanggang
  • Aipda Suherin, Bhabinkamtibmas Yang Memiliki Jiwa Sosial Tinggi
  • Raih Penghargaan Kapolri, Kapolres Jadikan Aiptu Sholeh Sebagai Motivator Anggota
  • 108 Pejabat Pemkab Bojonegoro Resmi Tempati Posisi Baru
  • Guru SMAN Sumberrejo Meninggal Dunia Akibat Korban Tabrak Lari
  • Satlantas Polres Bojonegoro Tindak Pelanggaran TNKB Modifikasi
  • Kapolres Bojonegoro Bangga Anggotanya Mendapat Penghargaan dari Kapolri
  • Kapolres Bojonegoro Sampaikan Hasil Apel Kasatwil Pada Para Bhabinkamtibmas
  • Bulog Akan Tindak Tegas Pemdes yang Nunggak Uang Rastra
  • Jupiter Z Senggol Mio di Dander, 2 Orang Luka-Luka
  • Minimalisir Laka Lantas, Sat Lantas Polres Bojonegoro Tindak Pelanggar Lalu-Lintas
  • Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Ardena Alfa Akli,  Gadis 17 Tahun yang Sudah Menulis 18 Buku

Ardena Alfa Akli,  Gadis 17 Tahun yang Sudah Menulis 18 Buku

Oleh Vera Astanti

Bojonegoro - Seorang gadis berbusana syar’i warna biru nampak berbeda di antara gadis lainnya pada acara seminar Kartini Menulis, Sabtu lalu (21/04/2017), di aula Yayasan Az-Zakia Jalan Lettu Suyitno Mulyorejo Bojonegoro, yang masih berseragam sekolah. Dia bergerak lembut mendampingi penulis senior yang dikenal dengan nama Pipiet Senja di meja pembicara. Ya, gadis itu tidak menjadi peserta melainkan menjadi narasumber dalam seminar peringatan Hari Kartini itu. Bukan asal – asalan, gadis itu rupanya di usianya yang masih muda, sudah menulis banyak  buku.

Nama gadis itu Ardena Alfa Akli. Remaja 17 tahun ini rupanya diam-diam telah menelurkan karya sebanyak 18 buku. Namanya memang tidak begitu dikenal di Bojonegoro, tetapi karya-karyanya telah menyebar ke daerah – daerah lain di Indonesia. Tak pelak Ardena turut mewarnai jagad literasi di Bojonegoro.  

Remaja yang masih berstatus siswa di SMK Sentosa Dharma Jurusan Farmasi ini mengaku mulai membiasakan menulis sejak masih kecil, pada buku diary. Kemudian kegiatan menulis ini menjadi serius ketika dia menemukan sebuah pengumuman lomba di facebook. Tidak disangka, tulisannya ternyata dinilai layak untuk diterbitkan bersama tulisan penulis lainnya.

"Meski suka menulis, saya  tidak terlalu suka membaca. Tetapi saya suka menonton film," tuturnya polos.

Ardena menyebutkan salah satu film yang dia suka adalah 'Ayah, Mengapa Aku Berbeda, sebuah film yang diadaptasi dari novel Agnes Donovar. Menurut Ardena, film itu sangat menggugah semangatnya untuk berkarya, karena dia minder dengan dirinya yang bertubuh mungil. Tetapi melihat perjuangan tokoh utama dalam film itu, Ardena berusaha untuk terus berkarya. Dia ingin seperti Pipiet Senja yang terus menulis sehingga bisa terkenal.

Semangatnya bertambah ketika mengenal sosok guru yang juga kurang sempurna secara fisik, tetapi bisa menjadi dosen. Gurunya tersebut menderita penyakit polo. Sehingga dia terus memacu kemampuannya menulis melalui lomba-lomba yang ada di internet.

"Bahkan saat ini saya kecewa dengan peringatan Hari Kartini yang selalu menonjolkan baju dan make up yang glamour,"katanya.

Menurut Ardena, seharusnya Kartini mengajarkan kesederhanaan dan juga prestasi. Karena itu Ardena ingin menjadi Kartini modern yang bermanfaat melalui tulisan-tulisannya. Dia berharap tulisan-tulisannya memberi manfaat bagi para pembacanya. Novel pertamanya yang sudah beredar di toko buku berjudul Suntikan Sudut Hati. (ver/moha)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Aiptu Sholeh, Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kanor

Tidak Menyangka Terima Penghargaan Langsung dari Kapolri

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro - Karena jasa-jasa serta pengabdiannya yang melebihi panggilan tugas semestinya, Aiptu Sholeh Bhabinkamtibmas Desa Sroyo Polsek ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik! Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Yang saya cintai, ...

Opini

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Buah Demokrasi dari Rukun Kematian

Oleh Drs H Suyoto MSi INDONESIA mendapatkan berkah demokrasi sejak reformasi. Bahkan, sejauh demokrasi itu diartikan sebagai ruang publik sebagaimana ...

Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Pagi Band, Band Kumpulan Anak SD yang Eksis

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Indahnya kerlap-kerlip lampu Go-fun Bojonegoro menambah gelora semangat malam itu pada puncak acara Sparkling Night Run ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

Hadiri Pengajian di Sukosewu, Kapolres Ajak Jamaah Untuk Tidak Ikut Aksi di Jakarta

*Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Sukosewu) - Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi menghadiri pengajian umum Jamaah Tahlil, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Rabu, 18 Oktober 2017

Berita Foto

Pesta Gebyak Waduk  Glendeng Tambakrejo

Pesta Gebyak Waduk Glendeng Tambakrejo

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Tambakrejo) - Ratusan warga Desa Gading Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (15/10/2017) pagi tadi, beramai-ramai ...

Infotorial

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram ...

Resensi

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Film Pengabdi Setan (2017)

Saling Menyayangi Agar Tak Diganggu Setan

Oleh Vera Astanti DI RUMAH itu ada seorang pembantu misterius berwajah cantik tapi menyeramkan. Ditambah lagi, rumah tersebut baru kehilangan ...

Feature

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Melihat Kampung Keramik di Desa Balong Kecamatan Jepon - Blora

Oleh Imam Nurcahyo Blora - Jalan Desa Balong Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, terlihat lengang. Namun, setelah melintas balai desa setempat, ...

Teras

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

Tidak Ingin Terciduk, Bijaklah Bermedsos

*Oleh Imam Nurcahyo SATU lagi, warga Bojonegoro dilaporkan telah melakukan tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) dan atau pencemaran nama ...

Statistik

Hari ini

0 pengunjung

0 halaman dibuka

153 pengunjung online

Bulan ini

69.687 pengunjung

201.298 halaman dibuka

Tahun ini

864.585 pengunjung

3.420.530 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 534.905

Indonesia: 12.406

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015