News Ticker
  • 5 Rumah Warga Tambakrejo, Bojonegoro Roboh Diterjang Angin, Kerugian Capai Rp 160 Juta
  • Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
  • Pemkab Blora Terus Dorong Perluasan Rute Trans Jateng
  • RSUD Bojonegoro Resmi Jadi Penyedia Layanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Pemkab Bojonegoro Pasang Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos untuk Transparansi
  • Pengalaman Kulineran Bebek THR Surabaya yang Khas dan Unik
  • Tertabrak Kereta Api Argo Bromo Anggrek, Seorang Wartawan di Baureno, Bojonegoro Meninggal
  • Gubernur Khofifah Perkuat Kerja Sama dengan Tiongkok di Bidang SDM dan Perdagangan
  • Pemasangan Stiker Miskin di Rumah KPM Bansos Bojonegoro Hampir Tuntas
  • Kecelakaan di Balen, Bojonegoro, Seorang Pejalan Kaki Meninggal Dunia
  • Gubernur Jatim Tegaskan Kasus Influenza Varian Baru Masih Terkendali
  • Perkuat Sinergi, Rumah Sakit Aisyiyah Lakukan Kunjungan ke BPJS Kesehatan Bojonegoro
  • 8 Januari dalam Sejarah
  • Wamenhaj RI Minta Aparat Hukum Tegas Tangkap Pelaku Korupsi Penyelenggaraan Haji
  • Bupati Bojonegoro Terima Penghargaan Bidang Ketahanan Pangan dari Presiden Prabowo
  • Pemkab Bojonegoro Ikuti Acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional secara Daring
  • APBD Bojonegoro 2026 Ditetapkan Rp6,49 T, Prioritas pada Kesehatan, Pendidikan dan Infrastruktur
  • Hati-Hati! Beredar Akun Facebook Mengaku Bupati Bojonegoro, Mayarakat Diminta Waspada
  • Manfaat Kunyit untuk Kesehatan, dari Anti-Inflamasi hingga Anti-Kanker
  • 7 januari dalam Sejarah
  • 9 Embung di Bojonegoro Selesai Dibangun, Jamin Ketersediaan Air Baku untuk Pertanian
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, Gudang Penyimpanan Solar di Balen, Bojonegoro Terbakar
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Proyek Strategis 2026, Pasar Kota Bakal Jadi Bangunan Multifungsi Tiga Lantai
  • Waspada Bahaya Gula Berlebih, Ancaman Kesehatan Anda
Nikmati Keindahan Alam, Taklukkan Puncak Hargodumilah Gunung Lawu

Komunitas Bojonegoro 88

Nikmati Keindahan Alam, Taklukkan Puncak Hargodumilah Gunung Lawu

Oleh Imam Nurcahyo

Magetan - Gunung Lawu menjadi destinasi menantang untuk ditaklukkan di akhir pekan. Pengalaman mendaki Gunung Lawu akan terkenang seumur hidup dan memiliki banyak kisah mistis yang tersimpan didalamnya.

Banyak pendaki yang pernah mengalami kejadian mistis ketika mendaki untuk sampai kepuncak Gunung Lawu atau dikenal dengan Puncak Hargodumilah, yang merupakan puncak tertinggi di Gunung Lawu, berada pada di ketinggian 3265 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Gunung Lawu,  berada di perbatasan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Gunung Lawu terletak di antara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan, Jawa Timurserta Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

 

Adalah  Heru Sugiharto, Agus Sutikno, Didik Madix dan Kawan Giri Santoso. Rombongan kecil yang tergabung dalam Komunitas Bojonegoro 88, yaitu kumpulan alumni SMA se Kabupaten Bojonegoro lulusan tahun 1988, pada Sabtu (05/05/2018) mencoba untuk mendaki ke Puncak Hargodumilah Gunung Lawu.

“Misi kami adalah untuk mengagumi dan menikmati keindahan alam ciptaan illahi serta untuk melampiaskan hasrat akan kecintaan terhadap alam dengan cara menaklukkan puncak Puncak Hargodumilah Gunung Lawu.” tutur Heru Sugiharto, sealku ketua rombongan yang juga pentolan komunitas Bojonegoro 88.

Lebih lanjut, Heru Sugiharto kepada beritabojonegoro.com,  menuturkan kisah perjalanannya, menaklukkan puncak Hargodumilah Gunung Lawu.

Perjalanan dimulai pada Sabtu (05/05/2018). Pukul 01.00 WIB, rombongan kecil tersebut sampai di pintu gerbang Cemoro Sewu Magetan, sebagai titik awal pendakian. Sembari istirahat rombongan mempersiapkan perbekalan untuk mengawali pendakian ke Puncak Hargodumilah agar diberi kelancaran dan juga keselamatan selama melakukan pendakian dan kembali dengan selamat.

“Pendakian kami mulai tepat pukul 01.15 WIB, dari pintu gerbang Cemmoro Sewu,” jelasnya.

Selama pendakian mendapat tantangan yang tidak mudah mulai dengan hadirnya aroma mistis, perjalanan pendakian yang berat, melawan dinginnya hawa pegunungan. Namun perjalan yang berat dihadapi oleh rombongan tersebut salah satunya dengan bernyanyi dan berfoto di alam terbuka.

“Kami melewati itu semua dengan hati gembira, karena  menikmati keindahan alam ciptaan Tuhan yang tidak ternilai ini dengan bebas tanpa merusaknya.” ujarnya.

Perjalanan ke puncak hargo dumilah tidak segampang yang dipikirkan oleh anggota rombongan, hal ini dibuktikan dengan dua orang anggota rombongan, Tikno dan Didik, tertinggal di Pos 4, yang terpaksa tidak bisa melanjutkan perjalanan karena beberapa faktor, kelelahan. Sementara itu Heru dan Kawan masih bisa melanjutkan perjalanan dan sampai di Pos 5 pukul 17.30 WIB. Selanjutnya mereka berdua beristirahat di Pos 5 hingga keesokan harinya.

“Perjalanan memakan waktu cukup lama karena medan yang dilalui tidak seperti yang dibayangkan. Tenaga cukup terkuras.” tutunya.

Setalah cukup beristirahat di Pos 5, pada Minggu (06/05/2018)  tepat pukul 06.30 WIB, rombongan yang hanya tinggal tersisa dua orang, Heru dan Kawan, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Puncak Hargodumilah.

Sama seperti perjalanan dari titik awal sampai pos 5, perjalanan menuju puncak juga menghadapi medan yang berat, dinginnya hawa pegunungan, medan terjal dan badai angin yang cukup menguras tenaga. Sehingga mereka baru bisa sampai ke Puncak Hargodumilah pada Minggu (06/05/2018)  pukul 07.46

Setelah sampai di puncak, mereka beristirahat sambil menikmati keindahan alam ciptaan Illahi tersebut. Mereka sangat kagum dengan alam Indonesia yang begitu indah, sampai mereka tidak bisa berkata apa-apa.

“Hanya rasa syukur kepada Tuhan YME yang hanya bisa kami panjatkan.” imbuh Heru.

 

Setelah dirasa cukup berada di puncak, pada pukul 09.15 WIB, kedoanya kembali turun menuju ke titik awal pendakian. Rombongan baru sampai ke titik awal pendakian pada pukul 15.30 WIB.

“Kita sadar medan yang kita lalui berat dan kita sudah tidak muda lagi. Serta fisik kita juga tidak sekuat waktu muda dulu, maka dari itu perjalan kita memakan waktu yang cukup lama dari kebanyakan pendaki yang lainnya.” jelas Heru.

Namun, lanjut Heru, meski fisik mereka sudah tidak sekuat dulu dan umur sudah tidak muda lagi, semangat mereka tidak kalah dengan yang masih muda. Mereka berani bersaing dengan yang muda kalau soal semangat mendaki dan kecintaan terhadap alam Indonesia.

"Ini perjalanan dan perjuangan yang menyenangkan yang tidak akan kita lupakan dan Komunitas Bojonegoro 88 terus akan melakukan perjalanan sebagai wujut kecintaan serta dalam rang kamerawat dan menjaga alam Indonesia yang indah.” pungkas Heru. (*/imm)

Banner Ucapan Nataru ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Berita Video

Geopark Bojonegoro Berpeluang Raih UNESCO Global Geopark

Bojonegoro - Peluang Bojonegoro Geopark untuk meraih UNESCO Global Geopark (UGGp) cukup besar, karena Bojonegoro mengangkat tema petroleum system paling ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Wujudkan Komitmen Berkelanjutan, PEPC JTB Hijaukan Bojonegoro Melalui Aksi Nyata Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Bojonegoro Memperingati hari menanam pohon indonesia 2025, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) menegaskan komitmennya dalam menjaga ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1767899713.6921 at start, 1767899714.3002 at end, 0.60805416107178 sec elapsed