News Ticker
  • Hendak Putar Balik, Mobil Ditabrak Motor di Balen Bojonegoro, Pengendara Motor Luka-Luka
  • Cerita Kehidupan
  • Buka Musrenbang Kabupaten, Bupati Blora Sampaikan Program Prioritas Pembangunan
  • Atlet ISSI Blora Gondol Medali Emas dalam Event Sleman BMX Championship 2019
  • Polres Blora Amankan Seorang Perempuan Pengedar Pil Dobel L
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Workshop Manajemen Sumber Daya Berbasis Good Governance
  • Ketua AMSI: Sudah Saatnya Pemerintah Lakukan Pencegahan Hoax
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Diklat Kepemimpinan untuk Pejabat Struktural Eselon IV
  • Kecelakaan Motor di Balen Bojonegoro, Kedua Pengendara Masuk Rumah Sakit
  • Mendadak Belok Beat Ditabrak Mega Pro di Balen Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Polres Bojonegoro Terjunkan Dua SSK untuk Pengamanan Apel Kebangsaan GP Ansor
  • Acara Karnaval SCTV di Bojonegoro Dimeriahkan Dengan Sejumlah Lomba
  • Warga Baureno Bojonegoro Meninggal Dunia Akibat Tersengat Listrik Tiang Lampu PJU
  • GP Ansor Gelar Apel Kebangsaan dan Deklarasi Gerakan Rabu Putih di Bojonegoro
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Kanor Bojonegoro Meninggal Dunia Duduk di Kursi
  • Kebakaran POM Mini di Tambakrejo Bojonegoro, Satu Orang Luka-Luka
  • Bupati Bojonegoro Berangkatkan Jalan Sehat HUT PPNI
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Kemah Karakter Pemuda Bojonegoro 2019
  • Bupati Bojonegoro Resmikan Yayasan Muzalan Mubarokan Desa Selorejo Baureno
  • Polres Bojonegoro Ajak Peserta Pendaftaran Calon Anggota Polri Nobar Film Pohon Terkenal
  • Hadiri Konser Pemilu, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Wilayah
  • Diserempet Truk lalu Ditabrak Motor, Seorang Pemotor di Padangan Bojonegoro Luka Berat
  • Tabrak Truk Parkir, Pemotor di Ngraho Bojonegoro Meninggal Dunia di TKP
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Beri Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Supra Ditabrak Vario di Baureno Bojonegoro, Kedua Pengendara Luka-Luka

Rancangan KUHP, Langkah Mundur Sistem Hukum Pidana Indonesia

Oleh Redaksi

Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) telah mengambil alih dan memasukkan sebagian ketentuan tindak pidana luar biasa dan terorganisir (tindak pidana khusus) seperti tindak pidana korupsi, tindak pidana narkotika, tindak pidana pencucian uang, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat, dan tindak pidana terhadap lingkungan hidup.

Dengan diintegrasikannya delik-delik khusus ke dalam RKUHP secara tidak utuh berpotensi menimbulkan dualisme pengaturan delik khusus dimana selain diatur di dalam RKUHP, delik korupsi juga diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Demikian pula terhadap delik narkotika, pelanggaran HAM berat, pencucian uang, dan lingkungan hidup sehingga berpotensi memperumit penegakan hokum. Bahkan dapat mendegradasi nilai keadilan dan kepastian hukum di masyarakat.

Beberapa potensi masalah yang masih terdapat dalam naskah RKUHP yang timbul akibat dimasukkannya sebagian tindak pidana khusus menurut Koalisi RKUHP antara lain:

  1. Tidak adanya pembatasan penjatuhan pidana secara kumulatif dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, UU Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM, UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  2. Tidak diaturnya secara spesifik penegakan hukum terhadap extra ordinary crime seperti kejahatan-kejahatan dalam pelanggaran HAM berat pada UU Pengadilan HAM.
  3. RKUHP mengatur rumusan tindak pidana lingkungan hidup yang memiliki unsur melawan hukum dan tidak memiliki ancaman pidana minimum khusus.
  4. Tidak diaturnya sistem rehabilitasi terhadap penyalahguna narkotika sebagaimana telah diatur dalam UU Narkotika.
  5. RKUHP mengatur hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yaitu antara lain:
  6. tidak adanya pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti;
  7. percobaan, pembantuan, dan permufakatan jahat tindak pidana korupsi yang ancaman pidananya dikurangi sepertiga dari maksimum pidana;
  8. ancaman pidana denda menurun drastis;
  9. penyempitan definisi korporasi dalam RKUHP; dan
  10. kurang jelasnya konsep ketentuan peralihan.

Dalam konteks pemberantasan korupsi, pemberantasan narkotika, penegakan terhadap kejahatan-kejahatan dalam pelanggaran HAM berat, dan penegakan tindak pidana lingkungan hidup, kodifikasi yang memasukkan tindak pidana khusus dipandang sebagai kemunduran. Sebab hal itu justru menghilangkan kekhususan dalam proses penegakan hukumnya. Bahkan cenderung tidak secara tegas memberikan kewenangan terhadap lembaga-lembaga khusus.

Selain itu juga dikhawatirkan berpotensi mengkerdilkan peran dan kedudukan lembaga-lembaga khusus seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Komisi Nasional (Komnas) HAM, yang memiliki kinerja yang cukup baik dibanding lembaga penegak hukum konvensional karena kurangnya harmonisasi dalam pasal-pasal yang terdapat dalam RKUHP. 

Selain itu, sejumlah ketentuan dalam RKUHP yang mengembalikan posisi ancaman terhadap kebebasan ekspresi, kebebasan pers, dan pengaturan yang tidak tepat dalam soal jaminan kebebasan beragama dan HAM, akan melahirkan ketentuan kontraproduktif dalam sistem hukum pidana.

Pembangunan hukum sepatutnya mempertimbangkan dan memperhatikan kebutuhan penegakan hukum yang efektif dan efisien tanpa mengesampingkan dinamika perkembangan hukum.

Surabaya, 7 Juni 2018

Diterbitkan oleh:

– Pusat Studi Anti Korupsi dan Kebijakan Hukum Pidana (Center for Anti Corruption and Criminal Policy / CACCP) Fakultas Hukum Universitas Airlangga

– Pusat Studi Hukum HAM (Human Rights Law Studies / HRLS) Fakultas Hukum Universitas Airlangga

 

 

Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Guna memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaunching Kalender Event 2019. Dalam Kalender Event tersebut, ...

Berita Video

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Eksistensi Persibo Bojonegoro Itu Hanya Terkendala Dana

Opini

Eksistensi Persibo Bojonegoro Itu Hanya Terkendala Dana

EKSISTENSI Persibo Bojonegoro, dalam beberapa pekan terakhir ini menjadi perbincangan masyarakat pecinta bola di Kabupaten Bojonegoro. Betapa tidak, klub kebanggaan ...

Quote

Cerita Kehidupan

Cerita Kehidupan

Berbagai cerita kehidupan yang dialami oleh manusia di muka bumi, alurnya juga berbeda beda untuk dijadikan pelajaran bagi penghuninya yang ...

Sosok

Purwadi Setyanto, Melalui Paguyuban Kembang Seroja Populerkan Senam Yoga di Blora

Purwadi Setyanto, Melalui Paguyuban Kembang Seroja Populerkan Senam Yoga di Blora

Blora - Senam yoga bisa membantu manusia untuk segar bugar, awet muda dan seger waras (sehat). Hal itu disampaikan oleh ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Berita Foto

Inilah Prosesi Kegiatan Menuju Grebeg Berkah Jonegaran, HJB ke 341

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018, telah dilaksanakan pada Jumat ...

Feature

Berawal dari Hobi, Bripka Arip Nirwanto Sukses Beternak Burung Lovebird

Berawal dari Hobi, Bripka Arip Nirwanto Sukses Beternak Burung Lovebird

Blora - Pecinta burung memang tidak memandang usia dan kalangan. Peminatnya beragam, mulai dari pelajar, petani, PNS, pedagang, wiraswasta, sampai ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Pelesir

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Revitalisasi Wana Wisata Kedungpupur Blora

Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Revitalisasi Wana Wisata Kedungpupur Blora

Blora - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu melalui progranm Coorporate Social Responsibility (CSR), lakukan revitalisasi Wana Wisata Kedungpupur, yang ...

Hiburan

Acara Karnaval SCTV di Bojonegoro Dimeriahkan Dengan Sejumlah Lomba

Acara Karnaval SCTV di Bojonegoro Dimeriahkan Dengan Sejumlah Lomba

Bojonegoro - Dalam rangkaian acara Karnaval SCTV, yang akan digelar pada Sabtu (30/03/2019) hingga Minggu (31/03/2019) di Alun-alun Bojonegoro, akan ...

Statistik

Hari ini

2.544 kunjungan

3.702 halaman dibuka

78 pengunjung online

Bulan ini

154.613 kunjungan

237.782 halaman dibuka

Tahun ini

524.605 kunjungan

851.452 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 704.825

Indonesia: 10.986

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015