News Ticker
  • Tips Bagi Calon Pelamar Dalam Mengikuti Proses Seleksi CPNS 2018
  • Inilah Alur Pendaftaran CPNS 2018
  • Jelang Pileg dan Pilpres, Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu
  • Pendaftaran CPNS 2018 Dibuka Hari Ini, Situs SSCN BKN Belum Dapat Diakses
  • Polisi di Bojonegoro Amankan Seorang Pelaku Penadahan
  • Perbedaan
  • Pecah Ban, Mobil Milik DLH Bojonegoro Tabrak Tumpukan Batu di Pinggir Jalan
  • Ratusan Warga Mojoagung Soko Tuban, Minta Kejaksaan Tindak Tegas Kades Korupsi
  • Penerimaan CPNS 2018 di Kabupaten Bojonegoro Tersedia 384 Formasi
  • Formasi Penerimaan CPNS 2018 Kabupaten Blora Sebanyak 508 Lowongan
  • Lagi, Kebakaran Menimpa Rumah Milik Warga Balen Bojonegoro
  • Penanggulangan Kemiskinan Menjadi Prioritas Pemerintah
  • Tabrakan Motor di Baureno Bojonegoro Kedua Pengendara Luka-Luka
  • Berikut ini Syarat Dasar Bagi Pelamar CPNS 2018
  • Sat Lantas Polres Bojonegoro Launching SIMELI
  • Sat Narkoba Polres Bojonegoro Laksanakan Binluh Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Pada Pelajar
  • Kapolres Bojonegoro Tekankan 7 Hal Kepada Anggotanya
  • Kapolres Bojonegoro Harap Komunitas Mancing Turut Berperan Dalam Menjaga Lingkungan
  • Perubahan
  • Menristekdikti: Kampus Tak Boleh Digunakan Untuk Politik Praktis

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Oleh Priyo Spd

BLORA-  Prestasi membanggakan diukir musisi asal Blora, dia adalah Sarasta Adi Cahyono, yang meraih rekor dunia versi RHR (Record Holder Republic) dalam kategori penyanyi dan pencipta lagu terbanyak serta merilis dan memasarkan albumnya sendiri.

Album perdana musisi yang tinggal di jalan Rajawali III/10 Kelurahan Tempelan Kecamatan Blora Kabupaten Blora itu berisi 123 lagu Melancholy Folk Rock Indie. Album tersebut diberi judul Debut123 dan dirilis 18 April 2018.

Sarasta Adi Cahyono mengaku penghargaan recor dunia itu diserahkan Vice President of RHR, Lia Mutisari, di Bandung.

"Saya diundang untuk menerima penghargaan Recor Dunia versi RHR, 3 Juli 2018 lalu di Bandung,’’ ujar Sarasta.

Sarasta Adi menyatakan pencapaian rekor dunia Debut123 sebagai album indie singer-songwriter melancholy folk rock itu sebelumnya tidak pernah terpikir olehnya. Dia mengungkapkan, kali pertama mengarang lagu di tahun 2011.

"Saat itu dalam benak saya hanya ingin membuat lagu sebanyak-banyak,’’ ungkap bapak satu orang anak ini.

Dalam perkembangan lebih lanjut, jumlah lagu yang diciptakan dan diaransemen sendiri telah mencapai sebanyak 70 lagu, di awal 2017. Di tahun itulah dia mengetahui adanya lembaga yang kerap memberikan penghargaan bagi kreatifitas baru. Sarasta Adi pun semakin terpacu untuk kembali menambah jumlah lagu yang diciptakannya. Dalam kurun waktu 2017 hingga 2018, jumlah lagu yang dibuatnya bertambah 60 lagu.

‘’Sehingga dalam kurun waktu tujuh tahun sejak 2011 hingga 2018 itu saya menciptakan lagu sebanyak 130 lagu. Namun yang saya masukan ke album debut indie sebanyak 123 lagu dengan tujuan agar simpel dalam penyebutan. 123 itukan biasanya untuk hitungan penyemangat,’’ ujar pria kelahiran Sukoharjo 15 Mei 1977.

Sarasta Adi mengaku merekam sendiri lagu-lagu tersebut menggunakan peralatan sederhana yang ada di rumahnya.

‘’Hanya satu lagu yang saya buat di studio di Solo,’’ katanya.

Lagu-lagu tersebut dituangkan dalam sekeping CD dengan versi MP3. Kepingan CD itu selanjutnya dikirim ke sejumlah radio.

‘’Saya kirim via jasa ekspedisi,’’ ujarnya

 

Vice President of RHR, Lia Mutisari, dalam penyataan di sejumlah media menjelaskan bahwa pemberian rekor kepada Sarasta Adi lantaran album Debut123 merupakan album yang dibuat secara independen. Artinya, Sarasta Adi melakukannya serba sendiri. Dari mulai membuat lagu, arangement, sampai memasarkan album. Dia juga membandingkan dimana biasanya kategori musik indie ini mayoritas dilakukan oleh group band.

"Saya berharap dengan adanya rekor musik Indie ini dapat menginspirasi publik dan ikut serta mengangkat nama Indonesia di mata dunia, khususnya di bidang musik,” kata Lia Mutisari.

RHR berkantor pusat di Amerika Serikat. Saat ini, perwakilannya di Indonesia dipimpin oleh Vice President of RHR, Lia Mutisari. (teg/imm)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Kang Yoto, Mantan Bupati Bojonegoro

“Saya Ingin Selalu Memberi”

Oleh Muhammad Roqib Kang Yoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008 2013 dan 2013 2018, sungguh menikmati masa-masa senggangnya ...

Opini

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

Gaul Bebas Kian Marak, HIV/AIDS Makin Merebak

*Oleh Atik Kholifah SKM PERGAULAN remaja di masa sekarang sungguh sangat merisaukan. Kita biasa menjumpai di tempat-tempat keramaian, muda mudi ...

Quote

Perbedaan

Perbedaan

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Allah menciptakan mahluk di dunia ini dengan berbagai perbedaan, tidak ada yang sama persis ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Petani Asal Bojonegoro Ini Tak Menyangka Anaknya Lulus Seleksi Akpol 2018

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Suwito (56), warga Desa Sumberejo RT 002 RW 001 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-hari ...

Religi

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

Ternyata, Ada Fakta Hidup di Alam Fana Itu

*Oleh Roli Abdul Rokhman SAg MPdI Saudaraku, sadarilah...! Selama kita masih suka mengagungkan harta, maka diri kita pasti akan mengalami ...

Berita Foto

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Mural Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu Bojonegoro

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro (Kalitidu) Siswa SMA Negeri 1 Kalitidu membuat lukisan atau mural di tembok yang ada di sekililing ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Ruwatan Massal Digelar di Objek Wisata Khayangan Api Bojonegoro

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Bulan Suro, bagi sebagian orang Jawa masih dianggap sebagai bulan yang sakral. Bulan untuk tirakat dan ...

Statistik

Hari ini

2.300 kunjungan

4.176 halaman dibuka

118 pengunjung online

Bulan ini

59.359 kunjungan

106.134 halaman dibuka

Tahun ini

987.684 kunjungan

1.733.580 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 624.798

Indonesia: 10.473

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015