News Ticker
  • Wisata di Tuban Perlu Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas
  • Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik
  • Muspika Gayam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula Belajar Desa Beged
  • Polres Tuban Kembali Ringkus Dua Orang Produsen Miras
  • Mempersiapkan
  • Pemkab Bojonegoro Beri Santunan Kematian bagi Warga Miskin
  • Pemkab Bojonegoro Luncurkan Kartu Pedagang Produktif
  • Hindari Tabrakan, Truk di Margomulyo Bojonegoro Terguling ke Tebing Jalan
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kanor Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Ketua KONI Bojonegoro yang Dilengserkan, Lukman Wafi, Akan Menghadap Bupati
  • Mosi Tidak Percaya, Ketua KONI Bojonegoro Dilengserkan
  • Urai Sampah, DLH Blora Gunakan Lalat Tentara Hitam
  • Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah
  • Pemkab Blora Serahkan Hibah Bongkaran Bangunan Pasar
  • Kedekatan
  • Akibat Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Padangan Bojonegoro Roboh
  • Menghadirkan
  • Bawaslu Undang Anam Warsito, Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Bupati Bojonegoro
  • Kasus Demam Berdarah di Tuban Meningkat
  • Motor Tabrak Sepeda di Dander Bojonegoro, 2 Orang Luka-Luka
  • Tabrakan Motor di Ngasem Bojonegoro, Seorang Kakek Patah Tulang Kaki
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat PTSL di Desa Jumput Sukosewu
  • Polisi Bojonegoro Gandeng Komunitas Offroad, Cek TPS Daerah Terpencil
  • Warga Lamongan, Tewas Tertabrak Kereta Api di Baureno Bojonegoro
  • Tabrak Lari di Padangan Bojonegoro, Seorang Pemotor Tewas di TKP

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Oleh Priyo Spd

BLORA-  Prestasi membanggakan diukir musisi asal Blora, dia adalah Sarasta Adi Cahyono, yang meraih rekor dunia versi RHR (Record Holder Republic) dalam kategori penyanyi dan pencipta lagu terbanyak serta merilis dan memasarkan albumnya sendiri.

Album perdana musisi yang tinggal di jalan Rajawali III/10 Kelurahan Tempelan Kecamatan Blora Kabupaten Blora itu berisi 123 lagu Melancholy Folk Rock Indie. Album tersebut diberi judul Debut123 dan dirilis 18 April 2018.

Sarasta Adi Cahyono mengaku penghargaan recor dunia itu diserahkan Vice President of RHR, Lia Mutisari, di Bandung.

"Saya diundang untuk menerima penghargaan Recor Dunia versi RHR, 3 Juli 2018 lalu di Bandung,’’ ujar Sarasta.

Sarasta Adi menyatakan pencapaian rekor dunia Debut123 sebagai album indie singer-songwriter melancholy folk rock itu sebelumnya tidak pernah terpikir olehnya. Dia mengungkapkan, kali pertama mengarang lagu di tahun 2011.

"Saat itu dalam benak saya hanya ingin membuat lagu sebanyak-banyak,’’ ungkap bapak satu orang anak ini.

Dalam perkembangan lebih lanjut, jumlah lagu yang diciptakan dan diaransemen sendiri telah mencapai sebanyak 70 lagu, di awal 2017. Di tahun itulah dia mengetahui adanya lembaga yang kerap memberikan penghargaan bagi kreatifitas baru. Sarasta Adi pun semakin terpacu untuk kembali menambah jumlah lagu yang diciptakannya. Dalam kurun waktu 2017 hingga 2018, jumlah lagu yang dibuatnya bertambah 60 lagu.

‘’Sehingga dalam kurun waktu tujuh tahun sejak 2011 hingga 2018 itu saya menciptakan lagu sebanyak 130 lagu. Namun yang saya masukan ke album debut indie sebanyak 123 lagu dengan tujuan agar simpel dalam penyebutan. 123 itukan biasanya untuk hitungan penyemangat,’’ ujar pria kelahiran Sukoharjo 15 Mei 1977.

Sarasta Adi mengaku merekam sendiri lagu-lagu tersebut menggunakan peralatan sederhana yang ada di rumahnya.

‘’Hanya satu lagu yang saya buat di studio di Solo,’’ katanya.

Lagu-lagu tersebut dituangkan dalam sekeping CD dengan versi MP3. Kepingan CD itu selanjutnya dikirim ke sejumlah radio.

‘’Saya kirim via jasa ekspedisi,’’ ujarnya

 

Vice President of RHR, Lia Mutisari, dalam penyataan di sejumlah media menjelaskan bahwa pemberian rekor kepada Sarasta Adi lantaran album Debut123 merupakan album yang dibuat secara independen. Artinya, Sarasta Adi melakukannya serba sendiri. Dari mulai membuat lagu, arangement, sampai memasarkan album. Dia juga membandingkan dimana biasanya kategori musik indie ini mayoritas dilakukan oleh group band.

"Saya berharap dengan adanya rekor musik Indie ini dapat menginspirasi publik dan ikut serta mengangkat nama Indonesia di mata dunia, khususnya di bidang musik,” kata Lia Mutisari.

RHR berkantor pusat di Amerika Serikat. Saat ini, perwakilannya di Indonesia dipimpin oleh Vice President of RHR, Lia Mutisari. (teg/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah

Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah

Jumlah lembaga, aparatur dan anggaran masing lembaga boleh dibilang cukup untuk menjalankan misi pemerintahan efektif. Sudah umum didengar keluhan adanya ...

Quote

Mempersiapkan

Mempersiapkan

Dalam menapaki perjalanan hidup dan banyaknya aktivitas, alangkah baik bila diawali dengan kemampuan, pemahamam lebih dan mempersiapkan diri dengan matang, ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Oleh Priyo SPd Blora - Banyaknya pohon bambu yang tumbuh di wilayah Desa Sumurboto Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, membuat warga ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

3.681 kunjungan

6.007 halaman dibuka

179 pengunjung online

Bulan ini

76.813 kunjungan

132.655 halaman dibuka

Tahun ini

76.813 kunjungan

132.655 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 745.953

Indonesia: 11.435

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015