News Ticker
  • Naik Motor Sambil Gunakan HP, Pelajar di Kalitidu Bojonegoro Tabrak Truk Parkir
  • Bupati Bojonegoro Hadiri Puncak Peringatan HPN di Dander
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Serah Terima Jabatan Kapolsek Kalitidu
  • Seorang Warga di Temayang Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Bupati Bojonegoro Lakukan Pembinaan Tenaga Pendidik
  • Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Blora Gelar Pesta Siaga
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat Program PTSL di Desa Ngraho Kecamatan Gayam
  • Peduli
  • Pegawai dan Warga Binaan Rutan Blora Jalani Tes Urine
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakernas dan Launching Gerakan Indonesia Bersih
  • Seorang Buruh Tani Warga Trucuk Bojonegoro, Meninggal Dunia Disambar Petir
  • Pengadilan Negeri Blora Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM
  • Peringati HPSN, Polres Blora Kerja Bhakti di TPA
  • Peringati HPSN, Kapolres Bojonegoro Ajak Masyarakat Peduli Sampah
  • Terjerat Kasus Hukum, Kepala Desa Sukosewu Bojonegoro Diisi Pejabat Sementara
  • Bupati Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB di Kasiman
  • Dua Unit Rumah Milik Warga Soko Tuban, Ludes Terbakar
  • Polres Bersama DLH Bojonegoro Bersih-Bersih Sampah di Bantaran Sungai Bengawan Solo
  • Jelang Pemilu, Polres Blora Gelar Simulasi Sispamkota
  • Bupati Bojonegoro Laksanakan Pembinaan Gerakan Koperasi Aktif di Kasiman
  • Diduga Serangan Jantung, Warga Ngraho Bojonegoro Ditemukan Meninggal Dunia di Emperan Toko
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Wagub Jatim  Susuri Aliran Sungai Bengawan Solo
  • Kunjungi SMK 5 Bojonegoro, Wagub Jatim Sosialisasi Millenial Job Center
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Lakukan Kunjungan Kerja Pertama di Bojonegoro
  • Menjadi Pelajar Cerdas dan Berkarakter dalam Penghargaan LCC MIPA Bojonegoro 2019

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

 
Blora- Usaha budidaya jamur janggel (bonggol) jagung yang dilakukan warga Dusun Mojo Kulon Desa Banjarejo Kecamatan Banjerejo Kabupaten Blora, Jawa Tengah mengalami kesulitan pemasaran. Selain itu harga jualnya makin menurun sejak satu tahun terakhir.  
 
Harapan warga setempat meraup untung untuk mendapatkan nilai tambah penghasilan keluarga kini nyaris pupus dan mulai ditinggalkan.    
 
Mohammad Aminudin, salah seorang perangkat Dusun Mojo Kulon Desa Banjarejo mengemukakan, budidaya jamur janggel pertama kali dirintisnya tahun 2017 setelah memperoleh informasi melalui internet.  
Kemudian, karena dinilai prospektif, hampir 70 persen warga dari 125 kepala keluarga yang ada di Desa Mojo Kulon mengikuti usahanya.
 
“Sekarang tinggal lebih kurang lima orang yang masih membudidayakan jamur janggel di dusun Mojo Kulon, yang lain sudah tidak lagi dan medianya dibiarkan mangkrak,” kata Aminnudin,  kepada beritabojjonegoro.com, Selasa(22/01/2019).
 
Padahal, pada awalnya, kata dia, warga mencari janggel jagung hingga ke luar desa setempat untuk media budidaya jamur.
Namun saat ini, pengepulnya hanya satu orang. Pertama harga per kilogram Rp 25 ribu, kemudian turun menjadi Rp 22 ribu  per kilogram, lalu turun lagi menjadi Rp 20 ribu  per kilogram, Rp 18 ribu  per kilogram, dan sekarang ini menjadi Rp14 ribu per kilogram.
 
“Penurunan harga itu berlangsung hingga lebih kurang satu tahun. Sehingga warga menilai usaha ini tidak untung, lantas ditinggalkan,” jelasnya.
 
Menurutnya, selama budidaya itu dilakukan, sudah beberapa kali didatangi peminat budidaya jamur janggel dari luar kecamatan, yaitu kecamatan Kunduran, Jati, Ngawen. Todanan, Jepon dan Japah.
 
“Mereka melakukan studi referensi dan membuat replikasi budidaya di wilayah kami,” katanya.
 
Dijelaskan lebih lanjut, media budidaya berukuran 1 x 4 meter. Dalam media itu diisi janggel jagung 4 hingga 5 karung, kemudian ditabur ragi 7 butir atau satu pes plastik, bekatul 5 kilogram, urea 2 kilogram dengan alas terpal plastik dan papan.
 
Sedangkan untuk tempat menumpuk janggel jagung tersebut, perlu membuat kotak dari papan yang telah disediakan tadi dengan ukuran 1× 4 meter.
 
“Setelah tempat sudah siap digunakan menumpuk janggel jagung dengan tinggi lebih kurang 15 sentimeter,  terlebih dahulu di alasi tempat penumpukan dengan karung goni agar lembab,” jelasnya.
 
Masih menurut Mohammad Aminudin, bahwa jamur ini bisa dipanen ketika sudah berumur kurang lebih 14 hari dari terahir proses pembuatan tersebut. Panen bisa dilakukan pagi atau sore hari jika bentuk jamur sudah seperti jamur kedelai, berbentuk bulat.
 
“Bisa dipanen lebih kurang 25 kali dalam satu media,” katanya.
 
Ketua BPD Banjarejo, Sarpan, ditemui awak media ini menyampaikan, bahwa budidaya jamur janggel di wilayah desanya sudah diajukan ke pemerintah desa dan pernah mendapatkan pelatihan pembuatan makanan berbahan jamur janggel. Salah satunya membuat crispy.
 
“Istri saya yang jualan jajanan di pasar pernah mencoba untuk membuat, tetapi tidak laku. Padahal per bungkus seribu rupiah. Ya akhirya saya makan sendiri bersama anak-anak,” katanya.
 
Pada kesempatan yang sama, Hastati, salah seorang tenaga ahli teknologi tepat guna Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang bertugas di Blora mengemukakan, perlu teknis dan pemasaran dengan manajemen yang lebih baik.
 
“Sebenarnya sangat prospektif dikembangkan. Mungkin perlu membangkitkan kembali semangat para pembudidaya jamur janggel ini dengan manajemen yang baik dan produk kemasan yang lebih menarik,” kata Hastati.
 
Selain itu, lanjutnya, aneka produk makanan dengan bahan yang sama perlu didapatkan melalui kelompok.  
 
“Yang lebih penting pangsa pasarnya ditingkatkan dan diperluas dengan melakukan promosi yang tepat sasaran,” ujarnya. (teg/imm)
 
 
Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

Lukman Wafi: Saya Mengundurkan Diri Sebagai Ketua KONI Bojonegoro

"Dengan ini saya Lukman Wafi, menyatakan mengundurkan diri sebagai ketua KONI Kabupaten Bojonegoro, periode 2015 - 2019." PERTAMA, Begitu saya ...

Quote

Peduli

Peduli

Peduli memiliki arti suatu sikap keberpihakan untuk melibatkan diri dalam persoalan keadaan, situasi atau kondisi di sekitar. Manusia yang memiliki ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Budidaya Jamur Jenggel Jagung di Blora Terkendala Pemasaran

Blora- Usaha budidaya jamur janggel (bonggol) jagung yang dilakukan warga Dusun Mojo Kulon Desa Banjarejo Kecamatan Banjerejo Kabupaten Blora, Jawa ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

3.942 kunjungan

6.132 halaman dibuka

170 pengunjung online

Bulan ini

163.203 kunjungan

265.282 halaman dibuka

Tahun ini

349.489 kunjungan

583.079 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 722.605

Indonesia: 10.904

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015