Musibah Kebakaran
Rumpun Bambu Dekat Pemukiman Warga di Ngasem Bojonegoro Terbakar
Senin, 07 Oktober 2019 08:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Lagi-lagi, peristiwa kebakaran semak dan rumpun bambu kembali terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Rumpun bambu yang berdekatan dengan pemukiman warga di Dukuh Dempolgarut Desa Jelu RT 028 RW 008 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro milik Mbah Sadi, pada Minggu (06/10/2019) pukul 18.00 WIB, terbakar.
Diduga, penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari pembakaran sampah yang menjalar ke rumpun bambu tesebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun dikarenakan rumpun bambu tersebut membahayakan rumah warga di sekitarnya, sehingga peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga setempat.
Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran di Dukuh Dempolgarut Desa Jelu Kecamatan Ngasem Bojonegoro. Minggu (06/10/2019)
Informasi yang didapat awak media ini dari Kepala Bidang Pengendalian Kebakaran, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro, Sukirno SSos, bahwa kebakaran diperkirakan mulai terjadi pukul 16.30 WIB, dan Dinas Pemadam Kebakaran menerima laporan pukul 18.32 WIB. Selanjutnya pihaknya mengirimkan dua unit mobil pemadam kebakaran, satu unit dari Pos Ngasem dan satu unit dari Pos Bojonegoro Kota, berikut 9 personel.
"Petugas tiba di lokasi pukul 18.49 WIB, dan api dapat dipadamkan pukul 20.15 WIB." kata Sukirno.
Petugas saat berupaya memadamkan kebakaran di Dukuh Dempolgarut Desa Jelu Kecamatan Ngasem Bojonegoro. Minggu (06/10/2019)
Hal senada juga disampaikan Kapolsek Ngasem, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dumas Barutu SH, bahwa kebakaran tersebut diperkirakan mulai terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Warga telah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun dikarenakan api semakin membesar dan dikarenakan lokasi kebakaran berdekatan dengan pemukiman warga, sehingga warga segera meminta bantuan mobil pemadam kebakaran, pada Dinas Pemadam Kebakaran.
"Diduga penyebab kebakaran atau sumber api berasal dari pembakaran sampah yang menjalar ke rumpun bambu tesebut." kata Kapolsek.
Dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, namun dikarenakan rumpun bambu tersebut membahayakan rumah warga di sekitarnya, sehingga peristiwa tersebut sempat menghebohkan warga setempat.
"Korban jiwa Nihil. Kerugian material diperkirakan sebesar 500 ribu rupiah," tutur Kapolsek.
Menyikapi sering terjadinya peristiwa kebakaran selama musim kemarau ini, khususnya di wilayah Kecamatan Kabupaten Bojonegoro, Kapolsek kembali mengimbau kepada warga masyarakat, khususnya warga di Kecamatan Ngasem, agar lebih berhati-hati dan tetap waspada terhadap potensi timbulnya musibah kebakaran.
“Jika terjadi kebakaran, segera hubungi petugas kepolisian atau langsung meminta bantuan pada Dinas Pemadam Kebakaran," tutur AKP Dumas Barutu. (red/imm)