Peristiwa Angin Kencang
Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah Warga di Ngraho, Bojonegoro Alami Kerusakan
Kamis, 08 Januari 2026 21:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Akibat hujan deras yang disertai angin kencang, mengakibatkan puluhan rumah di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kerusakan. Kamis (08/01/2026).
Setidaknya 89 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan ringan akibat diterjang angin atau tertimpa pohon tumbang. Kabel listrik milik PLN sepanjang 500 meter juga tertimpa pohon tumbang.
Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Sementara total kerugian material ditaksir mencapai Rp 8 juta rupiah.
Petugas saat lakukan penanganan dampak angin kencang di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro. Kamis (08/01/2026) (Aset: Istimewa)
Kapolsek Ngraho, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Sutaryanto menjelaskan bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Kamis (08/01/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, di wilayah Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho telah terjadi hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan bangunan rusak dan pohon tumbang di beberapa titik
Setelah menerima laporan, pihaknya bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi pohon yang tumbang dan melakukan pendataan bangunan yang mengalami kerusakan.
“Akibat hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan kerusakan rumah dan pohon roboh. Ditemukan 89 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan,” tutur Kapolsek Iptu Sutaryanto.
Adapun data rumah yang mengalami kerusakan antara lain 23 rumah di Dusun Mendeg, Desa Luwihaji RT 017 RW 005. Sebanyak 7 rumah mengalami kerusakan ringan dan 2 diantaranya akibat tertimpa pohon di Dusun Mendeg, Desa Luwihaji RT 005 RW 002. Sebanyak 32 rumah mengalami kerusakan ringan di Dusun Mendeg, Desa Luwihaji RT 016 RW 005. Dan 27 rumah mengalami kerusakan ringan di Dusun Mendeg, Desa Luwihaji RT 018 RW 005.
Selain itu, kabel listrik milik PLN sepanjang 500 meter juga tertimpa pohon tumbang.
“Korban jiwa Nihil. Kerugian material sekitar delapan juta rupiah,” kata Kapolsek.
Usai kejadian tersebut, aparat bersama pemerintah desa dan warga setempat melakukan pendataan dan bergotong-royong melaukan penanganan kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan imbauan agar pohon yang berada di dekat rumah untuk ditebang guna menghindari bahaya angin kencang.” kata Kapolsek.
Melalui media ini Kapolsek juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya di Kecamatan Tambakrejo dan Kabupaten Bojonegoro umumnya, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari adanya angin kencang saat musim hujan ini.
Pihaknya berpesan jika terjadi hujan yang disertai angin kencang, agar masyarakat senantiasa waspada. Selain itu jika sedang mengendarai kendaraan bermotor, disarankan untuk berhenti sementara, dan mencari tempat parkir atau berteduh yang aman.
"Jika ingin berteduh, jangan berteduh di bawah pohon atau papan reklame." kata Kapolsek Iptu Sutaryanto. (red/imm)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo