Peristiwa Kebakaran Lahan
Akibat Pembakaran Sampah, Semak dan Rumpun Bambu Milik Warga Ngambon Bojonegoro Terbakar
Jumat, 15 November 2019 18:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
<div>Bojonegoro (Ngambon) - Kebakaran semak belukar dan rumpun bambu terjadi pada Jumat (15/11/2019) sekira pukul 16.00 WIB, di lahan pekarangan milik Jefri (35), warga Desa Bondol RT 007 RW 003 Kecamatan Ngambon Kabupaten Bojonegoro.</div> <div> </div> <div class="gas-plc-a hidden-print"><ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6127875212261267" data-ad-slot="6588846895"></ins><script>(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});</script></div> <div> </div> <div>Penyebeb kebakaran atau sumber api berasal dari sampah yang dibakar, yang kemudian apinya tertiup angin sehingga apinya membesar dan merembet ke rumpun bambu yang ada di lokasi tersebut.</div> <div> </div> <div>Tidak ada korban jiwa amupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Petugas pemadam kebakaran yang segera datang ke lokasi kejadian dapat memadamkan api kebakaran tersebut.</div> <div> </div> <div> </div> <div><img class="img-responsive lazy" class="img-responsive lazy" data-src="https://beritabojonegoro.com/upload/2019-11/1115_KBKRN_NGAMBON_BBC_02.jpg" alt="" width="1000" height="562" /></div> <div> </div> <div> <p style="padding-left: 30px;"><span style="font-size: 8pt;">Petugas saat memadamkan api kebakaran semak belukar dan rumpun bambu di lahan pekarangan milik Jefri (35), warga Desa Bondol Kecamatan Ngambon Bojonegoro. Jumat (15/11/2019)</span></p> </div> <div style="padding-left: 30px;"> </div> <div>Informasi yang didapat media ini Kapolsek Ngambon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pujiono, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Jumat (15/11/2019) sekira pukul 15.00 WIB, tetangga korban yang bernama Sumarno, sedang mebersihkan lahan pekarangannya dengan cara dibakar.</div> <div> </div> <div>"Tiba-tiba datang angin kencang sehingga apinya membesar dan merembat hingga membakar rumpun bambu milik korban." kata Kapolsek</div> <div> </div> <div class="gas-plc-a hidden-print"><ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6127875212261267" data-ad-slot="6588846895"></ins><script>(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});</script></div> <div> </div> <div>Karena api semakin membesar selanjutnya perangkat desa setempat meminta bantuan mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Pos Ngambon, sementara warga bersama aparat, berupaya membantu melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.</div> <div> </div> <div>"Setelah datang petugas pemadam kebakara, kurang lebih sekitar 30 menit kemudian api baru bisa dipadamkan. Korban jiwa nihil. Kerugian material juga nihil," kata Kapolsek.</div> <div> </div> <div class="gas-plc-a hidden-print"><ins class="adsbygoogle" style="display:block; text-align:center;" data-ad-layout="in-article" data-ad-format="fluid" data-ad-client="ca-pub-6127875212261267" data-ad-slot="6588846895"></ins><script>(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});</script></div> <div> </div> <div>Menyikapi peristiwa kebakaran tersebut, melalui media ini Kapolsek mengimbau kepada warga masyarakat untuk tidak menyalakan api yang berpotensi menimbulkan kebakaran.</div> <div> </div> <div>"Agar lebih berhati-hati dan tetap waspada terhadap potensi timbulnya musibah kebakaran. Jika menyalakan api, sebelum ditinggal, pastikan bahwa api tersebut benar-benar telah padam,” tutur Kapolsek. (red/imm)</div> <div> </div> <div> </div>




































