Percobaan Bunuh Diri
Diduga Masalah Asmara, Remaja Putri Asal Demak Lakukan Percobaan Bunuh Diri di Bojonegoro
Kamis, 21 November 2019 12:00 WIBOleh Tim Redaksi Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro - Seorang remaja putri berinisial Y (22), warga Kecamatan Mragen Kabupaten Demak, pada Kamis (21/11/2019) sekira pukul 07.00 WIB pagi tadi, melakukan percobaan bunuh diri, dengan meminum sabun atau detergen cair pencuci piring, di rumah warga di Jalan dokter Wahidin Sudiro Husodo Bojonegoro.
Sebelumnya, korban datang ke rumah pemuda yang diaku sebagai kekasihnya, di Jalan dokter Wahidin Bojonegoro, untuk membicarakan hubungan mereka, namun terjadi cek cok. Beberapa saat kemudia, korban tiba-tiba mengambil sabun cair pencuci piring dan meminumnya.
Beruntung, saksi atau ayah pemuda tersebut segera menolong korban dan membawanya ke RSUD Bojonegoro, sehingga nyawa korban dapat diselamatkan.
Petugas saat meminta keterangan saksi peristiwa percobaan bunuh diri yang dilakukan Y (22), warga Kecamatan Mragen Kabupaten Demak. Kamis (21/11/2019)
Kapolsek Bojonegoro Kota, Komisaris Polisi (Kompol) Eko Dhani Rinawan S SH, saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan, bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait adanya percobaan bunuh diri, seorang remaja putri asal Demak, di rumah warga di Jalan dokter Wahidin Sudiro Husodo Bojonegoro.
Adapun kronologi kejadian tersebut bermula, pada Kamis (21/11/2019) sekira pukul 06.30 WIB, korban datang ke rumah pemuda yang diaku sebagai kekasihnya, di Jalan dokter Wahidin Sudiro Husodo Bojonegoro.
"Kemudian korban dan kekasihnya tersebut berbincang-bincang lalu terjadi cek-cok," kata Kapolsek.
Selanjutnya korban dan pemuda tersebut kembali berbincang-bincang, sementara orang tua pemuda tersebut melakukan aktivitas sehari-hari. Kemudian, pemuda tersebut diajak ibunya keluar rumah untuk beraktivitas, sedangkan korban tetap tinggal, bersama ayah dan nenek pemuda tesebut.
Saat ditinggal tersebut, korban bolak-balik ke kamar mandi, hingga tiga kali, dan sempat ditegur oleh nenek pemuda tersebut, dan diminta agar tidak mengunci kamar mandi.
"Saat hendak ke kamar mandi yang keempat kalinya, tiba-tiba korban mengambil sabun cair pencuci piring yang berada di wastafel dan meminumnya," kata Kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut, sang nenek segera berteriak-teriak sementara ayah pemuda tersebut sepontan langsung menghampiri korban dan mamasukkan jari ke mulut korban, dengan maksud agar korban memuntahkan cairan sabun tersebut.
"Selanjutnya korban di bawa ke RSUD Bojonegoro, untuk mendapatkan pertolongan medis." kata Kapolsek.
Masih menurut Kapolsek, bahwa dalam kejadian tersebut, nyawa korban berhasil diselamatkan. "Korban selamat." pungkas Kapolsek.
Sementara itu, infoormasi yang didapat awak media ini dari petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dokter Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, yang tidak mau disebutkan namanya, bahwa setelah sampai di rumah sakit, petugas langsung memberikan pertolongan kepada korban.
"Dilakukan tindakan cuci lambung saja," tutur petugas yang tidak mau disebut namanya tersebut. (red/imm)