Peristiwa Angin Kencang
Lagi, Akibat Diterjang Angin, 2 Rumah Warga Tambakrejo Bojonegoro Roboh
Minggu, 24 November 2019 21:00 WIBOleh Dan Kuswan SPd Editor Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Tambakrejo) - Lagi-lagi, akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi Minggu (24/11/2019) sore, mengakibatkan 2 rumah milik warga di Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, roboh.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut, sementara kedua korban ditaksir menerita kerugian material sebesar Rp 45 juta.
Kedua rumah yang roboh tersebut diketahui milik Sarmin (50), warga Desa Sendangrejo RT 001 RW 001 Kecamatan Tambakrejo dan rumah milik Suparwi (60), warga Desa Sendangrejo RT 002 RW 001 Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro.
Diberitakan sebelumnya, akibat hujan deras yang disertai angin kencang yang terjadi ddalam waktu yang hampir bersamaan di wilayah Kecamatan Ngambon, mengakibatkan Balai Desa Bondol, roboh. Dalam peristiwa tersebut juga tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material masih dalam pendataan petugas.
Kondisi rumah warga Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro, yang roboh akibat diterjang angin kencang. Minggu (24/11/2019)
Menurut keterangan Kepala Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo, Rusmini, bahwa kronologi kejadian tersebut bermula pada Minggu (24/11/2019) sekira pukul 16.00 WIB, di wilayah Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo telah terjadi hujan deras disertai angin kencang.
"Setelah hujan reda, rumah milik Sarmin dan Suparwi diketahu telah roboh akibat diterjang angin." kata Kepala Desa Sendangrejo Kecamatan Tambakrejo, Rusmini.
Hal senada juga disampaikan Kapolsek Tambakrejo, Inspektur Satu (Iptu) Mujiono, bahwa pihaknya telah menerrima laporan terkait adanya 2 rumah warga yang roboh akibat diterjang angin kencang, masing-masing milik Sarmin (50), warga Desa Sendangrejo RT 001 RW 001 Kecamatan Tambakrejo dan rumah milik Suparwi (60), warga Desa Sendangrejo RT 002 RW 001 Kecamatan Tambakrejo.
"Sementara dua rumah warga yang dilaporkan roboh," kata Kapolsek.
Kapolsek menerangkan bahwa bangunan rumah milik Sarwan yang roboh berukuran lebar 6 meter dan panjang 12 meter, rangka dan dinding terbuat dari kayu, atap dari genting. Akibat kejadian tersebut korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 30 juta rupiah.
Sementara untuk bangunan rumah Suparwi, lebar 6 meter dan panjang 8 meter, rangka dan dinding terbuat dari kayu, atap dari genting. Akibat kejadian tersebut korban ditaksir menderita kerugian material sebesar Rp 15 juta rupiah.
"Untuk korban jiwa nihil. Karena faktor cuaca, aparat dan perangkat desa setempat baru akan melakukan kerja bakti pada besok pagi," kata Kapolsek. (red/imm)