News Ticker
  • Kementerian HAM Kantor Wilayah Jawa Timur Gelar Analisa dan Evaluasi Produk Hukum Daerah di Bojonegoro
  • 4 Mouse Wireless Logitech M650 Terbaik
  • Perkuat Tata Kelola Data, Pemkab Bojonegoro Ikuti Evaluasi EPSS 2026 Bersama BPS
  • Depresi dan Cemas Bisa Pangkas Harapan Hidup Hingga 20 Tahun
  • 15 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 15 Juli 2026
  • Dekranasda Bojonegoro Promosikan Produk Unggulan UMKM Makassar
  • 200 Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar KKN di Bojonegoro, Fokus Mengabdi di Kanor dan Sumberrejo
  • Siapkan Lulusan SMA dan SMK Masuk Dunia Kerja, Disperinaker Bojonegoro Gelar Career Booster Session
  • 14 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 14 Juli 2026
  • Masa Libur Sekolah 2026, Volume Pelanggan Kereta Api di Stasiun Bojonegoro Naik 13 Persen
  • PMI Bojonegoro Gandeng Australia Red Cross Perkuat Pelayanan Bencana di DAS Bengawan Solo
  • Pelajar SMAN 1 Bojonegoro Raih Juara I Duta SMA Jatim, Siap Melaju ke Tingkat Nasional
  • Pengurus MUI Jawa Timur Resmi Dikukuhkan, Fokus Dakwah Digital dan Kesehatan Mental Masyarakat
  • Kunjungan Kerja di Bojonegoro, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Rencana Pengembangan Batalyon TP 885 dan Brigif 33 di Dander
  • 11 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 11 Juli 2026
  • Kandang Ayam Senilai Rp6 M di Malo, Bojonegoro Ludes Terbakar
  • Panen Melon Bersama, Bupati Bojonegoro Ajak Generasi Muda Bangun Pertanian Modern
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp11,03 Miliar untuk Lima Program Beasiswa Mahasiswa
  • Seorang Lansia Bojonegoro Tewas Tertabrak Kereta Api Jayabaya di Perlintasan Baureno
  • Perkiraan Harga Emas Hari Ini, 10 Jul 2026
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 10 Juli 2026
Jelang New Normal, Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Lakukan Sejumlah Persiapan

Jelang New Normal, Perajin Gerabah Desa Rendeng Malo, Bojonegoro, Lakukan Sejumlah Persiapan

Bojonegoro - Dampak pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia juga berimbas pada sektor wisata di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya Wisata Edukasi Gerabah di Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro, yang biasanya pada waktu hari-hari biasa, sebelum adanya pandemi Covid-19 ramai dikunjungi wisatawan, kini menjadi sepi. Akibatnya warga setempat yang mayoritas perajin gerabah kondisi ekonomin menurun.
 
 
Namun seiring dengan adanya wacana penerapan tatanan baru atau new normal, warga masyarakat setempat khususnya para perajin gerbah mulai mempesiapkan diri guna menyambut new normal tersebut.
 
Kepala Desa Rendeng Kecamatan Malo, Muslih kepada awak media ini Kamis (18/06/2020) menuturkan bahwa para pegiat Wisata Eduksi Gerabah di desanya berharap agar covid-19 ini segera berakhir, agar masyarakat yang sehari-hari bekerja membuat gerabah dapat kembali memasarkan hasil karyanya.
 
"Adanya virus covid 19 ini sangat berdampak pada segi ekonomi masyarakat Desa Rendeng yang mayoritas petani yang merangkap sebagai perajin gerabah." tutur Muslih.
 
 

Gapura selamat datang di lokasi Wisata Edukasi Gerabah Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.

 
Muslih menjelaskan bahwa selama pandemi Covid-19 ini, warga di desanya hanya bergantung dari segi pertanian, namun dirinya mengaku bahwa saat ini tanaman padi warga banyak yang diserang hama, sehingga sebagian terancam gagal panen.
 
Hanya saja, lanjut Muslih, meskipun kondisi pemasaran gerabah saat ini masih sepi, sebagian masyarakat masih tetap memproduksi gerabah.
 
"Warga masih tetap bikin, cuma terkait pemasaran saat ini belum bisa memasarkan. Semoga Covid-19 ini segera berahir sehingga wisata edukasi gerabah dapat kembali normal." tutur Muslih.
 
 
 
Sementara saat disinggung terkait adanya wacana pemberlakuan new normal, pihaknya bersama masyarakat pegiat wisata edukasi gerabah sudah mulai melakukan berbagai persiapkan, di antaranya dengan menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan bagi para pengunjung, dan pengadaan sejumlah fasilitas, antara lain tempat parkir yang memadahi, lokasi swafoto (selfie), dan area food court atau pujasera yang sedang proses pembangunan.
 
"Sampai kapan wisata edukasi akan dibuka kembali, kami masih menunggu instruksi dari pemerintah." kata Muslih.
 
 
 
 

Kerajinan Gerabah asal Desa Rendeng Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro.

 
Sementara Ketua Bumdes Karya Mulya Desa Rendeng Kecamatan Malo, Siti Yuliatin mengatakan bahwa dengan adanya Covid-19 ini dampaknya betul-betul dirasakan oleh masyarakat, khususnya dari sisi ekonomi yang menurun drastis.
 
"Saat ini para perajin masih tetap produksi gerabah, akan tetapi tidak seperti biasanya, sebelum adanya virus Corona. Biasanya tiap bulan masing-masing perajin bisa memproduksi puluhan sampai ratusan, tetapi saat cuma sedikit. Hanya memproduksi dari pemesan saja," tutur  Siti Yuliatin.
 
 
 
Pada kesempatan tersebut pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, baik pemeintah Pusat, Provinsi maupun Pemkab Bojonegoro yang telah memberikan program jaring pengaman sosial baik berupa Bantuan langsung Tunai (BLT), Bantuan Sosial Tunai (BST), maupun program lain seperti sembako dan lain-lain.
 
"Alhamdulillah dengan adanya bantuan sosial dari pemerintah seperti BLT, BST, maupun yang lainnya, mampu meringankan beban masyarakat akibat dampak Covid-19. Kami berharap agar suasana bisa normal kembali agar perekonomian masyarakat bisa kembali membaik," kata Siti Yuliatin. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

15 Juli dalam Sejarah

Tahukah Anda

15 Juli dalam Sejarah

Tanggal 15 Juli menyimpan banyak catatan penting dalam lembaran sejarah dunia dari berbagai era. Mulai dari penemuan arkeologi yang mengubah ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1784133916.2716 at start, 1784133918.3275 at end, 2.0559110641479 sec elapsed