Permintaan Kambing Kurban di Bojonegoro Meningkat, Peternak Mulai Kebanjiran Pesanan
Rabu, 13 Mei 2026 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Menjelang Hari Raya Idul Adha, penjualan kambing kurban di Kabupaten Bojonegoro mulai mengalami peningkatan. Kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi para peternak karena tingginya minat pembeli juga diikuti kenaikan harga jual hewan ternak.
Situasi ini dirasakan langsung oleh Didik (28), peternak kambing gibas asal Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Bojonegoro. Ia mengatakan tren kenaikan harga kambing mulai terlihat sejak sepekan setelah Lebaran Idul Fitri. Sebelumnya, pada awal 2026, harga kambing sempat mengalami penurunan cukup tajam.
“Awal tahun kemarin harga sempat anjlok, tapi sekarang sudah mulai naik lagi menjelang Idul Adha,” ujar Didik.
Saat ini, Didik memiliki sekitar 400 ekor kambing gibas yang dipelihara untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban masyarakat pada Idul Adha tahun ini. Menurutnya, kambing jenis gibas cukup diminati karena memiliki ukuran tubuh besar dan dinilai layak untuk kurban.
Untuk harga jual, kambing jantan dipasarkan mulai Rp2,3 juta hingga Rp3 juta per ekor, tergantung ukuran serta kondisi fisik hewan. Sedangkan kambing betina dijual dengan harga di bawah Rp2 juta.
Didik mengaku sebagian kambing miliknya telah dipesan lebih awal oleh pembeli. Pemesanan dilakukan agar ketersediaan stok tetap aman hingga mendekati hari raya.
“Sudah ada yang booking juga, nanti tinggal antar saat mendekati Idul Adha,” jelasnya.
Meningkatnya permintaan hewan kurban turut berdampak pada pendapatan peternak. Pada musim Idul Adha tahun ini, Didik memperkirakan omzet penjualannya bisa mencapai puluhan juta rupiah.
Selain pembeli dari Bojonegoro, permintaan kambing gibas juga datang dari sejumlah daerah sekitar. Para peternak pun berharap tren kenaikan harga dan permintaan hewan kurban terus berlanjut hingga mendekati perayaan Idul Adha.(red/toh)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Mohamad Tohir
Publisher: Mohamad Tohir






































