News Ticker
  • Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas
  • Pemprov Jatim Borong Penghargaan Nasional di Peringatan Hari Otonomi Daerah
  • Perkuat Ketahanan Pangan, Program KOLEGA Bojonegoro Sasar 335 Keluarga Penerima Manfaat Tahun 2026
  • Optimalkan Pencegahan Korupsi, BPKP Pusat Jadikan Bojonegoro Percontohan Nasional
  • Perkuat Tata Kelola, 430 Pengurus Koperasi Desa Merah Putih Ikuti Bimtek Laporan Keuangan
  • Minimal 46 Persen Penduduk Bojonegoro Harus Ikuti CKG Tahun 2026
  • Wabup Nurul Azizah Ajak Masyarakat Bojonegoro Beli Telur Hasil Program Gayatri
  • Prakiraan Cuaca 28 April 2026 di Bojonegoro
  • 28 April dalam Sejarah
  • Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, KAI Sampaikan Permohonan Maaf
  • Wujudkan Asta Cita Melalui Otoda, Pemkab Bojonegoro Raih Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Terbaik 2025
  • Kalender Jawa, Besok tanggal 28 April 2026 jatuh pada hari Selasa Kliwon
  • Jelang Iduladha, Harga Sapi di Bojonegoro Melonjak Naik
  • Permudah Jemaah, Aktivasi Nusuk Tak Perlu Tunggu di Arab Saudi Kini Bisa Diselesaikan di Asrama Haji
  • Jalur Pendakian Gunung Semeru Kembali Dibuka, Namun ada Batas Kuota Harian
  • Rupiah Bergerak Tak Stabil, Sentuh Potensi Pelemahan di Level Rp17.200-an
  • Bulog dan Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Harga Tak Ada Perubahan HET
  • DKPP Bojonegoro Ajak Petani Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau Lebih Kering
  • Kemenag Bojonegoro Ajak Pengurus Masjid Segera Urus Legalitas
  • Update Harga Emas Antam 27 April 2026: Emas Batangan 1 Gram Tembus Rp2,8 Juta
  • Prakiraan cuaca di Bojonegoro untuk hari ini, Senin, 27 April 2026
  • 27 April dalam Sejarah
  • kalender Jawa, tanggal 27 April 2026 jatuh pada hari Senin Wage
  • Bupati Blora Resmikan Gedung Rawat Inap Nusa Indah RSUD dr. Soetojono
Update Corona Blora 27 Juni: ODP 20, PDP 6, Positif 48, Dirawat 36 Meninggal 5 Sembuh 7

Virus Corona

Update Corona Blora 27 Juni: ODP 20, PDP 6, Positif 48, Dirawat 36 Meninggal 5 Sembuh 7

Blora - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora pada Sabtu siang kembali menyampaikan kondisi terkini data perkembangan persebaran virus Corona untuk edisi 27 Juni 2020.
 
 
Kali ini data disampaikan oleh Kapolres Blora selaku Wakil Ketua GTPP Covid-19 yang diwakili oleh Kabag Ops, AKP Supriyo SSos MSi, didampingi Direktur RSUD dr Soetijono Blora dan Sekretaris Dinsos P3A Kabupaten Blora.
 
“Berdasarkan data monitoring GTPP Covid-19 Kabupaten Blora, hingga hari ini jumlah OTG masih ada 80 orang, kemudian ODP ada 20, PDP ada 6 orang, serta reaktif rapid-test ada 36. Adapun kasus positif Covid-19 jumlah total hingga hari ini ada 48, tetap seperti kemarin, dengan rincian 36 dirawat, 7 sembuh, dan 5 meninggal dunia,” ucap AKP Supriyo.
 
Dengan data tersebut, dirinya menyatakan bahwa di Kabupaten Blora belum ada tanda-tanda penurunan kasus Covid-19. Sehingga pihaknya tidak bosan-bosannya meminta masyarakat untuk terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan karena penyakit ini belum ada obatnya dan harus dicegah.
 
“Persebaran virus ini harus terus kita cegah dengan disiplin menerapkan pola hidup sehat dan bersih, serta terus wajib menggunakan masker ketika keluar rumah, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, dan jangan berkerumun. Hal ini akan terus kita ingatkan kepada masyarakat Blora,” tutur AKP Supriyo SSos MSi.
 
 
 
Kemudian berkenaan dengan datangnya musim kemarau, pihaknya juga meminta masyarakat Blora untuk berhati-hati, khususnya ketika membakar sampah atau membuat penghangat ternak di kandang. Jangan sampai memicu terjadinya kebakaran.
 
“Begitu juga untuk warga desa yang ada di pinggiran atau tengah hutan. Jangan membakar ranting atau dedaunan kering yang bisa mengakibatkan kebakaran hutan. Ini akan merugikan ekosistem hutan dan merugikan kita semua,” kata AKP Supriyo SSos MSi.
 
 
 
 

Kabag Ops Polres Blora, AKP Supriyo SSos MSi,, saat sampaikan update perkembangan dan persebaran virus Corona di Kabupaten Blora. Sabtu (27/06/2020)

 
Sementara itu, Direktur RSUD dr R Soetijono Blora, dr Nugroho Adiwarso SpOG, menyampaikan bahwa hingga hari ini masih ada 3 pasien yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit yang ia pimpin.
 
“Sedangkan di Klinik Utama Covid-19 Bakti Padma Klopoduwur, masih ada 4 orang yang dirawat dengan swab positif, dan rencananya akan masuk dua pasien lagi sehingga total akan menjadi 6 pasien,” ujar dr Nugroho.
 
Pihaknya juga menyampaikan bahwa hingga sekarang RSUD Blora masih melarang kunjungan besuk pasien guna pencegahan penularan penyakit. Menurutnya mencegah lebih baik daripada mengobati.
 
 
Selanjutnya, Sekretaris Dinsos P3A Blora, Ir Tedi Rindaryo W, menyampaikan terkait jaringan pengaman sosial dan jaring pengaman ekonomi yang disalurkan dalam rangka penanggulangan dampak pandemic Covid-19.
 
“Untuk Bansos Sembako Perluasan melalui Himbara dengan total penerima sebanyak 33.057 KPM saat ini sudah selesai pembagian KKS nya dan KPM sudah melakukan transaksinya untuk sembako bulan April, Mei dan Juni di e-Warong nya masing-masing,” ucapnya.
 
Bersama ini juga ia sampaikan bahwa KPM yang namanya sudah tercantum dalam BNBA penerima bansos sembako perluasan dan dobel dengan JPS Kabupaten, maka menurutnya KPM wajib satu saja, yakni memilih Bansos Sembako Perluasan karena ada keterkaitan dengan hak yang ada di dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).
 
“Karena mereka yang sudah tercantum dalam BNBA sembako perluasan adalah mereka yang masuk dalam DTKS. Kemudian yang KKS nya belum diambil atau saat pembagian tidak hadir, masih bisa diambil di BRI unit terdekat di wilayah masing-masing,” tambahnya.
 
 
Kemudian ada juga Jaring Pengaman Ekonomi (JPE) yang merupakan bantuan dari Pemprov Jateng. Yang mana menurutnya untuk JPE tahap I telah selesai dilaksanakan untuk 48 kelompok yang terdiri dari TK Perempuan Kepala Keluarga, Kader PKK, dan Perempuan rentan lainnya yang terdampak Covid-19 berupa pembuatan masker non medis sebanyak 72.000 buah masker.
 
“Sedangkan JPE tahap II berupa kegiatan pembuatan face shield untuk 55 kelompok , total 550 penerima manfaat (1 kelompok ada 10 anggota), di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora. Masing-masing kelompok diminta membuat 1700 face shield dan diberikan ongkos pembuatan Rp 2.750,00 per buah melalui transfer rekening ketua kelompok. Bahan nya akan didistribusikan mulai 9 Juli 2020, dan batas akhir penyelesaiannya 20 Juli 2020,” kata Ir Tedi Rindaryo W.
 
Dengan adanya kegiatan ini, pihaknya memohon bantuan Camat dan Ketua Tim Penggerak Kecamatan untuk memantau dan memotivasi kelompok yang ada di wilayahnya sehingga program JPE tahap kedua ini bisa berjalan lancar sesuai target. (teg/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1777373531.757 at start, 1777373532.5834 at end, 0.82636404037476 sec elapsed