News Ticker
  • Pemkab Bojonegoro Dorong Serapan Telur Program Gayatri, ASN Wajib Dukung Produk Peternak Lokal
  • Hantavirus Jadi Sorotan Dunia, Ini Penjelasan Ahli soal Penularan dan Bahayanya
  • Khofifah Dorong Bank Jatim Percepat Transformasi Digital dan Perkuat Pembiayaan UMKM
  • Pemkab Bojonegoro Alokasikan Rp21 Miliar untuk Program Domba Kesejahteraan, Sasar Ribuan Keluarga Miskin
  • Perangkat Desa Bojonegoro Keluhkan Siltap Tak Terbayar Penuh, Minta Regulasi Baru Lebih Berpihak
  • Hadapi Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Bojonegoro Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Pembinaan HIPPAM
  • Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Kapolres Bojonegoro Kunjungi Kantor ATR/BPN
  • Ratusan Siswa Berprestasi Terima Penghargaan dari Pemkab Bojonegoro, Jadi Inspirasi Generasi Muda
  • IGTKI Bojonegoro Dorong Guru TK Adaptif di Era AI Lewat Workshop Pembelajaran Digital Kreatif
  • Harga Emas Hari Ini 8 Mei 2026: Emas 1 Gram Tembus Rp2,84 Juta
  • Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya
  • Akses Izin Air Tanah Dipermudah, Kemen ESDM Percepat Program Sumur Bor Pertanian Bojonegoro
  • Target PTSL Bojonegoro Bertambah Menjadi 35 Desa Dampak Pengalihan Kuota Pusat
  • Gerakan Pangan Murah di Purwosari Bojonegoro Catat Omzet Puluhan Juta Rupiah
  • Atasi Genangan Kronis, Wabup Bojonegoro Sidak Drainase dan Temukan Pompa Tidak Maksimal
  • Antisipasi El Nino Ekstrem, Pemkab Bojonegoro Petakan 73 Desa Rawan Kekeringan
  • Menag Nasaruddin Umar: Tiada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
  • Prakiraan Cuaca 07 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 07 Mei dalam Sejarah 
  • Pemkab Bojonegoro Fasilitasi 100 UMKM Urus Legalitas Lewat Program SALEHA
  • Komisi B DPRD Bojonegoro Dorong Kemandirian Puskesmas Lewat Optimalisasi BLUD
  • Alvin Putra dan Ridwan Firdaus, Dua Pelajar SMPN 1 Purwosari yang Sulap Limbah Bonggol Pisang Jadi Kandidat Pencegah Kanker
  • Pemkab Bojonegoro Matangkan Program Gayatri 2026 dan Perkuat Pendampingan Pascapenyaluran
  • Adaptasi Teknologi Digital, Guru TK di Bojonegoro Bekali Diri dengan Kemampuan Koding dan AI
Senang Bertemu Wakil Presiden Boediono dan Menteri Yohana Yembise

Hafidz, Peserta Konferensi Anak Indonesia dari Bojonegoro

Senang Bertemu Wakil Presiden Boediono dan Menteri Yohana Yembise

Oleh Vera Astanti

Kapas - Acara Konferensi Anak Indonesia yang dilaksanakan pada Jumat, 6 November 2015 lalu di Jakarta, masih menyisakan kebanggaan pada anak-anak Bojonegoro yang berkesempatan hadir. Salah satunya adalah Hafidz, anak penyandang cacat tuna netra dari Sekolah Luar Biasa Tut Wuri Handayani, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Hafidz merupakan satu-satunya siswa dari SLB yang diundang dalam Konferensi Anak Indonesia 2016. Kekurangan dalam penglihatan tidak menghambat prestasinya. Karangannya tentang permainan bocah, “Petak Umpet” berhasil membawanya ke Jakarta.

Kepada beritabojonegoro.com (BBC), Hafidz mengisahkan pengalamannya ketika mengikuti Konferensi Anak Indonesia 2016 di Jakarta, tiga pekan lalu. Dia berangkat dari Bojonegoro bersama kedua orangtua dan adiknya menggunakan moda transportasi Kereta Api.

Pada acara tersebut dia sangat terkesan saat diberi kesempatan bertemu dengan tokoh-tokoh penting negeri ini. Sebut saja, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr H Boediono MEc, juga Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, serta tokoh penting lainnya.

"Ibu Menteri cerita kalau cita-citanya dulu sebenarnya ingin menjadi pilot. Tapi ndak tahunya, sekarang malah jadi Menteri. Kalau Pak Boediono cerita tentang cita-cita waktu SD mau jadi pembuat wayang kulit, tetapi malah jadi Wakil Presiden," tutur Hafidz dengan semangat.

Dalam acara Konferensi Anak Indonesia, 6 November 2015 lalu, Hafidz menunjukkan penampilan terbaiknya dalam permainan piano. Dengan penuh penghayatan dan melodi dia membawakan lagu bertitel “Jangan Menyerah” karya grub band papan atas D’masiv. Selain itu, dia juga mahir dan rancak membawakan lagu Tegar, Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, dan lainnya.

Putra sulung dari pasangan Siti Nurul dan Ahmad Munif itu ternyata punya cita-cita tinggi menjadi pemusik handal. Awal dia mengenal musik sejak kelas III SLB. Dia dilatih dan diarahkan dua guru ekstrakulikernya di sekolah, yakni Pak Son dan Pak Beni.

Pada kesempatan Hari Guru 25 November 2015 ini, Hafidz ingin mengucapkan terima kasih kepada Bu Hartik dan guru lainnya yang sudah membimbingnya. "Terima kasih karena telah mengajarkan saya menulis dan membaca serta banyak ilmu lainnya," ungkapnya.

Hafidz memang memiliki kekurangan pada indera penglihatannya. Namun kondisi itu tidak mengurangi semangatnya untuk menjadi anak yang mandiri. Dia bisa berjalan di sekolah tanpa bantuan orang lain. Di rumahnya, dia juga bisa naik sepeda.

Meskipun banyak anak sebayanya kerap menggoda dan mempermainkan, dia tetap semangat dalam menjalani harinya.

Bahkan Hafidz berani berpesan kepada anak-anak di Bojonegoro agar terus rajin belajar dan tidak mudah patah arang atau menyerah. “Seperti saya ini, walaupun memiliki kekurangan. Saya malah bisa mewakili Bojonegoro di acara Nasional," tandasnya bangga. (ver/tap)

 

*) Foto hafizd didampingi ibu gurunya

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia Modern dan Ilusi Kebenaran, Antara Kesadaran dan terjebak Tipu Daya

Dunia modern bergerak seperti kereta tanpa rem, sangat cepat, bising, dan sering kali membingungkan. Setiap hari kita disuguhi informasi yang ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Film Para Perasuk, Ruang Aman di Balik Magis Desa Latas

Sutradara Wregas Bhanuteja kembali menggebrak sinema tanah air melalui karya terbarunya, Para Perasuk. Berbeda dengan pakem film bertema mistis pada ...

1778235989.4566 at start, 1778235989.7342 at end, 0.27757000923157 sec elapsed