News Ticker
  • Tangani Kasus Anak Tidak Sekolah, Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan Strategi Khusus dan Jalur Alternatif
  • Madrasah dan Pesantren Siap Jadi Basis Solusi Nasional Penuntasan Anak Tidak Sekolah
  • Seperempat Abad Merantau Lansia Sebatang Kara di Bojonegoro Dievakuasi ke Panti Sosial Magetan
  • Faktor Ekonomi Hingga Pernikahan Dini Picu 5.610 Anak di Bojonegoro Tidak Sekolah
  • Mudahkan Petani, DKPP Bojonegoro Terapkan Mekanisme Praktis Pengajuan Bantuan Benih Tembakau
  • Tekan Angka Pengangguran Lulusan Vokasi, Pemkab Bojonegoro Perkuat Sinergi Lintas Sektor
  • 09 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 09 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Pertumbuhan Ekonomi Bojonegoro 2026, Sektor Pertanian Naik dan Jadi Penopang
  • Berhasil Tekan Angka Pengangguran, Pemprov Jatim Raih Penghargaan Terbaik I dari Kemendagri
  • Truk Hino Tabrak Pengendara Motor Hingga Tewas di Baureno, Bojonegoro
  • Tips Mendidik Anak TK Berkarakter Baik, Mulai dari Keteladanan hingga 4 Kata Ajaib
  • 08 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 08 Juni 2026 di Bojonegoro
  • Panggung Hiburan Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Bakal Diramaikan Sejumlah Artis Ternama
  • Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik
  • Mitos Warna Jingga pada Telur Tidak Menjamin Tingginya Kandungan Asam Lemak Sehat
  • Pemkab Blora Gelar Kerja Bakti Bersihkan Kali Grojogan, Libatkan Sekitar 300 Personel
  • 07 Juni dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 07 Juni 2026 di Bojonegoro pop
  • Sambut Libur Sekolah KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Diskon Tiket 30 Persen dari Stasiun Bojonegoro
  • Joe Taslim dan Kang Yayan Kembali Beradu Peran dalam Film Internasional The Furious
  • Telur Omega-3 Bukan Berasal dari Ayam Khusus, Begini Penjelasannya
  • Upaya Melestarikan Warisan Budaya, Pemkab Bojonegoro Siap Gelar Wastra Batik Festival 2026
Pengusaha Katering Asal Kota Bojonegoro Manfatkan Media Sosial untuk Promosi

UMKM

Pengusaha Katering Asal Kota Bojonegoro Manfatkan Media Sosial untuk Promosi

Bojonegoro - Dengan adanya media sosial seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp, mempermudah orang untuk saling berkomunikasi. Tentu saja, kemudahan tersebut bisa juga dimanfaatkan untuk mengenalkan alias promosi produk secara gratis.
 
Hal inilah yang dilakukan Ulfa Ana (36) ibu rumah tangga asal Kelurahan Klangon Kecamatan Bojonegoro Kota. Dia mulai mempromosikan usaha katering atau jasa boga, bumbu pecel dan kue produksinya melalui berbagai media sosial.
 
 
Enam tahun lalu, setelah melahirkan anak pertamanya, Ulfa berhenti dari karyawati sebuah bank. Dia ingin fokus merawat anaknya. Namun karena dia terbiasa bekerja, bila hanya mengurus anak dan sebagai ibu rumah tangga, dia merasa bosan. Dia mencoba membuat bumbu pecel dan menjualnya.
 
"Resep bumbu pecel saya peroleh dari ibu saya. Karena ibu juga memiliki usaha katering, tetapi ya hanya dari mulut ke mulut," cerita Ulfa.
 
Bermodal resep ibunya, Ulfa menjajaki dunia wirausahawan. Dia menitipkan bumbu pecel di warung-warung dan mempromosikan lewat media sosial. Dan ternyata para pembeli menyukai bumbu pecel buatanya. Dari situ dia bertekad untuk serius menggarap usahanya. Dia mulai mencari kemasan dan design yang bagus untuk produknya.
 
 
 

Ulfa Ana (36) ibu rumah tangga asal Kelurahan Klangon Kecamatan Bojonegoro Kota dengan kue dan bumbu pecel produksinya. (foto: vera/beritabojonegoro)

 
Setahun berjalan, ibu Ulfa sakit dan diharuskan istirahat total. Ulfa merasa sayang bila usaha katering ibunya harus berhenti. Ulfa nekat menggantikan ibunya untuk menerima pesanan katering. Ternyata dari pelanggan ibunya menilai masakan Ulfa rasanya mirip dengan masakan ibunya.
 
"Dari sana, saya mulai berani mempromosikan katering makanan juga," kata Ulfa.
 
Tidak hanya katering, Ulfa juga terus meningkat keahliannya. Dia juga merambah memproduksi kue kering dan basah. Sesuai dengan pesan ibunya, agar dia selalu mencari peluang. Dan tidak mau menyerah, selalu yakin bahwa rezeki tidak akan tertukar.
 
Selama menggeluti usaha kuliner tersebut, Ulfa mendapat banyak respon dari orang lain. Kadang dia hanya dipandang sebelah mata, karena kerja hanya memasak di rumah dan bukannya bekerja di kantor. Tetapi Ulfa juga sering mendapat respon positif dari teman-temannya, pelanggaran setianya yang merasa senang dengan hasil masakannya.
 
"Sekarang lebih bersyukur, kalau di rumah, kerja bisa sambil momong anak. Selain itu bisa membuka lapangan kerja buat orang lain," tutur Ulfa.
 
 
 
Pada saat pandemi, Ulfa pun tidak terlalu mengalami hambatan. Setiap hari dia masih sibuk melayani nasi kotak, kue atau bumbu pecel.
 
Bila ada pembaca yang berminat untuk memesan nasi kotak atau bumbu pecel serta berbagai kue, bisa menghubungi nomor  +62 856-4947-9989. (ver/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Film Monster Pabrik Rambut, Dobrak Kejenuhan Formula Horor Domestik

Ranah sinema genre cekam tanah air kembali dikejutkan oleh keberanian sutradara Edwin melalui buah karya sinematik terbarunya yang bertajuk Monster ...

1780994317.0892 at start, 1780994318.105 at end, 1.0157730579376 sec elapsed