News Ticker
  • Tutup PKN II di BPSDM Jatim, Khofifah Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif
  • 03 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 3 Juli 2026
  • Verifikasi Rampung, Dinas Pendidikan Bojonegoro Kebut Proses Administrasi Pencairan Beasiswa Lanjutan 2026
  • 34 Kasus Narkoba di Bojonegoro Berhasil Diungkap, 11 Orang Jadi Tersangka
  • Gelar Silaturahmi Perdana, Dewan Pendidikan Bojonegoro Serap Masukan Sektor Pendidikan dari Sejumlah Instansi
  • 487 Mahasiswa Peternakan UB Malang Gelar KKNT di Bojonegoro, Ini Sebarannya
  • 02 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 02 Juli 2026
  • Pemkab Bojonegoro Serahkan Bantuan Gerobak Baru Bagi Para Pedagang Serabi
  • Polres Bojonegoro Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Bupati Wahono Beri Kejutan Tumpeng
  • TPS 3R Srawung Makmur Trucuk, Bojonegoro Jadi Pusat Edukasi, Warga Belajar Budidaya Magot dan Olah Kompos
  • Perkuat Pelayanan Publik Pemprov Jatim Usulkan 2.100 Formasi CPNS dan PPPK Tahun 2026
  • Integricast, Podcast tentang Integritas Pelayanan Publik oleh Inspektorat Bojonegoro
  • Gedung Baru Puskesmas Tanjungharjo Resmi Beroperasi
  • Riset Buktikan Golongan Darah O Miliki Perisai Alami Lebih Kebal dari Risiko Gangguan Jantung
  • 01 Juli dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca Bojonegoro 1 Juli 2026
  • Pengusaha Keluhkan Rumitnya Perizinan di Bojonegoro, DPRD Minta Pelayanan Dievaluasi
  • Ekonomi Tumbuh 5,96 Persen dan Produsen Padi Terbesar Nasional, Khofifah Sebut Capaian Jatim Hasil Kolaborasi Berkelanjutan
  • Sambut Milad ke-40, STIT Muhammadiyah Bojonegoro Gelar Seminar Nasional tentang Pendidikan
  • Mie Ayam Brutal Rahayu di Jalan Pemuda Bojonegoro, Kuliner dengan Banyak Pilihan Menu
  • Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Pelayanan Informasi Publik yang Responsif di Media Sosial OPD Bojonegoro
  • DLH Blora dan Pertamina EP Cepu Bangun Polinator Garden, Jaga Ekosistem Kupu Kupu Lokal
Antisipasi Terbawa Arus Sungai, Pegiat Budaya di Blora Selamatkan Fosil Banteng Purba

Antisipasi Terbawa Arus Sungai, Pegiat Budaya di Blora Selamatkan Fosil Banteng Purba

Blora - Pegiat Budaya yang tergabung dalam Forum Peduli Sejarah Budaya Blora (FPSBB) Kecamatan Cepu, pada Sabtu (23/10/2021), meneyelamatkan atau mengekskavasi fosil banteng purba yang berada di tepian Sungai Kapuan, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, yang lokasinya berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo.
 
Ekskavasi fosil tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan debit air Sungai Bengawan Solo, sehingga dikhawatirkan benda purbakala tersebut akan tergerus dan terbawa arus sungai tersebut.
 
#adsense#
 
Ketua Forum Peduli Sejarah Budaya Blora (FPSBB) Kecamatan Cepu, Joko Purnomo, kepada awak media ini Senin (25/10/2021) mengatakan bahwa penyelamatan fosil tersebut dilakukan karena ada kekhawatiran fosil tersebut akan terbawa arus sungai saat musim penghujan datang, karena letaknya yang berada di tepian sungai.
 
"Fosil itu sudah muncul sebagian kecil, kemudian waktu digali ternyata malah semakin besar," ucap Joko Senin (25/10/2021).
 
 

Pegiat budaya yang tergabung dalam FPSBB Kecamatan Cepu, saat mengekskavasi fosil banteng purba yang berada di tepian Sungai Kapuan, Kecamatan Cepu, Blora. Sabtu (23/10/2021) (foto: dok istimewa)

 
Joko mengatakan bahwa fosil tersebut pertama kali diketahui pada tahun 2019 lalu dan saat itu Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran telah melakukan survey dan penelitian terhadap benda purbakala tersebut.
Selanjutnya pada tanggal 13-23 Oktober 2021 kemarin BPSMP Sangiran kembali melakukan penelitian.
 
"Saya sebagai warka lokal ikut survei geologi dan temuan-temuan fosil. Rencananya memang oleh BPSMP Sangiran akan di ekskavasi, tapi karena waktunya tidak memungkinkan akhirnya kami izin untuk melakukan penyelamatan fosil itu," kata Joko yang asli warga Desa Kapuan, Kecamatan Cepu.
 
Menurutnya, selama proses penyelamatan fosil tersebut, dirinya bersama sejumlah rekannya telah mendapatkan pembekalan dari BPSMP Sangiran.
 
"Kami melakukan penyelamatan karena sempat magang di Sangiran, jadi kami mengerti cara memperlakukan fosil, sehingga tidak ngawur," tutur Joko Purnomo.
 
 
#adsense#
 
Setelah berhasil diangkat pada Sabtu (23/10/2021) lalu, fosil tersebut selanjutnya disimpan di Rumah Artefak Blora.
 
Joko menjelaskan bahwa di lokasi penemuan fosil tersebut nantinya akan dilakukan ekskavasi (penggalian di tempat yang mengandung benda purbakala) di sekitar lokasi penemuan tersebut, karena diduga kuat pada zaman dulu merupakan lingkungan purba.
 
"Kesimpulan terakhir menyatakan daerah Kapuan dan sekitarnya memang benar lingkungan purba," kata Joko.
 
#adsense#
 
Selain fosil banteng, di sekitar lokasi tersebut memang kerap ditemukan sejumlah fosil lainnya. Namun Joko mengungkapkan bahwa tidak semua fosil yang ditemukan tersebut diserahkan ke pemerintah daerah.
 
"Ada beberapa fosil lainnya yang ditemukan beberapa tahun lalu. Sebagian temuan dari masyarakat ada masih tersimpan di rumah mereka dan belum dibawa diserahkan ke Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Blora, namun sempat diidentifikasi oleh BPSMP Sangiran," ujar Joko Purnomo. (teg/imm)
 
 
 
Reporter: Priyo SPd
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Berita Video

Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 Resmi Ditutup

Setelah berlangsung selama empt hari mulai Rabu (17/06/2026), ajang Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 resmi ditutup oleh Ketua Dekranasda ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Dari Ladang Migas ke Ladang Wirausaha: Jejak Nyata PEPC Zona 12 Membangun Kemandirian Desa

Bojonegoro - Berakhirnya fase pengembangan Proyek Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) pada 2021 menjadi titik balik bagi ratusan pemuda Desa Bandungrejo, ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

1783049792.5865 at start, 1783049794.4753 at end, 1.8887388706207 sec elapsed