Serunya Para Ibu Bojonegoro Rayakan Hari Ibu dengan Lomba Tangkap Ikan
Selasa, 23 Desember 2025 11:00 WIBOleh Tim Redaksi
Peringatan Hari Ibu pada 22 Desember di Bojonegoro terasa begitu spesial dan beda dari biasanya. Puluhan ibu dengan antusias terjun langsung ke kolam ikan di UPTD Balai Benih Ikan, milik Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, untuk mengikuti lomba ketangkasan menangkap ikan nila.
Dengan alat sederhana berupa ceting dan wakul nasi berkat yang disediakan panitia, para ibu berlomba-lomba menangkap ikan. Suasana kolam dipenuhi tawa, sorak-sorai, dan semangat dari para penonton yang menyemangati mereka.
Menurut Ketua Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB), Adib Nurdiyanto, acara ini memang sengaja digelar khusus untuk memperingati Hari Ibu. "Ini bukan saat panen ikan, tapi momen istimewa buat ibu-ibu. Yang menyiapkan acara justru para bapak-bapak," ujar Adib sambil tersenyum, Selasa (23/12/2025).
Lomba ini diikuti oleh ibu-ibu dari berbagai komunitas, seperti anggota PUSKAB, HPP Krida Taruna, STI Bojonegoro, Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), serta Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).
Pengawas PUSKAB, Sofan Solikin, menambahkan bahwa peringatan Hari Ibu seperti ini bisa membangkitkan semangat bersama dan membuat para ibu bahagia. "Ini sejalan dengan slogan Bojonegoro: Bahagia, Makmur, dan Membanggakan," katanya.
Budi Jatmiko, perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Bojonegoro, memberikan motivasi kepada peserta. "Selamat Hari Ibu! Semoga dari menangkap ikan hari ini, ibu-ibu semakin terinspirasi untuk mengolah ikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi di masa depan," pesannya.
Sekretaris Disnakkan Bojonegoro, Elfia Nur Aini, mengapresiasi kolaborasi antara PUSKAB dan UPTD Balai Benih Ikan ini. Ia menjelaskan bahwa dinasnya mengelola perikanan dari hulu ke hilir, mulai dari pembibitan hingga panen.
Di Balai Benih Ikan Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, setiap Rabu juga rutin ada program Fisheri Education, di mana anak-anak TK dan SD diajak belajar langsung tentang dunia perikanan.
Elfia juga menyebutkan program unggulan Pemkab Bojonegoro, seperti Gerakan Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI), Domba Kesejahteraan, dan Kolam Lele Keluarga (Kolega). "Program-program ini bertujuan mengurangi stunting sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga pra-sejahtera," tambahnya.
Lomba yang diikuti puluhan peserta ini menentukan pemenang berdasarkan jumlah ikan nila yang berhasil ditangkap secara individu. Hasilnya, Ayu dari HPP Krida Taruna keluar sebagai juara 1 dengan mengumpulkan 29 ekor ikan. Juara 2 diraih Masriah dari Senam Tera (STI) Bojonegoro dengan 22 ekor, disusul Aeni dari PUSKAB di posisi 3 dengan 18 ekor.
Ayu, sang juara 1, mengaku ini pengalaman pertamanya menangkap ikan di kolam. "Saya nggak pernah nangkap ikan sendiri. Tapi suami hobi mancing, jadi saya biasa bantu membersihkan ikannya di rumah," ceritanya sambil tertawa.
Acara sederhana tapi penuh makna ini berhasil menciptakan kebahagiaan dan kebersamaan di Hari Ibu tahun ini.































.md.jpg)






