KORMI Bojonegoro Perkuat Struktur Organisasi dan Sinergi Lintas Sektor Lewat Konsolidasi Serta Halal Bihalal
Senin, 20 April 2026 12:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan agenda konsolidasi organisasi tahun 2026 yang dipadukan dengan senam kreasi dan momentum halal bihalal di Griya MCM Bojonegoro pada Minggu (19/04/2026) kemarin. Pertemuan ini menjadi wadah strategis bagi pengurus dan pegiat olahraga untuk mempererat silaturahmi sekaligus memantapkan langkah program kerja ke depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Arief Nanang Sugianto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Elzadeba Agustina, Ketua KONI Sahari, serta perwakilan Dinas Kesehatan. Sebanyak 19 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) turut hadir menunjukkan perkembangan signifikan organisasi ini sejak berdiri pada tahun 2023.
Dalam arahannya, Kepala Dinpora Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menekankan pentingnya peran KORMI dalam menciptakan masyarakat yang bugar melalui aktivitas fisik yang bersifat rekreatif.
“KORMI harus membawa kegembiraan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat sepanjang hayat. Ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda dan Indeks Pembangunan Olahraga,” ujarnya.
Arief juga memaparkan komitmen pemerintah daerah dalam mempermudah akses fasilitas olahraga bagi publik melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Untuk ekstrakulikuler antara jam 7 pagi sampai 12 siang penggunaan GOR gratis, ini bisa disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya merujuk pada pemanfaatan aplikasi Bangtigor.
Dukungan serupa mengalir dari sektor pariwisata. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, Elzadeba Agustina, berencana mengintegrasikan kegiatan olahraga masyarakat dengan kalender wisata daerah.
“Ke depan, kegiatan senam dan olahraga masyarakat bisa kita integrasikan dengan destinasi wisata unggulan. Selain menyehatkan, juga dapat menjadi sarana promosi pariwisata daerah,” jelasnya.
Dari sisi teknis organisasi, Ketua KORMI Bojonegoro, Ali Mahmudi, memaparkan pencapaian pendataan pegiat yang kini telah mencapai ribuan orang. Langkah ini menjadi basis data penting untuk mengukur indeks keberhasilan olahraga di wilayah tersebut.
“Data sementara kami mencatat sebanyak 8.256 pegiat olahraga, 156 instruktur senam, dan 249 sasana. Ini menjadi dasar penyusunan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) di Bojonegoro,” ungkapnya.
Selain itu, KORMI juga bersiap menyongsong Festival Olahraga Rekreasi Provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada akhir tahun ini. Dukungan medis juga dipastikan tetap mengalir sebagaimana ditegaskan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bojonegoro, Luky Imroah.
“Kita mendampingi senam, maka kami siap mendukung kegiatan KORMI bojonegoro,” ungkapnya.
Ketua KONI Bojonegoro, Sahari, menambahkan bahwa harmonisasi antara olahraga prestasi dan rekreasi telah terbentuk melalui koordinasi hingga ke tingkat kecamatan. Hal ini memastikan seluruh ekosistem olahraga di Bojonegoro berjalan selaras guna mendorong budaya hidup sehat dan kebanggaan daerah.(red/toh)






































