Penguatan Kesejahteraan Keluarga Lewat Sinergi PKK dan Layanan Terpadu di Baureno
Kamis, 04 Juni 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro menggelar agenda kunjungan kerja terpadu sekaligus pembinaan administrasi di Desa Sembunglor, Kecamatan Baureno, Rabu (03/06/2026). Kehadiran rombongan pengurus daerah ini mendapat sambutan hangat dari para kader dan warga setempat yang sejak pagi telah memadati lokasi acara. Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan pelayanan kesehatan terintegrasi yang mencakup posyandu untuk balita, remaja, hingga kelompok lanjut usia, serta penyerahan bantuan sosial bagi warga rentan.
Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono memaparkan bahwa gerakan ini menjadi motor penggerak pembangunan yang bermula dari lingkungan terkecil yaitu keluarga. Pihaknya menilai penguatan dari sektor domestik sangat krusial dalam mencetak generasi masa depan yang unggul dan memiliki daya saing tinggi.
“PKK memiliki peran besar dalam menentukan kualitas SDM generasi penerus bangsa yang berkarakter, cerdas, sehat, mandiri, berakhlak mulia, serta mewujudkan masyarakat yang maju dan berdaya saing. Keluarga yang kuat akan menjadi pondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, program kerja pemerintah daerah juga terus diselaraskan dengan pemenuhan kebutuhan dasar publik, terutama pada sektor pendidikan dan kesehatan demi menyongsong visi jangka panjang nasional. Isu penting seperti pengentasan kasus stunting dan pemutusan mata rantai kemiskinan menjadi prioritas yang harus dikerjakan secara kolektif oleh seluruh lapisan kader di tingkat desa.
“Pendidikan sangat penting bagi pembangunan masyarakat. Salah satu kunci menuju Indonesia Emas 2045 adalah ketahanan nasional yang dibangun melalui pendidikan. Bagaimana kita memutus mata rantai kemiskinan dimulai dari penanganan anak tidak sekolah. Kesehatan dan pendidikan harus kita tangani bersama di tengah masyarakat,” tegasnya.
Merespons pembinaan tersebut, Ketua TP PKK Desa Sembunglor Siti Rahayu menjelaskan bahwa dinamika organisasi di wilayahnya berjalan cukup aktif melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi kreatif dan kesehatan lingkungan. Salah satu yang menjadi penopang ekonomi warga adalah pemanfaatan lahan pekarangan serta sektor peternakan yang mandiri.
“UMKM di sini cukup berkembang, mulai dari pembuatan kue kering hingga berbagai makanan dan minuman. Banyak ibu-ibu di Desa Sembunglor yang memiliki kegiatan positif, seperti menanam tanaman obat, sayur dan buah, serta beternak ayam. Terlebih dengan adanya program Bapak Bupati, Alhamdulillah masyarakat Sembunglor juga terbantu perekonomiannya melalui program Gayatri,” ungkapnya.
Selain melakukan evaluasi tata kelola administrasi, para pengurus juga berkesempatan meninjau fasilitas pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar. Kunjungan kerja diakhiri dengan pemantauan langsung ke lokasi peternakan ayam petelur milik warga serta aksi sosial anjangsana ke kediaman salah satu lansia kurang mampu sebagai wujud nyata kepedulian sosial organisasi.






































