Atasi Nyeri Menstruasi dengan Jamu Kunyit Asam, Begini Aturan Minum yang Tepat Menurut Pakar Kesehatan
Jumat, 19 Juni 2026 14:00 WIBOleh Tim Redaksi
Jamu kunyit asam sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat sebagai produk tradisional berkhasiat yang kerap dikonsumsi oleh kaum wanita. Hal ini tidak lepas dari kepercayaan turun-temurun bahwa minuman herbal tersebut ampuh untuk meredakan berbagai keluhan bulanan, salah satunya adalah nyeri saat menstruasi atau haid.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia, Dr dr Inggrid Tania MSi, menjelaskan bahwa kunyit asam memang menjadi salah satu jenis jamu yang sudah lama dikonsumsi secara turun-temurun untuk membantu mengurangi keluhan saat menstruasi.
Lebih lanjut, dr Inggrid mengungkapkan bahwa waktu untuk mengonsumsi jamu kunyit asam ternyata juga sangat berpengaruh terhadap efektivitas manfaatnya bagi tubuh. Mengonsumsi kunyit asam sebelum masa menstruasi tiba dapat menjadi salah satu upaya terbaik untuk membantu tubuh menghadapi keluhan fisik yang biasanya muncul selama periode tersebut.
“Boleh diminum satu minggu sebelum menstruasi datang sampai selesai menstruasi,” bebernya dalam siaran langsung Instagram Kementerian Kesehatan.
Meski memiliki manfaat yang baik untuk meminimalisir nyeri, dr Inggrid tetap mengingatkan masyarakat bahwa konsumsi jamu bukanlah pengganti pemeriksaan medis yang utama. Apabila seorang wanita mengalami keluhan nyeri yang tergolong berat atau berlangsung terus-menerus, ia menyarankan agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat demi mendapatkan penanganan yang tepat.
Berdasarkan data medis yang dikutip dari Mayo Clinic, selama periode menstruasi berlangsung, organ rahim secara alami akan berkontraksi untuk membantu mengeluarkan lapisannya yang meluruh. Dalam proses tersebut, terdapat zat serupa hormon yang disebut prostaglandin yang terlibat langsung dalam memicu rasa sakit dan peradangan akibat kontraksi otot rahim.
Tingkat kandungan prostaglandin yang lebih tinggi di dalam tubuh sering kali dikaitkan dengan kram menstruasi yang jauh lebih parah. Secara umum, kondisi kram atau nyeri menstruasi yang berlebihan tersebut dapat dipicu oleh beberapa faktor medis.
Faktor pertama adalah endometriosis, yakni kondisi di mana jaringan yang bertindak mirip dengan lapisan rahim justru tumbuh di luar rahim, paling sering ditemukan pada tuba fallopi, ovarium, atau jaringan yang melapisi panggul. Faktor kedua adalah fibroid rahim, berupa pertumbuhan non-kanker di dinding rahim yang dapat memicu rasa sakit luar biasa.
Selain itu, nyeri juga bisa disebabkan oleh adenomyosis, yaitu jaringan yang melapisi rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim. Faktor lainnya meliputi penyakit radang panggul akibat infeksi bakteri pada organ reproduksi, serta stenosis serviks atau kondisi lubang serviks yang terlalu kecil sehingga menghambat aliran darah menstruasi dan meningkatkan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim.
Editor: Mohamad Tohir










.sm.jpg)




.sm.jpg)








.sm.jpg)












