Pembangunan Pasar Kota Bojonegoro Senilai Rp78 M Mulai Dikerjakan Pekan Kedua Juli 2026
Minggu, 28 Juni 2026 13:00 WIBOleh Tim Redaksi
Bojonegoro - Pembangunan atau revitalisasi Pasar Kota Bojonegoro dijadwalkan akan dimulai pada pekan kedua bulan Juli 2026 mendatang. Proyek infrastruktur publik dengan plot pagu anggaran awal sebesar Rp79,9 miliar tersebut dipastikan akan dilaksanakan oleh PT Tiara Multi Teknik, sebuah perusahaan kontraktor asal Kota Surabaya yang telah ditetapkan sebagai pemenang tender ulang dengan nilai kontrak final mencapai Rp78 miliar.
Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Anang Prasetyo Adi, menjelaskan bahwa proses penandatanganan kontrak kerja dengan pihak PT Tiara Multi Teknik bakal segera diteken secara resmi pada tanggal 30 Juni ini setelah seluruh tahapan tender ulang rampung. Dalam proses lelang ulang tersebut, PT Tiara Multi Teknik berhasil menyisihkan rival utamanya yaitu PT Reka Esti Utama asal Semarang yang sebenarnya mengajukan angka penawaran lebih rendah di nominal Rp76,4 miliar.
Anang menguraikan bahwa meskipun PT Reka Esti Utama mengajukan penawaran harga yang lebih murah, perusahaan asal Semarang itu tidak dapat ditetapkan sebagai pemenang oleh kelompok kerja pengadaan karena hingga batas akhir waktu pemasukan berkas, mereka terbukti tidak menyampaikan dokumen jaminan penawaran asli, baik dalam bentuk fisik maupun salinan digital.
Seiring dengan telah ditetapkannya pelaksana konstruksi utama, pihak DPKPCK Bojonegoro kini juga tengah bergerak cepat dengan kembali menggulirkan tender ulang untuk pos jasa Manajemen Konstruksi pembangunan Pasar Kota.
Berdasarkan data yang tertera pada laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik Inaproc Bojonegoro, nilai pagu untuk tender ulang jasa konsultan MK tersebut dipatok di angka Rp1,8 miliar, atau terpantau sedikit lebih rendah dibandingkan dengan nilai pada lelang tahap pertama yang sempat menyentuh angka Rp2 miliar. Di sisi lain, kepastian waktu dimulainya penataan fisik pasar ini dikonfirmasi langsung DPKPCK setelah seluruh proses legalitas administrasi di atas kertas rampung sepenuhnya pada akhir bulan ini.
"Pekerjaan dimulai minggu kedua Juli," ujar Anang kepada awak media.
Menjelang bergulirnya alat berat dan dimulainya tahapan pembongkaran bangunan lawas, tercatat sebanyak 396 pedagang aktif Pasar Kota Bojonegoro kini telah direlokasi sementara waktu menuju ke Tempat Penampungan Sementara di kawasan Pasar Wisata Bojonegoro agar pengerjaan di lapangan dapat berjalan steril sesuai jadwal. Proses perpindahan ratusan pedagang tersebut sebelumnya juga ditandai dengan menggelar acara doa bersama dan tasyakuran yang diikuti oleh jajaran pedagang, Ketua Paguyuban, perwakilan Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, serta sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah pada pertengahan Juni lalu.
Langkah pengosongan lahan ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah sebagai sebuah kebijakan strategis yang diambil pemerintah daerah demi mendukung penuh percepatan pembangunan fasilitas Pasar Kota yang lebih modern tanpa harus mematikan atau mengganggu jalannya roda aktivitas ekonomi harian masyarakat.
Senada dengan hal itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro Achmadi menyampaikan bahwa seluruh pedagang yang berjumlah hampir empat ratus orang tersebut telah terdata dengan baik dan mayoritas dari mereka bahkan sudah mengambil kunci kios baru di lokasi penampungan.






































