News Ticker
  • Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Bojonegoro Siap Operasikan 85 Gerai
  • Pastikan Data Valid, ASN Bojonegoro Turun Lapangan Lakukan Ground Check Dua Pekan
  • Kolaborasi Lintas Sektor, Pemkab Bojonegoro Rekam KTP-el dan Edukasi Bahaya Narkoba di SMKN 2
  • SMA Plus Ar Rahmat Borong Juara Olimpiade Ekonomi Unigoro 2026, SMAN 1 Kalitidu Raih Posisi Ketiga
  • Kemenkes Pastikan Serang Virus Belum Menginfeksi Manusia di Tengah Isu Wabah Hantavirus Global
  • Sidang Vonis Mantan Kasatpol PP Bojonegoro Heru Sugiarto Ditunda hingga Pekan Depan
  • Langkah Strategis Perkuat Sektor Energi dan Ekonomi Kreatif Jatim Lewat Pengesahan Dua Perda Baru
  • Prakiraan Cuaca 12 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 12 Mei dalam Sejarah
  • Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai
  • Perkuat Tata Kelola Bisnis Lokal, Disperinaker Bojonegoro Bekali Pelaku IKM Ilmu Manajemen
  • Tabrakan Truk Molen dan Motor di Malo, Bojonegoro, Seorang Pemotor Meninggal, Seorang Lainnya Luka-luka
  • Pemkab, Kodim, dan BPJS Kesehatan Bojonegoro Luncurkan Desa Sehat JKN dan Penguatan KDMP
  • Pemprov Jatim dan BRIN Perkuat Kolaborasi Riset Strategis Wujudkan Hilirisasi Inovasi
  • ASN Blora Kumpulkan Rp 370 Juta Lewat Gerakan Kencleng untuk Santuni Anak Yatim
  • Mengenal Makanan Penurun Kortisol untuk Mengelola Hormon Stres dan Menjaga Keseimbangan Tubuh
  • Waspada Pencatutan Nama Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah untuk Modus Penipuan
  • Prakiraan Cuaca 11 Mei 2026 di Bojonegoro
  • 11 Mei dalam Sejarah
  • Film The Mummy Versi Lee Cronin, Horor Mengerikan dari Mitologi Klasik
  • Pemkab Bojonegoro Buka Seleksi Terbuka Lima Posisi Kosong Kepala OPD
  • PWI Bojonegoro Gelar Raker di Malang, Susun Program Strategis Satu Periode
  • Antisipasi Kemarau Panjang 2026 Pemprov Jatim Instruksikan Percepatan Tanam Padi
  • Mengenal Food Noise Gangguan Pikiran yang Menjadi Musuh Utama Pejuang Diet
Nikmatnya Menyesap Teh di Lereng Gunung Lawu

Nikmatnya Menyesap Teh di Lereng Gunung Lawu

Oleh Heriyanto

Hawa sejuk langsung menyergap tubuh. Sejauh mata memandang tampak kabut tebal bergulung-gulung di udara. Setelah naik jalan menanjak dan menikung akhirnya saya sampai juga di kawasan itu. Perkebunan teh Jamus di Dusun Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Hamparan kebun teh di lereng Gunung Lawu itu terlihat sangat indah. Pohon-pohon berjejer rapi di punggung gunung, kaki gunung, dan lereng-lereng bukit.

Sampai di lereng gunung itu, ada tempat untuk singgah sejenak di kedai-kedai teh. Tentu saja hidangan utamanya adalah teh. Si pemilik kedai menyediakan cangkir dan teko berisi teh yang hangat. Saya seduh teh Jamus itu, hmmm rasanya nikmat sekali. Teh rasa kopi. Teh alami yang dipetik langsung dari kebun teh ini rasanya beda dibandingkan dengan teh kemasan yang dijual di toko-toko. Setelah menyesap teh Jamus ini rasanya tubuh terasa hangat kembali.

Perkebunan teh Jamus ini tidak terlalu ramai seperti halnya Sarangan, Magetan. Dua kawasan wisata ini sama-sama berada di lereng Gunung Lawu. Namun, wisata Sarangan selalu ramai apalagi saat liburan sekolah.

Tetapi menurut saya perkebunan teh Jamus ini lebih eksotis. Keindahan hamparan perkebunan teh, pegunungan yang elok, dan suasana yang masih alami sangat memanjakan mata dan menenteramkan jiwa. Rasanya betah berlama-lama di kawasan ini sambil menyesap teh dan mengobrol dengan teman.

Saya ditemui Sriyanto, salah satu pemandu wisata di perkebunan teh Jamus tersebut. Ia menceritakan, perkebunan teh ini mulai dirintis sejak tahun 1886 sejak zaman Belanda. Perkebunan teh ini dirintis oleh seorang peneliti dari Belanda bernama Van Der Rappart. Perkebunan teh ini mempunyai luas lahan 478 hektare.

“Jadi perkebunan teh ini sudah berumur ratusan tahun,” ujar Sriyanto sambil menyesap teh.

Ia menuturkan, perkebunan teh ini persis berada di daerah perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Sejak dulu, kata dia, perkebunan teh ini dijadikan sebagai tempat penelitian dan pembenihan teh. Berbagai jenis teh kini dibudidayakan di perkebunan teh ini di antaranya jenis kiara dari Indonesia, assamica dari India, chin dari China, jabokita dari Jepang. Klon teh itu dibudidayakan di lereng-lereng Gunung Lawu.

“Pada saat musim hujan seperti ini pertumbuhan teh sangat bagus. Produksi teh kini dalam sehari bisa mencapai 30 ton,” ujarnya.

Saat ini di perkebunan teh ini juga telah berdiri pabrik pengolahan teh. Setelah proses petik, teh-teh yang kualitasnya bagus itu lalu diolah menjadi teh yang siap dipasarkan. Teh itu ada yang jadi teh putih, teh hijau, teh rasa kopi, dan beraneka jenis teh lainnya.

Selain sebagai tempat budidaya dan perkebunan teh, kawasan ini juga dijadikan sebagai objek wisata alam. Kawasan perkebunan teh Jamus ini dilengkapi dengan tempat outbond, kolam renang, musala, dan tempat penginapan.

Menurut Sriyanto, pengunjung perkebunan teh Jamus ini berasal dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pengunjung, kata dia, biasanya ramai pada saat liburan sekolah. (her/kik)

Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menemukan Makna di Tengah Langkah yang  Belum Selesai

Menemukan Makna di Tengah Langkah yang Belum Selesai

Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, banyak orang mulai mempertanyakan kembali arah perjalanan mereka. Target demi target dikejar, pencapaian ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Film The Mummy Versi Lee Cronin, Horor Mengerikan dari Mitologi Klasik

Film The Mummy Versi Lee Cronin, Horor Mengerikan dari Mitologi Klasik

Dunia perfilman kembali dikejutkan dengan reinterpretasi radikal terhadap salah satu monster ikonik layar perak. Menjauh dari nuansa petualangan arkeologis ala ...

1778619533.3506 at start, 1778619533.7035 at end, 0.35295104980469 sec elapsed