News Ticker
  • Sukses Tipu Pembeli, Sales Mobil Ini Dibekuk Polisi
  • Rumah Warga di Ngraho Ludes Terbakar, Diduga Api dari Tungku Dapur
  • PNS Ini Daftar Bacabub di Partai Demokrat Bojonegoro
  • Pengurus AMSI 2017-2020 Akhirnya Ditetapkan
  • Melihat Pusat Kerajinan Bonggol Jati di Blora
  • Wisuda STIKes ICsada Meriah
  • Melihat Aktivitas Belajar di Kampung Samin Kecamatan Sambong
  • Cegah Radikalisme, Polres Bojonegoro Tandatangani MOU dengan Ormas
  • Polres Bojonegoro Sosialisasikan Aplikasi Penanganan Karhutla
  • STIKes ICsada Wisuda dan Kukuhkan 87 Mahasiswa Besok
  • 5 Hari Lakukan Penyelidikan, Polsek Sumberrejo Berhasil Ungkap Kasus Curat
  • Nilai Belum Jelas, DPRD Pangkas 1 M Pengajuan Program Hibah Bibit Jambu Disperta
  • SPR Mega Jaya Jalin Kerjasama Penggemukan Pedet dengan Ikasmada Kediri
  • Pemkab Magelang Kunjungi Bojonegoro Pelajari Pembentukan Unit Kerja Keimigrasian
  • Pastikan Ketertiban Bayar Pajak Motor Dinas, Sekda Blora Lakukan Pengecekan
  • Seorang PNS di Tuban Ditemukan Tewas Tertindih Motor
  • Jamaah Haji Kloter 38 Tiba Di Blora
  • Mobil Tabrak 4 Motor di Tuban, 1 Orang Meninggal Dunia 4 Orang Lainnya Luka-Luka
  • Kodim 0813 Bojonegoro Gelar Seminar Wisata Matematika Bela Negara
  • Jenazah Mr X di Yang Ditemukan di Pos Kamling di Gondang, Telah Dimakamkan

Menyederhanakan Perizinan Industri Hulu Migas

Menyederhanakan Perizinan Industri Hulu Migas

*) Oleh Imam Nurcahyo

 

Perizinan memegang peranan penting di industri hulu minyak dan gas bumi (migas). Banyak kegiatan eksplorasi maupun produksi yang tertunda pelaksanaannya karena masalah perizinan. Padahal, pemerintah tengah menggaungkan pentingnya kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan jumlah cadangan dan produksi migas nasional.

Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), kegiatan eksplorasi dan produksi di hulu migas saat ini harus mengantongi 341 izin. Proses pengurusan seluruh izin tersebut melibatkan setidaknya 17 instansi atau lembaga penelaah, perekomendasi, hingga penerbit izin.

Selain banyaknya izin yang harus diurus, proses pengurusan pun membutuhkan waktu yang tidak singkat. Sebagai gambaran, pengurusan izin untuk melakukan survei seismik bisa memakan waktu satu tahun, bahkan lebih. Padahal, kegiatan survei seismik yang diperlukan sebelum dilakukan pengeboran eksplorasi hanya makan waktu beberapa bulan saja.

Data pada 2015 menunjukkan, ada 40 kegiatan survei yang realisasinya terkendala perizinan. Realisasi komitmen pengeboran eksplorasi pada 2015 juga menghadapi masalah dengan adanya 41 kegiatan terkendala izin dan pengadaan lahan. Tidak berbeda dengan kegiatan eksplorasi, hambatan perizinan untuk kegiatan produksi dan pengembangan terjadi pada 80 kegiatan.

Kepala Bagian Humas SKK Migas, Taslim Z Yunus, menyatakan pengurusan izin untuk kegiatan hulu migas perlu dipermudah. Apalagi untuk kegiatan eksplorasi yang bertujuan menemukan cadangan migas baru. Banyaknya izin yang harus dikantongi akan mengulur-ulur jadwal kegiatan eksplorasi karena pengurusan izin memakan waktu cukup lama. Padahal, hasil eksplorasi baru bisa dinikmati 10-15 tahun ke depan.

“Jika eksplorasi tidak digenjot, kesempatan untuk mematok peningkatan lifting juga tidak tercapai,” kata Taslim.

Ke depan, pihak yang mengurus semua izin adalah SKK Migas yang nantinya akan langsung diserahkan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk mendapatkan persetujuan.

“Mudah-mudahan usulan ini bisa menjadi solusi,” ujar Taslim.

Permasalahan perizinan yang menjadi ganjalan dalam pelaksanaan kegiatan hulu migas tidak bisa hanya diselesaikan oleh kalangan yang bergelut di dunia migas. Butuh kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak guna mengurai simpul-simpul masalah yang selama ini menghambat kelancaran kegiatan usaha hulu migas.

Kepala Kelompok Kerja Formalitas SKK Migas, Didik S Setyadi, mengatakan semua pemangku kepentingan, khususnya aparat negara, perlu memahami bahwa industri hulu migas adalah kegiatan negara.

“Seluruh lahan yang digunakan untuk kegiatan hulu migas juga tercatat sebagai aset milik negara,” katanya.

Inisiatif-inisiatif yang dilakukan pemerintah dengan berkoordinasi bersama para pemangku kepentingan diharapkan akan mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan usaha hulu migas. Kondisi yang kondusif juga akan mendorong peningkatan investasidi sektor hulu migas. (*/inc)

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Sosok

AKP  Sri Ismawati, Mengantarkan Anak-Anaknya Menuju Kesuksesan

AKP Sri Ismawati, Mengantarkan Anak-Anaknya Menuju Kesuksesan

*Oleh Imam Nurcahyo TIDAKLAH mudah bagi seorang wanita berjuang sendiri membesarkan anak-anaknya, namun sosok Kasat Binmas Polres Bojonegoro AKP Sri ...

Quote

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik!

Sambutan Bupati Bojonegoro pada Idul Adha 1438 H

Berkorban Untuk Masa Depan Bersama Yang Lebih Baik! Allahu Akbar Allahu Akbar walillahil hamd Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarakaatuh Yang saya cintai, ...

Opini

Kisah Inspiratif, Kelas Inspirasi di Kecamatan Gondang

Kisah Inspiratif, Kelas Inspirasi di Kecamatan Gondang

*Oleh Siti Mukaromah TERIK matahari serasa terabaikan karena bahagia bersama mereka. Anak anak desa SDN Pragelan 2 dengan kobaran semangatnya ...

Eksis

Hobi Bermain Musik,  Bercita-Cita Jadi Anggota Polisi

Briyan Armando

Hobi Bermain Musik, Bercita-Cita Jadi Anggota Polisi

Oleh Vera Astanti TUBUHNYA besar seperti anggota tentara. Bahkan wajahnya lebih dewasa dibanding teman-teman yang ada di sekitarnya meski seharusnya ...

Pelesir

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Belanja Buku Bekas di Pojok Pasar Kota Bojonegoro

Oleh Vera Astanti Bojonegoro Kota Buku tak harus baru. Asalkan masih bisa terbaca tulisannya dan diambil manfaatnya, bekas tidak masalah. ...

Religi

Polres Bojonegoro Gelar Salat Ied Bersama di Masjid Al-Ikhlas

Polres Bojonegoro Gelar Salat Ied Bersama di Masjid Al-Ikhlas

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Sambut hari raya Idul Adha 1438 H, jajaran Polres Bojonegoro pada Jumat (01/09/2017) pagi tadi, ...

Kegiatan Masyarakat Bojonegoro

Kamis, 21 September 2017

Berita Foto

Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo

Bendera Dengan Ukuran 17 kali 45 Meter, Membentang Di Bengawan Solo

Oleh Vera Astanti MESKI cukup lama menunggu selesainya penjahitan bendera sebesar 17 meter kali 45 meter, akhirnya bendera tersebut bisa ...

Infotorial

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

Program Penghijauan SKK Migas - ExxonMobil Cepu Limited (EMCL)

Hijaukan Desa dengan Tanaman Bermanfaat

*Oleh Imam Nurcahyo DI BAWAH hangatnya sinar matahari sore Desa Brabowan Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro, sekelompok pemuda nampak sibuk menyiram ...

Resensi

Bekisar Merah

Bekisar Merah

*Oleh Muhammad Roqib Saya selalu terpesona dengan karya-karya Ahmad Tohari. Ya boleh dibilang karyanya selalu jaminan bermutu. Seperti halnya karya ...

Feature

Melihat Pusat Kerajinan Bonggol Jati di Blora

Melihat Pusat Kerajinan Bonggol Jati di Blora

Oleh Redaksi Blora Sebagian besar wilayah Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah adalah hutan. Dari luas wilayah 1.821,59 km2 yang terdiri ...

Teras

Menikmati Senja di Jakarta

Menikmati Senja di Jakarta

Oleh Heriyanto Jakarta Liburan Lebaran yang berbarengan dengan liburan sekolah terasa kurang lengkap apabila tidak memanfaatkannya untuk liburan. Melepas penat ...

Statistik

Hari ini

249 pengunjung

648 halaman dibuka

33 pengunjung online

Bulan ini

72.684 pengunjung

204.018 halaman dibuka

Tahun ini

780.129 pengunjung

3.101.495 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 534.990

Indonesia: 13.208

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015