Pelajar SMPN Kalitidu Tewas Tenggelam di Waduk Ndayakan
Selasa, 11 April 2017 12:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro – Ahmad Gustoha bin Jiman, 16 tahun, pelajar SMP Negeri Kalitidu kelas 9, asal Jalan Raya Kalitidu RT 05 RW 01 Nomor 175, Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan dalam keadaan tewas tenggelam di Waduk Ndyakan di Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu, pada Senin (10/04/2017) sekitar pukul 16.30 WIB.
Menurut Kapolsek Kalitidu, AKP Sugimat, saat itu kakak korban bernama M Sahli diberitahu kalau korban tenggelam di Waduk Ndayakan. Menurut keterangan teman korban, sepulang sekolah korban bersama tujuh temannya berangkat ke waduk Ndayakan. Bocah-bocah itu duduk-duduk di pinggir waduk. Selanjutnya, korban turun ke waduk dan berencana berenang. Namun, korban langsung tenggelam.
“Teman-teman korban berusaha menolong korban. Namun, usaha itu gagal,” ujarnya.
Teman-teman korban kemudian meminta pertolongan warga setempat. Tak berselang lama, petugas Polsek Kalitidu datang ke lokasi. Setelah dilakukan pencarian dan penyelaman, korban akhirnya bisa ditemukan sekitar pukul 18.26 WIB. Namun, korban ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.
“Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” ujar AKP Sugimat.
Korban lalu dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Kalitidu untuk dilakukan otopsi. Pihak keluarga korban ikhlas menerima musibah ini. Jenazah korban lalu dimakamankan di tempat pemakaman umum desa setempat. (her/kik)












































.md.jpg)






