Laka Lantas
Scoopy Seruduk Supra X di Kepohbaru, 2 Orang Terluka
Minggu, 16 April 2017 11:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kapohbaru - Kecelakaan antara 2 sepeda motor terjadi di jalan PUK poros kecamatan Baureno-Kepohbaru, tepatnya di jalan raya turut Desa Sidomukti Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro pada Sabtu (15/03/2017) sekira pukul 15.00 WIB, kemarin sore. Akibatnya pengendara scoopy dan yang dibonceng, mengalami luka-luka dan hars mendapat perawatan di rumah-sakit.
Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor Honda Scoopy, nomor polisi S 6431 AE yang dikendarai Kasman (60) berboncengan dengan Sumiah (60), keduanya warga Dusun Jati Tengah RT 033 RW 007 Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru dengan sepeda motor Honda Supra X 125 nomor polisi S 2325 CH yang dikendarai Ferian Dwi Bramasta (17) pelajar asal Desa Krangkong RT 010 RW 004 Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

Sebagaimana disampaikan Kapolsek Kepohbaru, AKP Yasimbang, kecelakaan ini bermula saat sepeda motor Honda Scoopy nomor polisi S 6431 AE berjalan dari utara ke selatan, pada saat sama, searah di depannya terdapat sepeda motor Honda Supra X 125 nomor polisi S 2325 CH, sedang berhenti di sisi kiri atau timur jalan. Tiba-tiba pengendara Honda Scoopy tidak bisa menguasai setir sehingga kendaraannya oleng dan karena jarak yang sudah dekat, maka terjadilah kecelakaan tersebut.
“Diduga pengendara Honda Scoopy kelelahan dan kurang memperhatikan situasi didepannya, sehingga menabrak kendaraan yang sedang berhenti di pinggir jalan,” terang AKP Yasimbang.
Akibat dari kejadian tersebut, pengendara dan pembonceng sepeda motor Honda Scoopy mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan di RSUD Sumberejo.
Untuk tahap awal, peristiwa kecelakaan ini ditanggani anggota Polsek Kepohbaru dan selanjutnya di limpahkan kepada petugas Unit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro.
Melalui media ini, tak lupa Kapolsek menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga batas kecepatan. Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara. Jika dirasa lelah, mengantuk atau bahkan sakit, jangan ambil risiko berkendara di jalan raya.
“Untuk itu Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan,” pungkasnya. (her/inc)












































.md.jpg)






