Polisi Bubarkan Latihan Balapan Motor Tanpa Ijin di Area GOR
Sabtu, 29 April 2017 21:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Bojonegoro – Latihan balap motor atau road race, tanpa ijin di area Gedung Olahraga Ngumpakdalem Kecamatan Dander dibubarkan Polres Bojonegoro, sore tadi, Sabtu (29/04/2017) sekira pukul 15.00 WIB.
Latihan tersebut digelar oleh Paguyuban Otomotif Bojonegoro yang diketuai Sunar warga Desa Balun Bandoro II RT 3 RW 5 Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah, yang kesehariannya berdomisili di Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.
Dalam keterangannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari masyarakat di halaman GOR Ngumpak Dalem akan diadakan latihan road race yang sekira akan dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB. Dalam sesi latihan tersebut, penyelenggara latihan telah memungut iuran kepada para peserta dengan tarif Rp 20 ribu untuk peserta lokal, sedangkan untuk peserta dari luar daerah sebesar Rp 100 ribu.
"Kegiatan tanpa adanya ijin dari Polres ini berlangsung seperti layaknya event resmi dengan memungut biaya kepada pesertanya,” ungkap Kapolres.

Setelah mendapat laporan, Kapolres langsung memerintahkan anggota untuk menemui penyelenggara guna memastikan ada tidaknya ijin dari pihak terkait, seperti ijin dari IMI, Dinas terkait penggunaan tempat, serta ijin keramaian dari Polres Bojonegoro. Setelah memastikan semua ijin tidak ada, anggota langsung membubarkan latihan tersebut serta memberikan pengumuman kepada para penonton dan peserta bahwa latihan ditunda.
"Kami langsung membubarkan latihan tersebut setelah memastikan tidak ada ijin resmi," imbuh Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa setiap event atau kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak harus ada ijin dari Kepolisian, gunanya untuk mendapatkan bantuan pengamanan jalannya kegiatan dari aparat Kepolisian, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjungnya. Apalagi, kata Kapolres, event road race sangat rawan kecelakaan bagi peserta itu sendiri maupun orang lain sebagai penonton.
"Event seperti ini dibutuhkan pengawasan dan pengamanan yang extra ketat," tegas Kapolres.

Dalam latihan yang telah dibubarkan oleh anggota tersebut sempat menyedot beberapa penonton yang berjumlah sekitar 500 orang penonton dan 28 orang peserta yang akan mengikuti latihan. Kemudian pada pukul 15.30 WIB para penonton dan peserta membubarkan diri setelah adanya pengumuman dari anggota Polres bahwa latihan ditunda. (her/moha)












































.md.jpg)






