Diduga Mengantuk, Satria Seruduk Isuzu Elf di Kalitidu, Pengendara Luka-Luka
Jumat, 12 Mei 2017 12:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Kalitidu- Kecelakaan kembali terjadi di jalur Bojonegoro - Cepu, tepatnya di jalan raya turut wilayah Desa Kalitidu Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat (12/05/2017) sekira pukul 04.50 WIB pagi tadi. Sepeda motor Suzuki Satria menabrak dari belakang mobil penumpang umum Isuzu Elf yang sedang berhenti karena menurunkan penumpang. Akibatnya, pengendara motor mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut mobil penumpang umum (MPU) Isuzu Elf nomor polisi S 7537 UA, yang dikemudikan Mad Nurhadi (43) warga Desa Ngasinan RT 016 RW 003 Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, dengan sepeda motor Suzuki Satria nomor polisi B 6420 VKE, yang dikemudikan Henky Kurnianto (25) warga Desa Panggungrejo RT 004 RW 006 Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Menurut keterangan Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro, IPTU Mukari, bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi, kronologi kecelakaan tersebut bermula saat sepeda motor Suzuki Satria nomor polisi B 6420 VKE, berjalan dari arah barat ke timur.
Sesampai di lokasi kejadian, pada saat yang bersamaan, ditepi jalan sebelah utara ada kendaraan mobil penumpang umum (MPU) Isuzu Elf nomor polisi S 7537 UA, sedang berhenti menurunkan penumpang. Karena jarak sudah dekat sehingga pengendara sepeda motor Suzuki Satria tidak dapat mengendallikan kendaraannya dan menabrak kendaraan MPU Isuzu Elf dari belakang, sehingga sepeda motor tersebut terjatuh dan pengendaranya terlempar.
“Diperkirakan pengendara motor dalam kondisi mengantuk dan kurang memperhatikan arus lalu lintas di depanya sehingga menabrak MPU yang sedang berhenti,” terang IPTU Mukari.
Masih menurut IPTU Mukari, akibat laka lantas tersebut, pengendara sepeda motor Suzuki Satria mengalami luka-luka dan dirawat di RSI Muhammadiyah Kalitidu.
“Korban mengalami luka memar dan diperkirakan mengalami luka tanda patah tulang belakang,” imbuhnya.
Menyikapi peristiwa laka-lantas tersebut, IPDA Mukari menghimbau kepada seluruh pengendara, hendaklah berhati-hati saat berkendara di jalan raya. Patuhi rambu-rambu lalu-lintas dan marka jalan. Selain itu perhatikan juga batas kecepatan kendaraan. Jika dirasa lelah, mengantuk atau bahkan dalam kondisi sakit, beristirahatlah terlebih dulu dan jangan ambil risiko mengendarai kendaraan di jalan raya.
“Pada umumnya kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran, baik pelangaaran rambu-rambu, marka jalan ataupun batas kecepatan dan hampir semuanya disebabkan oleh faktor human error atau kelalian pengendara.” pungkasnya. (her/inc)












































.md.jpg)






