Setelah Tabrak Sopir Pikap, Pengayuh Sepeda Pancal di Balen Ditabrak Motor
Minggu, 02 Juli 2017 19:00 WIBOleh Heriyanto
Oleh Heriyanto
Balen – Seorang pengayuh sepeda pancal menjadi korban kecelakaan lalu lintas di jalan raya Bojonegoro – Babat turut Desa Kabunan Kecamatan Balen, Minggu (02/07/2017) siang tadi. Korban dilarikan ke RSUS Sosodoro Djatikoesoemo untuk mendapat perawatan karena mengalami patah tulang kaki kanan.
Menurut keterangan saksi kejadian, Muhammad Zaini (41) warga Desa Balenrejo Kecamatan Balen, kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan bermotor lainnya, yakni sebuah mobil pikap dan sepeda motor. Pengayuh sepeda pancal, Rusdi (65) warga Desa Sobontoro Kecamatan Balen, ditabrak oleh pengendara Honda Supra X yang dikendarai Risma Putri Ningrum (34) warga Desa Balenrejo. Sebelumnya Rusdi terjatuh terlebih dahulu akibat menabrak pengemudi pikap, Mustofa (48) warga Desa Balongcabe Kecamatan Kedungadem, sesaat setelah memarkir pikapnya.
Awalnya, mobil pikap bernopol KT 8535 BW yang dikemudikan Mustofa melaju dari barat ke timur di jalur Bojonegoro – Babat. Setibanya di Desa Kabunan, Mustofa berhenti di tepi jalan. Sementara tak jauh di belakangnya tengah melaju Rusdi dengan sepeda pancalnya. Saat dia keluar dari mobil lewat pintu sebelah kanan mobil pikapnya itulah Rusdi tiba-tiba menabraknya. Rusdi tersungkur di jalan dengan sepeda pancalnya. Di waktu yang bersamaan, Risma tengah melaju dengan Honda Supra X nopol
L 2172 TE di belakang keduanya. Karena jarak yang sudah dekat, Risma tak mampu menguasai kendaraan sehingga menabrak Rusdi yang tengah tersungkur di jalan.
“Korban Rusdi tertabrak sepeda motor saudari Risma, luka-luka sampai patah tulang kaki sebelah kanan,” kata Kapolsek Balen AKP Rasito yang datang tak lama setelah menerima laporan.
Rusdi segera dilarikan ke RSUD untuk dirawat.
AKP Rasito mengimbau masyarakat untuk tetap waspada berkendara di jalan raya. Apalagi masih di suasana sehabis lebaran di mana jalan raya masih ramai kendaraan. “Hati-hati berkendara di jalan raya, perhatikan situasi dan tidak perlu cepat-cepat, yang penting selamat,” katanya. (her/moha)


































.md.jpg)






