Motor Seruduk Truk Boks di Ngulanan Dander, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Kamis, 27 Juli 2017 08:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro Kota - Kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa terjadi di jalan raya Bojonegoro-Cepu, tepatnya di jalan raya turut wilayah Desa Ngulanan Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro, pada Rabu (26/07/2017) sekira pukul 22.45 WIB tadi malam. Diduga karena pengendara kurang konsentrasi, sepeda motor menabrak dari belakang truk boks yang sedang berhenti di pinggir jalan. Akibatnya pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Laka Lantas Sat Lantas Polres Bojonegoro, IPDA Mukari, kepada media ini mengungkapkan bahwa laka-lantas ini terjadi karena kelalaian pengendara atau human error. “Diduga pengendara sepeda motor mengantuk, sehingga kurang konsentrasi yang berakibat terjadinya laka lantas tersebut.” ungkap IPDA Mukari.

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Supra X 125 nopol S 3077 CE, yang dikendarai Lutfi Kuswaspito (47), warga Desa Mojosari RT 011 RW 002 Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dengan Kendaraan truk Boks nopol L 8098 JS, yang dikemudikan Didik Aribowo (32), warga Desa Sembung RT 001 RW 005 Kecamatan Batang Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah dan berpenumpang seorang kenek, bernama Rochani (46), warga Desa Penyangkringan RT 008 RW 005 Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal Provinsi Jawa Tengah.
Adapun kronologi peristiwa laka-lantas tersebut, lanjut IPDA Mukari, semula sepeda motor Honda Supra X 125 nopol S 3077 CE, berjalan dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara mengantuk dan kurang konsentrasi terhadap arus lalu lintas yang berada di depannya. “Tiba-tiba sepeda motor menabrak bagian belakang kendaraan truk boks yang berhenti di sisi jalan sebelah selatan,” terang IPDA Mukari.
IPDA Mukari menambahkan, saat itu pengemudi kendaraan truk boks sedang beristirahat sejenak, dengan berhenti di pinggir jalan sisi sebelah selatan. “Pengemudi sudah dalam keadaan menyalakan lampu hazard, sebagai isyarat kendaraan dalam keadaan berhenti,” imbuh Kanit Laka Lantas.
IPDA Mukari menambahkan, setelah pihaknya menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.
“Akibat laka lantas tersebut pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan meninggal di lokasi kejadian. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Bojonegoro.” lanjut IPDA Mukari.
Lebih lanjut melalui media ini Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga batas kecepatan.
Jika mengantuk, lelah atau bahkan sakit, beristirahatlah terlebih dulu. Jangan ambil risiko untuk berkendara di jalan raya, karena selain membahayakan diri sendiri, juga dapat membahayakan orang lain.
“Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara. Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan,” pungkasnya. (inc/imm)































.md.jpg)






