Seorang Nenek di Balen Ditemukan Meninggal Mendadak di Pinggir Jalan Raya
Minggu, 30 Juli 2017 17:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Balen - Seorang nenek bernama Kasriyati (68), yang tercatat sebagai warga Kelurahan Ledokwetan RT 05 RW 03 Kecamatan Bojonegoro Kota Kabupaten Bojonegoro, yang saat ini berdomisili di rumah kontrakan di Desa Sobontoro RT 008 RW 002Kecamatan Balen, tepatnya disebelah timur Kantor Koramil Balen, pada Minggu (30/07/2017) sekira pukul 11.40 WIB siang tadi ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Bojonegoro-Babat, tak jauh dari rumah kontrakannya. Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.
Menurut keterangan Kapolsek Balen, AKP Rasito, yang dihimpun dari keterangan saksi-saksi, bahwa kronologi meninggalnya korban bermula pada Minggu (30/07/2017) siang, korban usai membelikan jajan cucunya yang bernama Agra Prana Anubawa Candra (6), di warung yang tidak jauh dari rumah kontrakannya. “Saat itu, korban berjalan di sebelah selatan jalan raya dengan tetap menggandeng cucunya.“ terang Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, korban berjalan dengan membawa jajan cucunya dan tiba-tiba korban diketahui berjalan dalam kondisi sempoyongan. “Tidak lama berselang, korban jatuh sendiri dengan cara duduk dengan pelan-pelan dan selanjutnya tidur terlentang di pinggir jalan,” lanjut Kapolsek.

Mengetahui peristiwa tersebut, lanjut Kapolsek, para warga yang melihatnya langsung menghampiri korban dan cucunya tersebut. “Menurut keterangan saksi-saksi, diketahui bahwa korban telah meninggal dunia. Selanjutnya peristiwa tersebut di laporkan ke Polsek Balen.” imbuh Kapolsek.
Mendapati laporan tersebut, petugas dari Polsek Balen segera mendatangi lokasi kejadian, yang memang berada tidak jauh dari Mapolsek Balen dan saat petugas sampai di TKP, korban sudah bersama keluarganya karena dekat dengan rumah korban.
“Korban langsung di bawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil patroli Polsek Balen.” terang Kapolsek.
Saat berita ini ditulis, petugas masih menyelidiki penyebab kematian korban, dengan mendengar keterangan para saksi. Sementara berdasarkan hasil olah TKP dan identifikasi terhadap jenazah korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” lanjut Kapolsek.
Atas peristiwa ini, ahli waris korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan tidak akan menutut pihak manapun atas meninggalnya korban. “Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman,” pungkas Kapolsek. (inc/imm)































.md.jpg)






