Hendak Memancing, Warga Kasiman Ditemukan Meninggal Dunia Tenggelam di Bengawan Solo
Senin, 31 Juli 2017 13:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Kasiman – Seorang warga Dusun Palangan Desa Besah RT 001 RW 002 Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro, bernama Slamet Bin Rojo (35), pada Senin (31/07/2017) sekira pukul 07.30 WIB pagi tadi, karena terpeleset sehingga tercebut dan tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo desa setempat. Setelah dilakukan pencarian oleh warga sekitar, sekira pukul 09.45 WIB, korban ditemukan warga dalam kondisi telah meninggal dunia.
Menurut keterangan Kapolsek Kasiman, AKP HM Ridwan, bahwa meninggalnya korban tersebut, murni akibat tenggelam.“Berdasarkan identifikasi dan pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda pengaiayaan,” ungkap Kapolsek.

Labih lanjut Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan saksi Anang DH (46) dan saksi Kasmuri (70), bahwa kronologi tenggelamnya korban bermula pada pagi hari Senin (31/07/2017) sekira pukul 07.30 WIB, korban hendak memancing ikan di Sungai Bengawan Solo turut Dusun Palangan Desa Besah Kecamatan Kasiman. Saat itu saksi Anang (46) sedang berada di tepi Bengawan Solo yang hendak memancing juga.
“Saksi Anang mengetahui korban sedang menyusuri padas dan sesampai di tengah korban terpleset sehingga tercebur dan terbawa arus aliran sungai Bengawan Solo.” terang Kapolsek.
Mengetahui peristiwa tersebut, saksi Anang segera meminta tolong kepada saksi Kasmuri (70) yang saat itu berada di tepi Bengawan Solo.
“Kedua saksi berusaha menolong dengan mengawasi dan mencari bantuan perahu, akan tetapi korban sudah tenggelam dan tidak kelihatan,” lanjut AKP HM Ridwan.
Selanjutnya kedua saksi segera meminta bantuan pada warga sekitar untuk membantu melakukan pencarian dan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kasiman. Setelah dilakukan pencarian oleh warga, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia. “Saat ditemukan korban sudah tidak bernafas.” lanjut AKP HM Ridwan.
Selanjutnya, warga bersama-sama membawa korban ke rumah duka di Desa Besah Kecamatan Kasiman Mengunakan Mobil Patroli Polsek Kasiman.
Masih menurut Kapolsek, berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Kasiman, bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. “Penyebab kematian korban dinyatakan murni karena tenggelam.” terang Kapolsek.
Atas terjadinya peristiwa tersebut, ahli waris korban menerima sebagai musibah dan meminta untuk tidak dilakukan otopsi, yang dinyatakan dengan membuat surat pernyataan, disaksikan oleh perangkat desa setempat. Selanjutnya setelah dibuatkan berita-acara, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk proses pemakaman. (inc/imm)































.md.jpg)






