Truk Terperosok di Bengawan Solo, Akhirnya Berhasil Dievakuasi
Selasa, 01 Agustus 2017 10:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Oleh Imam Nurcahyo
Trucuk - Sebuah truk pengangkut pasir pada Senin (31/07/2017) sekira pukul 14.00 WIB siang kemarin, terperosok masuk kedalam aliran sungai Bengawan Solo turut wilayah Desa Trucuk RT 016 RW 002 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Setelah didatangkan mobil derek, akhirnya sekiran pukul 20.00 WIB tadi malam, truk tersebut telah berhasil dievakuasi.
Diketahui, truk dengan nomor polisi S 9318 AB tersebut dikemudikan Sokran (48), warga desa RT 016 RW 002 Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro, yang sehari-harinya digunakan untuk mengangkut pasir

Kapolsek Trucuk, AKP Singgih Sujianto SH, kepada media ini mengungkapakan, bahwa setelah piahknya mendapat laporan terkait akan dilakukan evakuasi terhadap truk tersebut, dirinya memerintahkan Aiptu Soesilo bersama satu anggota Polsek Trucuk, untuk mengamankan dan membantu proses evakuasi truk dari dalam sungai hingga ke daratan. “Kita bantu pengamanan dan proses evakuasinya,” terang AKP Singgih.
Adapun kronologi terperosoknya truk tersebut, lanjut AKP Singgih, bermula pada Senin (31/07/2017), sekira pukul 14.00 WIB, truk dengan nomor polisi S 9318 AB tersebut sedang parkir di bibir bantaran Sungai Bengawan Solo untuk memuat pasir. Dirasa sudah penuh muatanya oleh pengemudi. truk tersebut dinyalakan mesinnya dan hendak dibawa ke atas. “Tiba tiba tebing bibir sungai yang ditempati parkir truk tersebut longsor. Karena truk bermuatan penuh sehingga pengemudi tidak dapat menguasai kendaraannya yang akhirnya truk terperosok ke dalam Sungai Bengawan Solo.” ungkap AKP Singgih.
AKP Singgih menambahkan, setelah truk terperosok, truk belum dapat langsung dievakuasi karena masih menunggu mobil derek guna proses evakuasi tersebut. “Agar truk tidak terbawa arus sungai Bengawan Solo, untuk sementara truk diikat dengan tali palstik,”imbuk Kapolsek.
Masih menurut AKP Singging, saat truk terperosok, beruntung pengemudi dapat langsung mengamankan diri dari, sehingga dalam peristiwa tersebut tidak ada jiwa. “Tidak ada korban jiwa,” pungkas AKP Singgih. (inc/imm)































.md.jpg)






