News Ticker
  • Dana Hibah Rp 9,2 Miliar, untuk Infrasruktur Pendidikan di Bojonegoro Belum Terserap
  • Jembatan Trucuk Dipastikan Selesai Agustus 2018
  • Terkait Pengelolaan Parkir di Bojonegoro, Komisi A Beri Beberapa Rekomendasi
  • Desa Panjunan Kecamatan Kalitidu Raih Predikat 100 Desa Terbaik Nasional
  • Sat Lantas Polres Blora Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas di Sekolah
  • Kebakaran Hutan Terjadi di Kecamatan Trucuk Bojonegoro
  • Nasehat
  • Mahasiswa UNY KKN di Blora, Bupati Harap Mahasiswa Bantu Maksimalkan Potensi Desa
  • Polres Bojonegoro Ungkap 2 Kasus Pencurian, 3 Orang Pelaku Diamankan
  • Setubuhi 2 Orang Gadis, Lelaki Asal Ngasem Bojonegoro Ditangkap Polisi
  • Polres Bojonegoro Tangkap Seorang Pengedar Narkotika Jenis Sabu
  • Polres Bojonegoro Rilis Ungkap Kasus Bulan Juli 2018
  • Antisipasi Tindak Kriminalitas, Sat Shabara Polres Blora Latihan Bongkar Pasang Senjata
  • Pembangunan Masjid Agung Baitunnur Blora Mulai Dikerjakan
  • Berpikir
  • Harga Telur Ayam Broiler di Bojonegoro Melambung
  • Tim Geopark Bojonegoro Hadiri Konferensi Nasional Geopark Indonesia
  • Refreshing
  • Diserempet Motor, Pengayuh Sepeda di Sugihwaras Bojonegoro Luka-Luka
  • Sudah Belasan Hektare Hutan Jati di Bojonegoro Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Manusia

Harmonisasi Ibadah Kurban

Oleh Pak Tris Pinggiran

BERKURBAN adalah setinggi-tingginya bentuk ibadah kepada Allah SWT. Ibadah ini dijadikan salah satu ritual umat Islam sebagaimana yang telah dilakukan Nabi Ibrahim AS, ketika keimanan dan kecintaan beliau diuji oleh Allah SWT dengan cara disuruh menyembelih anaknya, Nabi Ismail AS. 

Tidak ada yang meragukan keimanan Nabi Ibrahim AS kepada Allah SWT. Setiap gerak hidupnya dipasrahkan hanya untuk berdakwah. Sehingga  tibalah Allah meningkatkan derajatnya dengan cara memerintahkan kepadanya untuk berkurban menyembelih anaknya.

Masya Allah, perintah yang sangat berat bagi kita sebagai manusia biasa ini dijalankan oleh Nabi Ibrahim AS dengan penuh keikhlasan. Tak terbayangkan bagi kita ketika memiliki harta yang kita cintai, anak yang sangat dirindukan, tiba-tiba diminta Allah SWT untuk dijadikan kurban.

Di titik inilah puncak keimanan kita diuji. Seberapa besar cinta kita kepada benda dan makhluk Allah SWT atau cinta kita kepada pemilik benda dan makhluk tersebut. Apalagi benda atau makhluk tersebut sudah lama kita idam-idamkan kehadirannya.

Tetapi nabi Ibrahim as mampu melewati ujian keimanan ini dengan mulus. Tanpa cela. Perintah Allah SWT tersebut dijalankannya dengan baik. Pada akhirnya kemuliaanlah yang diperoleh Nabi Ibrahim AS beserta keluarganya.

Jika kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari pada saat ini, maka perintah kurban saat ini mungkin mudah bagi sebagian orang. Kewajiban yang “hanya” diminta menyembelih hewan kurban berupa kambing satu ekor bagi kalangan tertentu tidaklah berat. Lalu apa makna sesungguhnya dari perintah ibadah ini?

Berkurban dengan cara menumpahkan darah hewan adalah simbol agar orang berkurban menanggalkan “sifat-sifat kebinatangan” yang melekat pada dirinya. Di antara sifat tersebut adalah egois, licik, kejam, suka menindas dan penuh tipu daya. Hendaknya seorang muslim menanggalkan “penghambaan kepada sesama makhluk”.

Berkurban senantiasa membentuk ketakwaan hamba kepada Allah SWT. Ketakwaan ini diwujudkan dengan ketaatan hamba kepada perintah-perintah yang diberikan Allah SWT dengan ikhlas. Sehingga menjadikan kita lebih dekat kepada Allah SWT.

Di sisi lain, berkurban memiliki dimensi sosial. Tradisi berkurban pada hakekatnya juga mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang lain. Pada akhirnya ibadah kurban harus mampu meningkatkan ekonomi masyarakat lokal yang membutuhkan. Bahkan berkurban juga mampu merekatkan hubungan antar masyarakat yang mampu dengan yang kekurangan. Terlebih berkurban mampu mendekatkan saudara kita yang baru mengenal Islam dengan baik (mualaf).

Jadi Allah SWT memerintahkan hambaNya selalu berkurban adalah untuk mengharmonisasikan antara ibadah vertikal (hablum minallah) dengan ibadah horizontal (hablum minannas). Keduanya berjalan beriringan tanpa sekat dan harus senantiasa berdialektika. 

 

Berita Bojonegoro
Berita Terkait
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro
Berita Bojonegoro

Teras

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Ngaji Urip Bareng Kang Yoto

Oleh Muhammad Roqib Bojonegoro Apa yang dilakukan oleh Kang Yoto, sapaan Suyoto, mantan Bupati Bojonegoro dua periode yakni 2008-2013 dan ...

Opini

Manajemen Pelayanan Publik

Manajemen Pelayanan Publik

*Oleh Moh. Lutfi PELAYANAN publik merupakan suatu pelayanan yang wajib dilakukan oleh pemerintah sebagai manivestasi keperdulian kepada masyarakatnya. Pelayanan publik ...

Quote

Nasehat

Nasehat

Oleh Dr Hj Sri Minarti, M.Pd.I Nasehat memiliki arti murni, suci, bersih, ajaran kebaikan, agar selalu pada jalan kebenaran. Sebagai ...

Sosok

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Eny Kojiro, Perempuan Asal Bojonegoro yang Geluti Seni Menghias Tumpeng

Oleh Muliyanto Bojonegoro - Lobak, Timun, Batang, Sawi, Wortel dan aneka buah serta sayur ternyata tak hanya difungsikan menjadi sayur ...

Eksis

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Musisi Blora Raih Rekor Dunia RHR

Oleh Priyo Spd BLORA- Prestasi membanggakan diukir musisi asal Blora, dia adalah Sarasta Adi Cahyono, yang meraih rekor dunia versi ...

Religi

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

Oase Ramadan

Tuntunan Shalat Ied (Fiqih Dua Hari Raya)

*Oleh Drs H Sholikhin Jamik SH MHes LEBARAN hampir tiba. Hari kemenangan, hari iedul fitri. Berikut ini beberapa nukilan yang ...

Berita Foto

Perjuangan Petugas di Tambakrejo Bojonegoro Saat Mengawal Logistik Pilkada Menuju TPS

Pilkada Serentak 2018

Perjuangan Petugas di Tambakrejo Bojonegoro Saat Mengawal Logistik Pilkada Menuju TPS

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro (Tambakrejo) - Perjuangan mengawal logistik pilkada serentak 2018 menuju tempat pemungutan suara (TPS) di daerah sangat ...

Feature

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

"VOC-Games" Media Pembelajaran Matematika Yang Menyenangkan

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Berawal dari ketakutan pada matematika dan kerisauan akan budaya yang semakin terkikis, tiga mahasiswa Universitas ...

Resensi

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur

32 Khutbah Jumat Cak Nur Oleh Muhammad Roqib Bagaimana bila khutbah yang dilakukan setiap hari Jumat ditulis dalam sebuah buku?. ...

Pelesir

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

4 Tempat Wisata di Banyuwangi Bagi Pecinta Alam

Oleh Imam Nurcahyo SEDANG berada di Banyuwangi dan bingung harus berkunjung ke mana saja selama di sana? Anda tidak perlu ...

Statistik

Hari ini

900 kunjungan

1.643 halaman dibuka

105 pengunjung online

Bulan ini

59.574 kunjungan

102.266 halaman dibuka

Tahun ini

772.571 kunjungan

1.352.549 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 639.783

Indonesia: 13.144

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015