News Ticker
  • Atlet Para-Tenis Meja asal Bojonegoro Perkuat Kontingen Indonesia di Ajang AYPG di Bahrain
  • Sambut Hari Jadi Ke-272 Blora, Bupati Ziarah ke Makam Leluhur dengan Berpakaian Adat Jawa
  • Pemkab Tuban Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Erupsi Gunung Semeru
  • Temukan Bukti Baru, Persibo Bojonegoro Ajukan Peninjauan Kembali Putusan Komite Banding PSSI Jatim
  • Pemkab Blora Berupaya Bangkitkan 'Cepu Raya' jadi Kawasan Pusat Studi Migas Nasional
  • Regulasi Dana Bagi Hasil Migas untuk Blora Sedang Dikaji untuk Direvisi
  • Diduga Akibat Korsleting Kabel Elektronik, Sebuah Truk di Gayam, Bojonegoro Terbakar di Jalan
  • Hendak Cari Rumput, Warga Ngraho, Bojonegoro, Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah
  • Pemotor Asal Tambakboyo, Tuban, Tewas Terlindas Truk di Jalur Pantura
  • Program Penanaman Pohon PEPC Capai 25.000 Pohon, Bukti Komitmen dalam Upaya Kurangi Emisi
  • Tanggul Bengawan Solo Ambles, Belasan Desa di Bojonegoro Terancam Terendam Banjir
  • Banding Persibo Bojonegoro Ditolak, Komite Banding PSSI Jatim Putuskan Persibo Bersalah
  • Tanggul Sungai Bengawan Solo di Kanor, Bojonegoro Ambles, Ratusan Rumah Warga Terdampak
  • Lestarikan Budaya Tradisional, Pagelaran Seni 'Sandur Kolosal' akan Digelar di Bojonegoro
  • Disanksi Komdis PSSI Jatim, Persibo Bojonegoro Dipastikan Banding
  • Kaos Pemain Tertukar, Persibo Bojonegoro Disanksi Komdis PSSI Jatim
  • Pemkab Tuban Akan Beri Sanksi Denda Hingga Kurungan pada Pemilik Reklame Tak Berizin
  • Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19, Stok Plasma Konvalesen di Bojonegoro Aman
  • Jembatan di Dander, Bojonegoro, Ambruk saat Dilewati Truk Bermuatan Tanah Urug
  • Ditunda, Kenaikan Tarif Parkir Berlangganan di Bojonegoro Dilaksanakan Bertahap Mulai 2022
  • Unggul 1-0 Atas Mitra Surabaya, Persibo Bojonegoro Masuk 16 Besar Liga 3 PSSI Jatim
  • Kabur Saat Dihentikan Petugas, Mobil Elf Modifikasi Bermuatan Solar di Blora Terguling
  • Perjuangan Petugas Gabungan di Bojonegoro Menuju Lokasi Vaksinasi di Dusun Terpencil
  • Transparansi Pemdes Tlogorejo, Bojonegoro, Raih 3 Kategori di Ajang Keterbukaan Informasi Publik Jatim

Opini: Cegah Stroke dengan Makanan Sehat

Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day diperingati pada tanggal 29 Oktober 2021. Peringatan tersebut diprakarsai oleh World Stroke Organization (WSO) yang menyediakan platform global bagi komunitas stroke untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong tindakan yang lebih baik terhadap penderita stroke di seluruh dunia.
 
Dalam peringatan Hari Stroke Sedunia tanggal 29 Oktober 2021 ini, tema kampanye yang diangkat adalah "Save Minutes, Save Lives". 
 
Save Minutes Save Lives, artinya saat seseorang terserang stroke, maka setiap detik yang berjalan usai serangan adalah waktu yang sangat krusial. Jaringan otak dan jutaan neuron yang ada di dalamnya perlahan akan melemah jika tidak segera mendapatkan pertolongan yang seharusnya. 

#adsense#
 
Kalau mendengar kata stroke, hampir semua orang merasa ketakutan karena identik dengan tidak bisa berbuat apa apa dan akan bergantung pada bantuan orang lain.
 
Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak.
 
Ketika pasokan darah yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak terputus, maka sel-sel otak akan mulai mati. Karena itu semakin cepat penderita ditangani, diharapkan kerusakan yang terjadi pun semakin kecil bahkan kematian bisa dihindari.
 
Stroke adalah kondisi kesehatan yang serius yang membutuhkan penanganan dengan segera. Semakin cepat mendapat pertolongan yang benar, semakin tidak terlalu berat akibat yang dideritanya nanti dan segera bisa pulih kembali.
 
Oleh karena itu kita perlu sekali kewaspadaan yang antara lain dengan adanya Hari Stroke sedunia pada 29 Oktober 2021. Hampir semua insan kesehatan pada hari ini mengingatkan pada masyarakat tentang kewaspadaan terhadap serangan stroke, yang ternyata banyak ‘dibuat’ oleh ‘ulah’ penderita sendiri.
 
Dengan adanya peringatan Hari Stroke Sedunia maka menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran pada seriusnya ancaman penyakit tersebut dan tingginya angka penderita saat ini. Selain itu juga menjadi saat yang tepat untuk kampanye tentang cara mengurangi penderita stroke melalui kesadaran masyarakat yang lebih baik pada faktor risiko dan tanda-tanda stroke.
 
 
Stroke tidak melihat status sosial seseorang, tua, atau sering juga yang muda, baik yang bertempat tinggal di kota atau pun pedesaan. Semua orang dengan penyakit dasar tertentu bisa terkena stroke, apabila kurang atau tidak mengindahkan pola hidup sehat, sehingga penyakitnya tidak terkontrol. Sehingga terjadi komplikasi yang ‘menakutkan’, stroke, yang seakan tamatlah riwayatnya karena akan tidak bisa segalanya lagi.
 
Gejala stroke berikut ini bisa kita kenali agar dapat melakukan tindakan yang tepat, sehingga yang terserang bisa segera tertolong.
 
1).Cara bicara penderita tidak jelas atau kacau, bahkan ada juga penderita yang tidak bisa bicara sama sekali walau mereka terlihat sadar
2).Mata dan mulut pada salah satu sisi wajah penderita terlihat turun, tidak simetris
3).Lengan atau kaki si penderita mengalami kelumpuhan saat terserang stroke, karena itu mereka tidak mampu mengangkat salah satu atau bahkan kedua lengan atau kakinya
 
Bila kita mengamati gejala-gejala di atas, sebaiknya secepatnya di bawa ke rumah sakit agar segera mendapat pertolongan dan tidak terserang stroke total.
 
Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, terdapat sekitar 12 penderita stroke per 1.000 penduduk Indonesia, dan semakin tahun angka itu cenderung meningkat.
 
Stroke juga merupakan penyakit pembunuh nomor satu di Indonesia. Orang yang usianya lebih dari 65 tahun paling berisiko terkena stroke. Namun dua puluh lima persen stroke terjadi pada orang yang berusia di bawah 65 tahun, termasuk anak-anak.
 
Orang yang merokok, kurang olah raga, dan memiliki pola makan yang buruk akan mudah terserang stoke. Selain itu orang yang sirkulasi darahnya terganggu akibat tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, detak jantung tidak teratur atau fibrilasi atrium, dan diabetes, juga lebih beresiko terhadap stroke.
 
 
Stroke dapat dicegah melalui penerapan pola hidup sehat. Risiko mengalami stroke akan berkurang jika kita makan makanan sehat, berolahraga secara teratur, tidak merokok dan tidak minum alkohol.
 
Berusaha menurunkan tingkat kolesterol dan tekanan darah tinggi dengan obat juga bisa mengurangi resiko terkena stroke. Pada sebagian orang, obat untuk mencegah pembekuan darah serta obat untuk menjaga kadar normal gula darah juga penting untuk mencegah terjadinya stroke.
 
Kewaspadaan terhadap stroke harus kita tingkatkan, karena serangan stroke akan menyisakan disabilitas yang tidak kita harapkan, seakan kita tidak berguna lagi. Apalagi sudah dua tahun ini semua orang di dunia hidup dalam kondisi pandemi, jadi harus lebih mewaspadai semuanya.
 
Oleh karena itu kita semua harus selalu melaksanakan pola hidup sehat agar selalu terjaga keseimbangan kesehatan pada diri kita, sehingga komplikasi penyakit yang ada tidak akan terjadi. Dan kebahagiaan bersama akan selalu mengiringi kita semua, karena kita selalu melaksanakan ProKes dengan benar untuk melindungi diri dan sesama.
 
Semoga kita selalu sehat. (*/imm)
 
 
Penulis: dr H Achmad Budi Karyono (Penulis Direktur RS Muhammadiyah Cepu, Blora)
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
 
SKK Migas - Pertamina EP
Berita Terkait

Videotorial

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Video

Road to IDC AMSI 2021 Siap Digelar di 8 Wilayah

Road to Indonesia Digital Conference (IDC) yang diselenggarakan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) siap digelar pekan depan di delapan provinsi ...

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Bojonegoro - Seekor buaya air tawar (crocodylus novaeguinae) ditemukan di tengah sawah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Opini: Cegah Stroke dengan Makanan Sehat

Opini: Cegah Stroke dengan Makanan Sehat

Hari Stroke Sedunia atau World Stroke Day diperingati pada tanggal 29 Oktober 2021. Peringatan tersebut diprakarsai oleh World Stroke Organization ...

Quote

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Bagaimana Ucapan Idulfitri yang Benar Sesuai Sunah Rasulullah

Saat datangnya Hari Raya Idulfitri, sering kita liha atau dengar ucapan: "Mohon Maaf Lahir dan Batin, seolah-olah saat IdulfFitri hanya ...

Eksis

Siswa SMAN 1 Bojonegoro Raih Medali Perak di Ajang Kompetisi Sains Nasional 2021

Farryzki Noor Thoriq

Siswa SMAN 1 Bojonegoro Raih Medali Perak di Ajang Kompetisi Sains Nasional 2021

Bojonegoro - Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Bojonegoro, kembali meraih prestasi yang sangat membanggakan sekaligus mengharumkan sekolah di ...

Infotorial

Dukung UMKM di Bojonegoro, Pertamina EP Sukowati Field Beri Pelatihan Membatik

Dukung UMKM di Bojonegoro, Pertamina EP Sukowati Field Beri Pelatihan Membatik

Bojonegoro - Keberadaan Pertamina EP Sukowati Field selalu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar operasi, melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM), salah ...

Berita Foto

Sinergi Pertamina dengan Masyarakat Desa

Berita Foto

Sinergi Pertamina dengan Masyarakat Desa

Bojonegoro - Senior Production Engineer Pertamina EP Sukowati Field, Hafis Anshari, di dalam waktu senggangnya Kamis (22/7/2021), bercengkrama dengan petani ...

Religi

Warga Muhammadiyah Kota Bojonegoro Gelar Salat Gerhana di Masjid At-Taqwa

Warga Muhammadiyah Kota Bojonegoro Gelar Salat Gerhana di Masjid At-Taqwa

Bojonegoro - Jemaah atau warga Muhammadiyah di Kota Bojonegoro, pada Rabu (26/05/2021) malam atau usai sala magrib, menggelar salat gerhana ...

1638945450.6463 at start, 1638945450.7902 at end, 0.14392900466919 sec elapsed