News Ticker
  • Wagub Emil Dardak: Media Siber Jadi Rujukan Media Sosial
  • AMSI Jatim Gelar Rakerwil dan Seminar Nasional Media Siber
  • Vixion Tabrak Innova di Baureno Bojonegoro, Pengendara Motor dan Pemboncengnya Luka-Luka
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #6
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #5
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #4
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #3
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #2
  • Inilah Bakal Calon Kepala Desa Yang Mendaftar Pilkades Serentak 2019 di Bojonegoro #1
  • Kapolres Bojonegoro Pimpin Patroli Oklik dan Sahur on The Road
  • Jenis Talak Menurut Hukum Positif
  • Motor Tabrak Truk di Ngraho Bojonegoro, Pengendara Motor Luka-Luka
  • Lahan Tebu Milik PT Perkebunan Nusantara di Kedungadem Bojonegoro Terbakar
  • Timses Paslon 01 dan 02 Blora Sepakat Terima Hasil Rekapitulasi KPU dan Tolak People Power
  • Pertamina EP Cepu Gelontorkan Bantuan Rp 534 Juta dalam Safari Ramadan
  • SPBU PPSDM Migas Cepu Blora Mulai Beroperasi
  • Bupati Blora Imbau Masyarakat Tidak Ikut Gerakan People Power
  • Stroke, Komplikasi Hipertensi
  • Polres Bojonegoro Gelar Buka Puasa Bersama dengan Para Tananan
  • Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Rakornas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial
  • Tokoh Lintas Agama di Bojonegoro Tolak Gerakan People Power
  • Safari Ramadan di Blora SKK Migas Jabanusa Santuni Anak Yatim Piatu
  • Pemkab Bojonegoro Hadiri Pembukaan Gerakan Menuju 100 Smart City
  • Seorang Nenek di Singgahan Tuban Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pencurian Dengan Kekerasan
  • Selama Ramadan, Polres Bojonegoro Gelar Operasi Penyakit Masyarakat

Perusahan Terbesar Seorang Laki-Laki adalah Perempuan

Oleh Siti Ainur Rodhiyah

Berbagai kemajuan pada dunia tidak jauh dari pergerakan bangsanya. Setiap bangsa memiliki karakter berbeda sesuai dengan pengalaman dan pengajaran yang telah didapatkan pada masa waktu tertentu. Selain itu, bangsa merupakan komponen penting untuk menciptakan pembaharuan zaman yang dinamis. Kesamaan hak dan martabat antara laki-laki dan perempuan menjadi tolak ukur sekaligus keberhasilan sebuah negara dikatakan berhasil makmur atau hanya sekedar "nglindur".

Banyak sekali argumentasi tentang peranan penting seorang perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Kita tarik garis benang merah mulai dari aspek keluarga. Perempuan mempunyai peranan dominan dalam melaksanakan bermacam aktivitas, menyelesaikan segala urusan rumah serta mengelola keuangan. Pekerjaan yang lazim dikerjakan perempuan adalah bentuk ketaatan dan kehormatan kepada kepala keluarga. Namun, peran laki-laki sebagai pencari nafkah senantiasa berlaku guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Demikian halnya, terkadang kita sering melihat seorang lelaki atau bahkan kepala rumah tangga merasa gagal untuk mencukupi fasilitas serta kebutuhan keluarga. Hal ini terjadi sebab meandset laki-laki terkait sifat materialistik merupakan keutamaan kebahagiaan seorang perempuan. Hal tersebut memang betul adanya, tetapi tak sepenuhnya mengandung kebenaran abadi.

Saya pernah mendengar pernyataan dari seorang dosen, ia merupakan salah satu aktivis pergerakan yang aktif dalam kepengurusan cabang PMII Bojonegoro. Saat beliau berdialektika perihal perempuan dan amansipasi wanita ia mengutip kalimat dari salah satu tokoh besar pahlawan Indonesia yakni "Pramoedya Ananta Toer" dalam buku Bumi Manusia yang berbunyi "Wanita dengan gemerincing ringgit, kilau harta dan pangkat. Lelaki belakangan ini adalah juga kriminil, sedang perempuan yang tertaklukan hanya pelacur".

Tokoh Pram yang pernah diasingkan di Pulau Buru ini paham betul dengan keadaan bangsanya. Bahkan dirinya mengungkap realitas kehidupan pada Zaman Orde Lama pada ke empat tetralogi buku yang diselesaikan selama berada di penjara dan pengasingan oleh bangsa penjajah.

Kita perlu mengingat juga terhadap kedzaliman para penjajah yang pernah menjanjikan kepada perempuan-perempuan pribumi untuk diberi pendidikan terjamin. Para perempuan pribumi berangkat dan keluar dari rumah-rumah kecil pedesaan, diangkut dengan kapal laut guna memperoleh jaminan pendidikan. Tetapi, ditengah perjalanan para penjajah asing merampas kehormatan, menggilir satu persatu perempuan lugu yang menyimpan keyakinan kuat menggapai cita-cita dan masa depan.

Bukan hanya wanita Indonesia yang dijadikan budak seks serdadu Jepang. Diperkirakan, 200.000 perempuan negara-negara Asia yang pernah diduduki Jepang, seperti Korea Selatan, Philipina, Indonesia, dan Burma termasuk perempuan Jepang sendiri. Ironisnya hingga kini pemerintah Jepang tetap menolak untuk bertanggung jawab secara hukum. Alasannya para korban ialah jugun ianfu (perempuan penghibur) yang bekerja secara sukarela, bukan sebagai budak seks. Berdasarkn cerita di atas juga telah dibukukan oleh Bung Pram yang berjudul "Perawan remaja dalam cengkraman militer".

Sejarah tersebut perlu kita pelajari melalui buku-buku, sehingga perempuan mempunyai pengetahuan untuk memahami pentingnya sebuah karya, pendidikan, serta berbagai khazanah ilmu guna menghadapi problematik kehidupan.

Masih perihal pernyataan tentang perempuan tersebut, aktivis nyentrik tadi juga mempunyai argumentasi menarik tentang perempuan. Dirinya menilai ketertarikan seorang wanita bukan terletak pada paras, dan spesifikasi cover belaka. Melainkan dari aspek perjuangan, kegigihan, dan jiwa revolusioner pada diri individu. Meskipun demikian, fisik dan kecantikan harus juga diperhatikan bahkan dirawat, sebagai rasa syukur atas  pemberian Tuhan yang Maha Esa. Tetapi, bukan menjadi satu-satunya patokan, keyakinan dalam menjamin kebahagiaan.

Penulis menyakini bahwa pernyataan pak dosen diatas adalah benar adanya. Seorang laki-laki sebetulnya adalah manusia paling kaya. Mereka mempunyai kekayaan besar dalam kehidupan yakni seorang perempuan. Hemat penulis mencoba mengejewantahkan kata-kata dari dosen tersebut, sehingga menyatakan bahwa :"Perusahan terbesar seorang laki-laki adalah perempuan".

Saya berbicara seperti ini bukan hanya karena kebetulan diri saya adalah perempuan. Melainkan, kita dapat mengerjakan tugas sama-sama berdampingan dengan laki-laki dalam menjalankan kehidupan sebagai hamba dan khalifah di Bumi.

Hal tersebut senada dengan ungkapan yang pernah Penulis dengar dari masyarakat desa kelahiran penulis yakni Karangdowo dengan kalimat yang tidak begitu intelek, namun mengenai dasar hati para pendengar  seperti ini "Wong lanang nak kepengen ndue bojo apik tur pinter lan nurut kui karek milih siji terus dinikah, soale model piye ae wong wadon seng dipilih iso diubah wong lanang. Kabeh kui karek wong lanang. Nak wedok blarah berarti lanang e yo mblarah". Ungkap salah satu sesepuh desa pada saat cangkrukan (berkumpul) bersama para tetangga di depan rumah.

Begitu menarik pandangan hidup para masyarakat ini, meskipun mereka hidup pada zaman dahulu tetapi nilai keyakinan teguh untuk mendidik anak-anak sangat tinggi. Namun bagaimana pemikiran pemuda masa kini tentang hal tersebut?. Apakah sudah mengalami kemajuan seiring pendidikan yang didapatkan?. Adakah relevansi antara pengalaman, pendidikan dengan realitas pada kehidupan?. Wallahu Alamu Bisshowab.

Sekali lagi pernyataan R.A Kartini salah satu wanita revolusioner penggerak wanita Indonesia dengan ungkapan, "Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa bahagia baginya".

Penulis hanya mencoba mendeskripsikan berbagai pengertian peran perempuan dari tokoh desa, dan kaum intelektual, serta Tokoh revolusioner para pahlawan negara Kita Indonesia. Meskipun tidak tersebut jelas nama tokoh yang saya maksud. Namun, jika ingin mendiskusikan sedikit atau berbicara ngalir ngidul perihal ini, bahkan bertanya siapa lakon utama pada cerita. Mari kita bertemu, bercerita, serta  saling tukar fikiran dengan berbagai batas kemampuan masing-masing. Apabila masih malu, mari membalas dan bertanya lewat Sosial Media dengan syarat harus lewat literasi yakni tulisan, dan Menulis dengan cara kalian masing-masing. Namun jangan terjadi kesalahpahaman antara kita.

Pernyataan saya diatas bukan berarti memaksa kalian untuk menulis. Melainkan, mengajak bersama-bersama menghakimi diri sendiri melalui latihan merangkai kata. Karena kata salah satu kader pernah mengungkap ketegasan bahwa : "Berkarya tidak harus dengan menulis".

Sekali lagi.

Saya mencintai kehidupan bersama bendera yang berkibar.

Beserta pergerakan-pegerakan kecil yang dilaksanakan dan bukan hanya digemakan. Melalui ruang-ruang kecil kita yakini bahwa kita mampu menciptakan warna mulai  sebuah titik kecil dirangkai dalam sebuah kertas putih.

Salam pergerakan.

Salam hangat literasi.

Selamat menjalankan Ibadah puasa dan literasi.

Mari ungkap imaginasi, walaupun di sambi sambil Ngopi.

"Mau menilai atau memulai, mau memakan atau menciptakan, mau berbicara atau berkarya".

Semua jawaban dan keputusan terletak pada diri anda. (*/kik)

Penulis adalah Ketua Komisariat Perempuan Pertama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sunan Giri Bojonegoro.

Berita Terkait

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Videotorial

Kalender Event, Wisata dan Budaya Kabupaten Bojonegoro 2019

Guna memperkenalkan potensi wisata dan budaya di Kabupaten Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melaunching Kalender Event 2019. Dalam Kalender Event tersebut, ...

Berita Video

Perjuangan Mengawal Logistik Pemilu Menuju TPS Daerah Terpencil di Bojonegoro

Pemilu 2019

Perjuangan Mengawal Logistik Pemilu Menuju TPS Daerah Terpencil di Bojonegoro

Perjuangan untuk distribusi logistik Pemilu 2019 menuju tempat pemungutan suara (TPS) di daerah sangat terpencil juga juga dialami aparat di ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari Hipertensi Sedunia

Stroke, Komplikasi Hipertensi

Hari ini 17 Mei, diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia. Penyakit yang menempati 10 besar penyakit di hampir setiap rumah sakit. ...

Quote

Jenis Talak Menurut Hukum Positif

Jenis Talak Menurut Hukum Positif

Ketika memberi sosialisasi Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974, tentang Perkawinan, dan Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Nomor 1 Tahun ...

Sosok

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Serba-Serbi Pemilu 2019

Mochlasin Afan, Caleg DPRD Bojonegoro Partai Demokrat, Peraih Suara Terbanyak Pemilu 2019

Bojonegoro - Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 telah usai dilaksananan dan perolehan suara partai politik peserta Pemilu 2019 tingkat ...

Eksis

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Kombat, Komunitas Pecinta Musang Dari Bojonegoro

Bojonegoro - Setiap malam minggu, di seputar Taman Rajekwesi yang terletak di Jalan Rajekwesi Bojonegoro, tampak perkumpulan anak-anak millennial, bercengkerama ...

Infotorial

KDS Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Anak-Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa

KDS Bojonegoro Gelar Bakti Sosial pada Anak-Anak Yatim Piatu dan Kaum Duafa

Bojonegoro - KDS Bojonegoro bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Amil Zakat (Laznas) Nurul Hayat Bojonegoro, menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan ...

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Berita Foto

Kebakaran Sepeda Motor di SPBU Padangan Bojonegoro

Satu unit sepeda motor yang usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada ...

Feature

Masturi Warga Karangboyo Blora, Sukses Kembangkan Melon Orange

Masturi Warga Karangboyo Blora, Sukses Kembangkan Melon Orange

Blora- Budidaya buah melon orange ternyata menarik untuk ditekuni. Selain memiliki rasa yang lebih enak dan harum ketimbang melon hijau, ...

Religi

Meminta dan Memberi Maaf

Quote Islami

Meminta dan Memberi Maaf

Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh. (QS. Al-A raf ...

Pelesir

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Migas Cepu Edupark Resmi Dibuka, Jadi Tempat Wisata Baru di Blora

Blora - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Minggu (31/3/2019), meresmikan Migas Cepu Edupark (MC Edupark), objek wisata ...

Hiburan

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Marching Band Taruna Satlak Hiu Latsitardanus ke-39, Pukau Warga Kota Bojonegoro

Bojonegoro - Marching Band gabungan Taruna Akademi TNI, Akpol dan Praja IPDN, yang tergabung dalam Satlak Hiu Latihan Integrasi Taruna ...

Statistik

Hari ini

5.708 kunjungan

13.884 halaman dibuka

198 pengunjung online

Bulan ini

130.852 kunjungan

227.540 halaman dibuka

Tahun ini

889.331 kunjungan

1.441.748 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 668.531

Indonesia: 9.905

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015