Anggota Kodim 0721 Blora Dites Urine
Senin, 24 September 2018 20:00 WIBOleh priyo Spd
Oleh priyo Spd
Blora - Dinas Kesehatan Blora mengelar tes urine mendadak di Kodim 0721 Blora Senin (24/09/2018). Anggota Kodim 0721 Blora satu persatu secara mendadak diambil sampel urine, untuk mengetahui kemungkinan adanya penggunaan obat obatan terlarang
Dandim 0721 Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba SSos, melalui Pasi Intel Lettu Inf Lukman Hakim, menjelaskan dengan tes urine kepada personel kodim 0721 Blora yang diambil secara acak dan mendadak, ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya pelanggaran yang di lakukan oleh anggota.
"Dalam profesionalitas TNI harus bebas narkoba, sehingga bagi personel Makodim 0721 Blora yang terbukti menggunakan narkoba dalam tes urine tersebut akan ditindak atau diproses sesuai hukum di lingkungan TNI-AD," jelasnya.
Pasi Intel Lettu Lukman Hakim menegaskan, sesuai arahan Panglima TNI, bagi prajurit TNI yang melakukan penyalahgunaan narkoba tidak ada hukuman lain selain pemecatan secara tidak hormat.
"Kalau ada yang melangar ya tentu akan ditindak dan alhamdulilah dari sampel yang diambil tidak ditemukan adanya anggota yang menggunakan obat-obatan terlarang," terangnya.

Pihaknya mengaku, maraknya peredaran narkoba saat ini menjadikan musuh bersama di Indonesia yang selama ini sudah menyentuh berbagai lapisan dan komponen masyarakat, oleh karenanya Kodim 0721 Blora bergerak cepat dengan mengambil langkah untuk mencegah adanya penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga lingkup TNI.
"Kami akan terus lakukan pengecekan secara berkala dan secara mendadak agar bisa meminimalisir peredaran narkoba," tegasny
Kasi Farmalkes Dinas Kesehatan Kabupaten Blora Nanik Srimulyaningsih SKM MSi mengatakan kegiatan ini dilakukan secara mendadak, sehingga didapat data yang natural tanpa adanya persiapan untuk menghilangkan jejak kandungan narkoba.
"Kita kerjasama dengan Kodim dan dilakukan secara mendadak, jadi tadi ya pada kaget tapi semua anggota yang dites sampel semuanya negatif, " ujarnya
Nanik menjelaskan kegiatan ini yang merupakan bagian dari program juga untuk mencegah terjadi penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh prajurit sekaligus untuk mengetahui bila ada oknum prajurit yang menjadi pengguna narkoba.
"Untuk penanganannya sesuai dengan perintah dari komando atas agar personel TNI AD harus bersih dari semua pengaruh, penggunaan dan peredaran gelap narkoba, jadi kodim bersama kami melakukan pengecekan atau tes urine secara mendadak seperti ini," terangnya.
Hasil dari kegiatan pemeriksaan terhadap tes urine kepada 20 anggota yang di ambil sebagai sample belum ditemukan adanya penggunaan dan penyalahgunaan narkoba.(teg/imm)






































