News Ticker
  • Wisata di Tuban Perlu Pengembangan dan Peningkatan Fasilitas
  • Sri Astini Manfaatkan Limbah Sedotan Jadi Tikar Cantik
  • Muspika Gayam Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula Belajar Desa Beged
  • Polres Tuban Kembali Ringkus Dua Orang Produsen Miras
  • Mempersiapkan
  • Pemkab Bojonegoro Beri Santunan Kematian bagi Warga Miskin
  • Pemkab Bojonegoro Luncurkan Kartu Pedagang Produktif
  • Hindari Tabrakan, Truk di Margomulyo Bojonegoro Terguling ke Tebing Jalan
  • Diduga Serangan Jantung, Petani di Kanor Bojonegoro Meninggal di Sawah
  • Ketua KONI Bojonegoro yang Dilengserkan, Lukman Wafi, Akan Menghadap Bupati
  • Mosi Tidak Percaya, Ketua KONI Bojonegoro Dilengserkan
  • Urai Sampah, DLH Blora Gunakan Lalat Tentara Hitam
  • Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah
  • Pemkab Blora Serahkan Hibah Bongkaran Bangunan Pasar
  • Kedekatan
  • Akibat Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Padangan Bojonegoro Roboh
  • Menghadirkan
  • Bawaslu Undang Anam Warsito, Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu oleh Bupati Bojonegoro
  • Kasus Demam Berdarah di Tuban Meningkat
  • Motor Tabrak Sepeda di Dander Bojonegoro, 2 Orang Luka-Luka
  • Tabrakan Motor di Ngasem Bojonegoro, Seorang Kakek Patah Tulang Kaki
  • Bupati Bojonegoro Serahkan Sertifikat PTSL di Desa Jumput Sukosewu
  • Polisi Bojonegoro Gandeng Komunitas Offroad, Cek TPS Daerah Terpencil
  • Warga Lamongan, Tewas Tertabrak Kereta Api di Baureno Bojonegoro
  • Tabrak Lari di Padangan Bojonegoro, Seorang Pemotor Tewas di TKP

Warga Kerek Tuban Raup Puluhan Juta Rupiah dari Budidaya Jamur Tiram

Oleh Achmad Junaidi

Tuban (Kerek) Salah satu warga Desa Tlogowaru Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Darmaun (39), sukses menjadi pembudidaya jamur tiram, usaha yang dilakoni sejak tahun 2011 tersebut membuahkan hasil puluhan juta rupiah setiap bulannya sehingga berdampak kepada perekonomian yang kian hari semakin membaik.

Kesuksesan tersebut tak lepas dari kerja keras Darmaun (39), yang saat itu mendapatkan bantuan dari PT. United Tractor Semen Gresik (UTSG) melalui program Corporate Solcial Responsibility (CSR) pada tahun 2011 lalu. Ia juga pernah dikirim ke Kabupaten Madiun untuk mendapatkan pelatihan budidaya jamur tiram, dan diberikan modal usaha serta perlengkapan pembuatan baglog atau media tanam tempat meletakkan bibit jamur tiram.

“Melalui program CSR dari UTSG, saya di ikutkan pelatihan di Madiun dan diberi modal 10 juta”, terangnya saat ditemui awak media ini, Jumat (19/10/2018).

 

Keahliannya dalam membudidayakan jamur yang di perolehnya tak lantas ia pakai sendiri, tetapi dikampungnya Darmaun membuat beberapa kelompok yang di ikuti sekitar 50 orang warga setempat untuk diajari cara membudidayakan jamur dengan benar.

“Dulu saya buat banyak kelompok, tetapi kemudian para anggotanya tidak berjalan, dan akhirnya tinggal saya sendiri yang melanjutkan budidaya jamur disini”, keluhnya.

Dalam sehari, Darmaun bisa memanen jamur antara 15 hingga 20 kilo, dari jumlah total 200 baglog. Dan dari hasil panen jamur tersebut  dijual dengan harga rata-rata 20 ribu. Selain itu, Maun juga mendistribusikan jamurnya ke perusahaan MSG di Tambakboyo sebagai pengganti micin. Ia juga dan dipasarkan melalui internet. Selain itu juga mengolahnya menjadi makanan ringan, seperti krupuk, kripik, bakso dan olahan lainya.

“Ya alhmadulillah, sekarang laba bersih saya sudah mencapai antara 15 hingga 20 juta perbulan”, Terang Maun sapaan Akrabnya.

Saat ini, maun yang sudah dibantu 5 orang karyawanya itu sering di undang keluar kota di beberapa kabupaten di jawa timur untuk mempresentasikan kesuksesanya dalam hal mebudidayakan jamur tiram.

“Minggu depan saya dapat undangan di Bappeda Tuban,” Pungkasnya.

Sementara itu, ditemui secara terpisah, Supervisor CSR PT UTSG Widya Winarko sangat bersyukur dengan kesuksesan yang sudah di raih oleh warga Tlogowaru itu, karena dengan keberhasilan Darmaun bisa menjadi media pembelajaran sekaligus rujukan bagi kelompok Tunas Makmur.

“Hingga saat ini kami juga masih melakukan pendampingan kepada Maun dan membantu dari segi pemasaran,” papar Widya.

Program CSR tersebut mencakup 11 desa sekitar ring satu, dan tiap tahun dilakukan pemberdayaan di tiga desa, termasuk Tlogowaru, Pongpongan, dan desa Karang asem pada 2017.

“Dari situ saya berharap agar masyarakat sekitar mau belajar, melalui kelompok yang sudah berhasil, agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan seperti yang dilakoni Darmaun itu,” harapnya. (jun/imm)

Berita Terkait

Videotorial

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Festival Banyu Urip 2018, Destinasi Wisata Hiburan di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Ribuan warga memadati jalan-jalan, warung-warung dan lapangan sepakbola Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro saat digelar perhelatan ...

Teras

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Gantung Diri, Tanggung Jawab Siapa?

Kejadian bunuh diri atau gantung diri di wilayah Kabupaten Bojonegoro selama tahun 2018, menunjukkan angka yang relatif cukup tinggi. Lantas ...

Opini

Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah

Problem Base Solution: Mengubah Masalah Rakyat Sebagai Masalah Pemerintah

Jumlah lembaga, aparatur dan anggaran masing lembaga boleh dibilang cukup untuk menjalankan misi pemerintahan efektif. Sudah umum didengar keluhan adanya ...

Quote

Mempersiapkan

Mempersiapkan

Dalam menapaki perjalanan hidup dan banyaknya aktivitas, alangkah baik bila diawali dengan kemampuan, pemahamam lebih dan mempersiapkan diri dengan matang, ...

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Sosok

Sari Koeswoyo, Antara Seorang Ibu dan Pelaku Seni

Oleh Muliyanto Tanggal 22 Desember, diperingati sebagai Hari Ibu. Hari di mana perempuan-perempuan Indonesia menyelenggarakan Kongres Perempuan Pertama pada 22 ...

Eksis

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Sepasang Kakak-Adik di Blora Ciptakan Lampu Emergency Hemat Listrik

Oleh Priyo Spd Blora- Sering terjadinya listrik padam di wilayah Blora, membuat sepasang kakak-adik, warga Kelurahan Jetis Kecamatan Blora, menciptakan ...

Religi

Hukum Nikah Sirri

Hukum Nikah Sirri

*Oleh Drs H Sholikin Jamik SH MHes. Istilah nikah sirri atau nikah yang dirahasiakan memang dikenal di kalangan para ulama, ...

Infotorial

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Ibu Inspiratif, Mengubah “Limbah” Menjadi Berkah

Oleh Imam Nurcahyo Ngaisah namanya. Perempuan kelahiran 44 tahun lalu ini ibu rumah tangga biasa, layaknya perempuan desa di sekitarnya. ...

Berita Foto

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias, Bengawan Solo Bojonegoro

Festival Perahu Hias merupakan rangkaian dari Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar Minggu, 30 Desember 2018. Festival Bengawan Bojonegoro 2018, digelar ...

Feature

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Miniatur Motor Berbahan Limbah Bambu

Oleh Priyo SPd Blora - Banyaknya pohon bambu yang tumbuh di wilayah Desa Sumurboto Kecamatan Jepon Kabupaten Blora, membuat warga ...

Resensi

Alice in Cheongdam Dong 2

Alice in Cheongdam Dong 2

Oleh Delfariza Amaliya Penulis : Ahn Jae Kyung Penerjemah : Dwita Rizki Nientyas Tahun : 2014 Penerbit : Qanita, PT ...

Pelesir

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Waduk Selo Parang di Blora Pikat Pengunjung Wisata

Blora- Masyarakat Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora, Jawa Tengah memanfaatkan kawasan waduk Selo Parang menjadi tempat wisata baru ...

Hiburan

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Barista Asal Mojokerto Juarai Latte Art Battle di Bojonegoro

Oleh Imam Nurcahyo Bojonegoro - Dalam partai final Latte Art Battle di KDS Toserba Bojonegoro yang digelar pada Sabtu (01/12/2018) ...

Statistik

Hari ini

3.681 kunjungan

6.007 halaman dibuka

179 pengunjung online

Bulan ini

76.813 kunjungan

132.655 halaman dibuka

Tahun ini

76.813 kunjungan

132.655 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 745.953

Indonesia: 11.435

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015