News Ticker
  • Tempat Ibadah Didorong Jadi Ruang Pemberdayaan Masyarakat
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Lomba Cipta Jingle Geopark,
  • Imbas Konflik Timur Tengah, Kemenhaj dan Lintas Kementerian Sepakati 10 Langkah Mitigasi Bagi Jemaah Umrah Terdampak
  • Antusiasme Tinggi, Tiket Angkutan Lebaran 2026 di Stasiun Bojonegoro Terjual Belasan Ribu Kursi
  • Lebaran Hemat Tapi Tetap Meriah, Ini Tipsnya
  • 06 maret dalam Sejarah
  • KAI Daop 8 Surabaya Gelar Safari Ramadan dan Inspeksi di Stasiun Bojonegoro
  • Solidaritas dari Lapangan Minyak, Pekerja Blok Cepu di Bojonegoro Berbagi Berkah Ramadan
  • Hadir di Rakor OPD Pemkab Bojonegoro, Bupati dan Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Peran Camat dalam Pembangunan Desa
  • Dukung Peningkatan Lifting, Well Services Banyu Urip A07 Tingkatkan Produksi Hingga 12.300 BOPD
  • PKK Bojonegoro Gelar Kajian Ramadan di Pendopo Malowopati
  • Gubernur dan BPN Jatim serahkan 444 Sertifikat Aset Pemprov dan Tempat Ibadah
  • Tips Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa
  • 05 Maret dalam Sejarah
  • DPRD Bojonegoro Evaluasi Program MBG Ramadan, Pastikan Program Sesuai Standar
  • Komisi C DPRD Bojonegoro Gelar AUdiensi dengan HIMPAUDI, Dengarkan Keluhan Tenaga Pendidik
  • Film Surat untuk Masa Mudaku, Kisah Emosional Refleksi Masa Muda
  • Bupati Wahono Dorong Program Tour Bojonegoro Sebagai Sarana Edukasi Wisata Generasi Muda
  • Pemkab Bojonegoro Miliki Tiga Rumah Pemotongan Hewan Aktif
  • Bagaimana Mekanisme Peralihan Peserta ke PBPU? Begini Penjelasan BPJS Kesehatan Bojonegoro
  • Perkuat Layanan Wilayah Selatan, RSUD Temayang Siapkan 12 Dokter Spesialis dan Fasilitas CT Scan
  • Alarm Bahaya Begadang: Dari Kerusakan Otak hingga Ancaman Diabetes
  • OJK Ungkap Modus Penipuan Ramadan, Salah Klik, Rekening Auto Ludes
  • 04 Maret dalam Sejarah
Ngadoellah Warga Campurejo Bojonegoro ini Tekuni Pembibitan Kelengkeng Jenis Diamond River

Ngadoellah Warga Campurejo Bojonegoro ini Tekuni Pembibitan Kelengkeng Jenis Diamond River

Bojonegoro  - Berawal dari kegemarannya merawat segala jenis tanaman, Ngadoellah (56) akhirnya menekuni pembibitan tanaman kelengkeng jenis diamond river.
 
Hampir setiap hari Mbah Doel, panggilan Ngadoellah, berada di kebun pembibitan tanaman kelengkeng miliknya yang berada di Jalan Mangga turut Dusun Plosolanang Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota. Menurutnya, hasil saat pembibitannya telah dibeli konsumen dari seluruh penjuru nusantara.
 
 
Saat awak media ini mendatangi di lokasi pembibitan sekaligus lapak penjualan bibit kelenggkeng pada Minggu (18/08/2019) pagi, pria paruh baya ini mengaku telah 12 tahun lamanya menekuni profesi pembibitan tanaman kelengkeng dari biji buah kelengkeng. Karena kegemarannya pada tanaman, sekaligus rasa prihatin pada pemanasan global yang saat ini terjadi.
 
"Tanaman kelengkeng, selain mendapat manfaat dari buahnya, pohonnya juga untuk menyelamatkan bumi." tuturnya.
 
 
 

Ngadoellah, saat berada di kebun pembibitan kelengkeng miliknya di Jalan Mangga turut Dusun Plosolanang Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota.

 
Kepada awak media ini, mbah Doel dengan ramah menjelaskan secara rinci, bagaimana melakukan pembibitan hingga cara tanam bibit kelengkeng. Ada beberapa hal yang harus disediakan untuk membibit tanaman kelengkeng, diantaranya media tanam yang berupa tanah, pasir, kotoran kambing dan plastik tanaman (polybag) serta biji kelengkeng.
 
"Untuk bibit atau biji buah kelengkeng yang saya tanam ini, sebagian besar saya dapatkan dari sisa-sisa buah yang dijatuhkan oleh kelelawar pemakan buah (codot), dari pohon kelengkeng yang telah berbuah," tuturnya menjelaskan.
 
 
Sambil menata sejumlah bibit tanaman kelengkengnya, pria kelahiran Kalitidu Bojonegoro yang saat ini juga berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tersebut mengaku, hingga saat ini telah menghasilkan atau menjual lebih dari 25 ribu bibit buah kelengkeng diamonn river. Bibit kelengkeng miliknya tersebut adalah satu-satunya bibit yang dihasilkan dari proses pembibitan biji buah, kendati tanaman kelengkeng merupakan jenis tanaman vegetatif yang bisa dilakukan dengan cara stek, cangkok maupun lainnya.
 
"Mulai proses pembibitan hingga tumbuh itu membutuhkan perawatan dan perasaan yang baik, agar nantinya bibit buah kelengkeng saat ditanam pohonnya menghasilkan buah yang maksimal." tuturnya.
 
Ia juga menjelaskan bahwa untuk kawasan geografis (tanah) Bojonegoro, dirinya memastikan aman dan tidak ada masalah, dan tanpa mendahului kehendak Tuhan, bahwa bibit buah kelengkeng miliknya bisa dipastikan dalam jangka waktu tiga tahun sudah berbuah.
 
"Apabila ada yang membeli bibit di sini dan saat dibawa pulang lalu tidak bisa tumbuh, nanti saya ganti secara gratis, hingga berhasil ditanam dan berbuah," ucapnya.
 
 
 

Ngadoellah, saat berada di kebun pembibitan kelengkeng miliknya di Jalan Mangga turut Dusun Plosolanang Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota.

 
Mbah Doel sampai saat ini masih terbilang ASN aktif di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan pembibitan buah kelengkeng diamond river telah ia tekuni secara rutin selama puluhan tahun, sehingga dirinya tidak merasa terganggu dengan pekerjaannya, karena tujuan awalnya adalah kegemaran pada tanaman sekaligus menyelamatkan bumi dari pemanasan global.
 
"Jika satu orang menanam satu pohon dapat lebih berarti untuk bumi dan juga untuk kita. Selain membuat udara terasa sejuk, rumah pun akan terlihat lebih asri," kata Ngadoellah.
 
 
Melalui pantauan awak media, di kebun sekaligus lapak Doel, saat ini ada sekira 5 ribu hingga 6 ribu bibit buah kelengkeng diamond river usia tiga bulan, yang sudah layak jual dan layak tanam. Mbah Doel mematok harga jual per tanaman senilai Rp 25 ribu. Bagi penggemar tanaman dipersilahkan untuk datang ke lapaknya, secara sukarela mbah Doel akan memberikan teknik dan metode tanam hingga berbinis bibit buah kelengkeng.
 
"Marilah bersama-sama menamam pohon demi menyelematkan bumi, sekaligus mendapatkan nilai ekonomis." pugkasnya.
 
 
 

Kebun pembibitan kelengkeng milik Ngadoellah, di Jalan Mangga turut Dusun Plosolanang Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro Kota.

 
Pohon kelengkeng diamond river (Dimocarpus Longan Ssp) jenis ini merupakan tanaman yang berasal dari Tionghoa, buanya memiliki rasa yang manis, dengan daging buahnya yang berair (juicy) serta memiliki aroma yang khas. Keunggulan lainnya dari bibit buah kelengkeng diamond river ini adalah tanaman kelengkeng diamond river ini termasuk jenis lengkeng yang mempunyai sifat genjah atau mudah berbuah dan memiliki tingkat produktivitas tinggi. (deba/imm)
Banner Ucapan Ramadan ADS
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Trump Naikkan Tarif China: Perang Dagang Dimulai Lagi, Siapa yang Akan Paling Terluka ?

Surabaya - Ketegangan perang dagang (trade war) antara Amerika Serikat dan China kembali memanas pada tahun 2025. Situasi ini seperti ...

Quote

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Teknologi

Hati-hati! Lewat Skema Phising, Akun Instagram Bisa Dibajak Kurang dari 3 Menit

Bojonegoro - Salah satu aplikasi media sosial (Medsos) Instagram, juga memiliki kerentanan keamanan, sehingga berpotensi diambil alih (dibajak) oleh orang ...

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Sosok

Pratikno, di Mata Mantan Bupati Bojonegoro, Kang Yoto

Bojonegoro - Salah satu putra terbaik asal Bojonegoro, Prof Dr Pratikno MSoc Sc, pada Minggu malam (20/10/2024) kembali dipilih menjadi ...

Eksis

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Latihan Serius Berujung Manis, Nyafica Juarai Lomba Bertutur tentang Nilai Hidup Orang Samin

Bojonegoro - Pemkab Bojonegoro menggelar Lomba Bertutur tingkat Kabupaten. Lomba ini berakhir pada Jumat (31/10/2025) kemarin. Sepuluh finalis bersaing memperebutkan ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Hari Jadi Bojonegoro Ke-348

Berikut ini Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 Tahun 2025

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, telah mengagendakan sejumlah acara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 yang jatuh ...

1772791213.8042 at start, 1772791214.2288 at end, 0.42450404167175 sec elapsed