Peristiwa Kebakaran
Rumah Warga Sumberrejo Bojonegoro Terbakar, Diduga Akibat Obat Nyamuk
Minggu, 25 Agustus 2019 08:00 WIBOleh Imam Nurcahyo
Bojonegoro (Sumberrejo) - Peristiwa kebakaran nyaris menghanguskan rumah milik Mardiono bin Songo Wiji (65), warga Dusun Sumber RT 030 RW 009 Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (24/08/2019) pukul 22.30 WIB.
Sumber api atau penyebab kebakaran, diduga berasal dari kebiasaan korban yang membakar bunga sukun (oler) yang digunakan sebagai obat pengusir nyamuk yang selanjutnya bara apinya menjalar pada dinding depan rumah korban yang terbuat dari anyaman bambu. Beruntung, kobaran api tersebut dapat segera dipadamkan oleh warga sekitar.
Petugas bersama warga saat lakukan pemadaman kebakaran rumah milik Mardiono bin Songo Wiji, warga Dusun Sumber Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro, Sabtu (24/08/2019)
Informasi yang didapa awak media ini dari Kapolsek Sumberrejo, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Imam Kanafi SH, kronologi kejadian tersebut bermula pada Sabtu (24/08/2019) sekira pukul 22.30 WIB, tetangga korban M Andrian (18) saat sedang berada sedang menonton televisi di rumahnya, mendengar suara gemuruh sehingga saksi berusaha melihat sumber suara tersebut melalui kaca jendela rumahnya.
"Saat itu saksi melihat ada kobaran api yang membakar dinding rumah milik korban pada bagian atas depan rumah," kata kapolsek.
Mengetahui kejadian tersebut, selanjutnya saksi segera keluar dari rumahnya dan berteriak meminta tolong pada warga sekitar, dan tidak lama kemudian warga sekitar berdatangan, untuk membantu memadamkan api, sambil melaporkan pada perangkat desa setempat dan ke Polsek Sumberrejo.
"Kobaran api akhirnya dapat dipadamkan oleh warga, dan tidak lama berselang datang mobil pemadam kebakaran untuk membantu melakukan pembasahan sekaligs guna memastikan bahwa api benar-benar padam," kata Kapolsek.
Petugas bersama warga saat lakukan pemadaman kebakaran rumah milik Mardiono bin Songo Wiji, warga Dusun Sumber Desa Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro, Sabtu (24/08/2019)
Kapolsek menturkan, bawa berdasarkan keterangan saksi-saksi dan dari hasil olah TKP, sumber api diduga berasal dari kebiasaan korban yang membakar bunga sukun (oler) yang digunakan sebagai obat pengusir nyamuk, yang selanjutnya menjalar pada tumpukan kayu dan bambu yang berada di ruang tamu kemudian menjalar ke dinding depan rumah bagian atas yang terbuat dari anyaman bambu.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka, akibat kebakaran tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar 1,5 juta rupiah." kata Kapolsek. (red/imm)