News Ticker
  • Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu
  • Band Lokal Hangatkan Panggung Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro Sebelum Ungu Naik Panggung
  • Bahaya Pijat Cedera Tulang, Dokter RSUD Sumberrejo Ingatkan Pentingnya Penanganan Medis
  • Keseruan Final Lomba Senam PGRI Bojonegoro, Momentum Perkuat Solidaritas Guru Perempuan
  • Angka Pengangguran Jawa Timur Menyusut hingga 3,55 Persen
  • HUT ke-30 Bank Daerah Bojonegoro Beri Bantuan Modal Pedagang Kembang Setaman
  • Tabrakan Vario Vs Smash di Jalan PUK Sugihwaras – Balen, Bojonegoro, Satu Orang Meninggal
  • TP PKK Sugihwaras Kampanyekan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Jadi Berkah
  • Disdukcapil Bojonegoro Rekam KTP-el Penyandang Disabilitas di Sekar
  • 23 Mei dalam Sejarah
  • PNM Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia Lewat PNM Mengajar
  • Industri Migas Berdampingan dengan Pertanian, Bojonegoro Kokohkan Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jatim
  • Beroperasi Sejak September 2025, Pengoplos LPG 3 Kg di Kapas Diringkus Polres Bojonegoro
  • BPOM Ungkap 22 Produk Berbahaya Picu Stroke dan Ginjal Rusak, Ini Rinciannya
  • Kolom Abu Setinggi Satu Kilometer Keluar dari Kawah Gunung Semeru Jumat Pagi
  • Uji Konsekuensi Informasi Publik, Pemkab Bojonegoro Kaji Aturan Data Rahasia
  • Band Ungu Bakal Tampil di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro, Sabtu 23 Mei 2026
  • PMI Bojonegoro Gelar Jalan Sehat Bareng Bupati Peringati Hari Palang Merah Sedunia, Ayo Ikutan
  • Disperinaker Bojonegoro Gelar Pelatihan Bahasa Jepang, Fasilitasi Pencari Kerja ke Luar Negeri
  • 22 Mei dalam Sejarah
  • Prakiraan Cuaca 22 Mei 2026 di Bojonegoro
  • Avanza Tabrak Isuzu Elf dan Motor di Dander, Bojonegoro, 4 Orang Luka-Luka
  • Sinergi PLN dan Dinsos Jatim Hadirkan Layanan Omah Terapi-KU untuk Kelompok Rentan
  • Jejer Sejajar dan Bermartabat, Ruang Ekspresi Inklusif Seni Rupa Difabel Bojonegoro
Tingkatkan Kompetensi Guru, PGRI Bojonegoro Gelar Pembinaan Kader PGRI

Tingkatkan Kompetensi Guru, PGRI Bojonegoro Gelar Pembinaan Kader PGRI

Bojonegoro - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Huru Nasional (HGN) 2019, PGRI Kabupaten Bojonegoro pada Kamis (12/12/2019) gelar acara Pembinaan Kader PGRI, yang mengambil tema 'Peran Strategis Guru dalam Memwujudkan SDM Indonesia Unggul"
 
 
Kegiatan tersebut juga dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, karena setiap tahun dinamika masyarakat terus berkembang, sehingga sehhingga nantinya guru bisa mengantarkan anak didik menuju anak lulusan berkualitas.
 
Acara yang berlangsung di Gedung Islamic Centre Bojonegoro tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd; Kapolres Bojonegoro, AKBP M Budi Hendrawan; Ketua PGRI Jawa Timur, Drs Ichwan Sumadi MM; Ketua PGRI Bojonegoro, Ali Fatikin; Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, M Kuzaini; Pengurus Cabang PGRI se Kabupaten Bojonegoro dan diikuti 850 guru dan kepala sekolah di Kabupaten Bojonegoro.
 
 
 

Ketua PGRI Bojonegoro, Ali Fatikin saat beri sambutan dalam peringatan HUT ke-74 PGRI dan HGN 2019, Kamis (12/12/2019)

 
Ketua PGRI Bojonegoro, Ali Fatikin dalam sambutannya mengatakan, Pembinaan Kader PGRI yang mengambil tema Peran Strategis Guru Dalam Memwujudkan SDM Indonesia Unggul, diharapkan guru dapat memberikan bekal dan menjadi guru yang profesional dalam memujudkan peran strageis Nasional.
 
"Selain itu guru harus dibina, karena setiap tahun dinamika masyarakat terus berkembang dan untuk itulah guru harus dibina kompetensinya, sehingga nantinya bisa mengantarkan anak didik kita menuju anak lulusan berkualitas." kata Ali Fatikin.
 
Ketua PGRI Jawa Timur, Drs Ichqan Sumadi dalam sambutanya mengatakan bahwa PGRI adalah suatu wadah dari himpunan seluruh guru di Indonesia yang menjadi satu kesatuan PGRI.
 
"Untuk itu saya berharap dan berdoa agar PGRI tidak berpatai politik dan non partisiapan partai, akan tetapi berada di semua jajaran." Drs Ichqan Sumadi.
 
 
 

Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, saat beri sambutan dalam peringatan HUT ke-74 PGRI dan HGN 2019, Kamis (12/12/2019)

 
Wakil Bupati Bojonegoro, Drs H Budi Irawanto MPd, dalam sambutannya mengatakan, setelah 74 tahun Indonesia merdeka, jati diri PGRI sebagai organisasi profesi yang independen, unitaristik, dan non partisan harus senantiasa dijaga, dan melekat di dada pengurus, pejuang, aktivis dan para guru.
 
Menurut Wakil Bupati, sebagai rumah besar perjuangan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan, PGRI terus bergerak, mengabdi, dan memperbarui diri agar senantiasa adaptif dan responsif terhadap perubahan.
 
"Kita menyadari sepenuhnya bagaimana peran guru dalam meningkatkan mutu SDM Indonesia. Sejatinya mutu pendidikan terjadi di ruang kelas, dalam interaksi yang positif dan dialogis dengan semangat penghargaan terhadap semua potensi yang berbeda pada siswa. Dari proses tersebutlah, terbentuk siswa yang cerdas, terampil, dan cakap yang siap bersaing di era 4.0," kata Wakil Bupati Budi Irawanto.
 
 
Wakil Bupati juga menuturkan bahwa sebagai renungan bersama, semangat dan niat mulia para guru di seluruh tanah air pada tanggal 25 November 1945, puluhan organisasi guru yang berbeda faham dan golongan, sepakat untuk melebur menjadi satu sehingga lahirlah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
 
Dengan dijiwai semangat proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, PGRI hadir sebagai wadah perjuangan guru, pendidik dan tenaga kependidikan, memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan, serta berkhidmat memajukan Pendidikan nasional.
 
"Tak salah jika negara pada akhirnya menghargai perjuangan para guru, pendidik formal dan non formal, dan akhirnya akan membawa kemajuan Bangsa. Hal inipun sejalan dengan visi Bapak Presiden yaitu 'SDM Maju, Indonesia Unggul'. Dan peran seperti ini salah satunya yang bisa melakukan adalah Guru." kata Wakil Bupati.
 
Wakil Bupati menyampaikan bahwa guru sebagai episentrum perubahan dan sudah seharusnya perhatian terhadap guru menjadi sangat penting, mulai dari pemenuhan kebutuhan guru, profesionalisme, kesejahteraan, pelatihan, hingga perlindungannya.
 
"Dan Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro senantiasa memperhatikan hal mendasar tersebut, salah satunya terkait kesejahteraan guru. Hal ini bisa dilihat dengan pemberian tunjangan bagi guru honorer Bojonegoro." kata Wakil Bupati.
 
 
Di akhir sambutannya Wakil bupati mengucapkan terima kasih kepada PGRI Kabupaten Bojonegoro yang senantiasa terus berkomitmen melakukan kiprahnya, untuk menjadikan guru Bojonegoro profesional melalui pelatihan dan workshop yang dilakukan, memperjuangkan kesejahteraan guru dengan membangun good communication dengan Pemerintah Kabupaten, DPRD serta Dinas Pendidikan.
 
" PGRI Kabupaten Bojonegoro telah menjadikan guru bermartabat melalui supporting terhadap prestasi guru, salah satunya apresiasi terhadap guru honorer inspiratif, serta senantiasa melindungi guru ketika melakukan tugas pengabdiannya." kata Wakil Bupati Drs H Budi Irawanto MPd, di akhir sambutannya. (dan/imm)
 
Berita Terkait

Videotorial

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Berita Video

Penyemayaman Api Abadi Hari Jadi Bojonegoro Ke-348 di Pendopo Malowopati

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah dan Ketua DPRD Abdulloh Umar, bersama jajaran Forkopimda Bojonegoro ...

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Berita Video

Bupati Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Bojonegoro

Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark (PIGG) Bojonegoro, yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro, ...

Teras

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

Menyoroti Konsep Penanggulangan Bencana di Bojonegoro

Memasukkan Pendidikan Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah di Bojonegoro

"Berdasarkan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana, Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. ...

Opini

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Menjadi "Raksasa" yang Lupa Cara Jadi Manusia

Pernahkah Anda merasa paling benar setelah memenangkan debat di kolom komentar? Atau merasa paling sukses saat melihat angka di saldo ...

Sosok

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bocah 9 Tahun Asal Bojonegoro Jago Otak-Atik Elektronik, Bercita-cita Jadi Insinyur

Bojonegoro - Berbeda dari anak-anak seusianya, seorang bocah dari Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini justru memiliki minat besar ...

Infotorial

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

ExxonMobil di Blok Cepu Siap Hadapi Target Produksi 2026

Bojonegoro - Sepanjang 2025, produksi minyak Blok Cepu kembali melampaui target pemerintah. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai operator salah satu ...

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Berita Foto

Foto Evakuasi Serpihan Pesawat T-50i Golden Eagle TNI AU yang Jatuh di Blora

Blora - Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD dan warga sekitar terus melakukan pencarian terhadap serpihan pesawat tempur T-50i Golden ...

Religi

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Pakaian Ihram saat Haji dan Umrah, antara Syariat dan Hakikat

Judul itu menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi (24/01/2024) di Masjid Nabawi al Munawaroh, Madinah, kepada jemaah umrah dari ...

Wisata

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Pemkab Launching Kalender Event 2026 dan Mars Bojonegoro

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pada Rabu malam (18/03/2026), bertempat di Jalan Mas Tumapel Bojoonegoro, melaunching Kalender Event Bojonegoro ...

Hiburan

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Konser Harmony 3 Dekade BPR Bojonegoro

Ungu Sajikan 12 Lagu, Mulai Hatiku Hampa hingga Seperti Mati Lampu

Bojonegoro Band papan atas Ungu menaiki panggung menyapa ribuan penonton dari berbagai penjuru di Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro pada ...

1779567412.7572 at start, 1779567413.0697 at end, 0.31245589256287 sec elapsed