News Ticker
  • Pekerja PEPC Bersama Masyarakat, Lakukan Aksi Pelestarian Lingkungan di Bojonegoro
  • Bupati Ajak SKK Migas Jabanusa Dukung Pembangunan Blora
  • Guncangan Gempa di Malang Dirasakan Warga Bojonegoro
  • Jelang Ramadan, Petani Blewah di Desa Kadungrejo, Baureno, Bojonegoro, Raup Berkah
  • Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan
  • Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat
  • Kejaksaan Negeri Bojonegoro Beri Pembinaan Hukum pada Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan
  • Sekjen Kementerian Agama RI Hadiri Launching Kartu Blora Mengaji
  • Kapolres Bojonegoro Ajak Muslimat dan Fatayat NU Bersinergi Tanggulangi Paham Radikalisme dan Intoleran
  • Kapolres Launching Program Orang Tua Asuh bagi Pelajar dan Mahasiswa Papua di Bojonegoro
  • 5 Kegiatan Bareng Orang Tua Ini Bantu Si Kecil Jalani Puasa Secara Maksimal
  • Inilah Pejabat dan Kepala Sekolah di Lingkup Pemkab Bojonegoro yang Baru Dilantik Bupati
  • Bupati Bojonegoro Lantik 2 Pejabat Administrator dan 131 Kepala Sekolah yang Baru Dimutasi
  • Bupati Bojonegoro Laksanakan Groundbreaking Pembangunan Jembatan Kanor-Rengel
  • Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Rumah di Bojonegoro Kota, Terbakar, Kerugian Rp 505 Juta
  • EMCL Beri Pelatihan Relawan Keselamatan Jalur Pipa di Bojonegoro dan Tuban
  • Pemkab Bojonegoro Gelar Bimtek Pengelolaan Bantuan Keuangan Kepada Desa
  • Terkait Larangan Mudik, Bupati Blora Akan Koordinasi dengan Gubernur Jateng
  • Kementerian Pertanian Lakukan Riset Pengembangan Padi Lahan Sawah Tadah Hujan di Blora
  • Komisaris Utama Pertamina, Ahok, Lakukan Kunjungan Kerja ke Proyek JTB di Bojonegoro
  • Kapolres Bojonegoro Beri Bantuan pada Istri Terduga Teroris di Temayang
  • Gedung Sekolah Dasar di Ngasem, Bojonegoro, Ambruk, Kerugian Capai Rp 150 Juta
  • Tips Praktis Menikmati Hiburan di Masa Pandemi
  • TPID Bojonegoro Gelar Pertemuan, Jaga Stabilitas Bahan Pokok Jelang Hari Besar Keagamaan

Program Pengembangan Masyarakat ExxonMobil Cepu Limited: Merajut Asa, Mendobrak Batas

HARI Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei merupakan momentum bersejarah yang berhasil meletakkan fondasi bagi kemajuan pendidikan bangsa. Salah satu cara mengapresiasi perjuangan Ki Hadjar Dewantara, Dewi Sartika dan pejuang pendidikan nasional lainnya adalah memfasilitasi akses kepada pendidikan berkualitas bagi para generasi muda.
 
 
Kisah inspiratif datang dari para penerima beasiswa Banyu Urip. Beasiswa ini diprakarsai ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan didukung sepenuhnya oleh SKK Migas, guna memfasilitasi akses pendidikan yang berkualitas. Hal ini merupakan perwujudan komitmen EMCL pada penyiapan generasi penerus bangsa di Kabupaten Bojonegoro.
 
Para penerima beasiswa semula tidak pernah membayangkan dapat memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Keterbatasan sosial ekonomi menjadi alasan. Namun, mimpi mereka akan beroleh akses pendidikan berkualitas, terus menyala.
 
Sejak awal bersekolah mereka belajar dengan keras dan rajin mencari informasi terkait dengan penerimaan beasiswa atau program bantuan pendidikan. Kesempatan itu datang pada saat EMCL menggelar seleksi penerimaan beasiswa Strata-1 pada tahun lalu. 
 
Program beasiswa ini diperuntukkan bagi putera-puteri Kabupaten Bojonegoro. Sebelumnya, mereka telah diterima melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi (SNMPTN) pada bidang studi pertanian, peternakan, kedokteran, teknik dan MIPA, serta berasal dari keluarga dengan keterbatasan.
 
 
Kesempatan inilah yang melahirkan harapan baru bagi Ria Risti, anak buruh tani Desa Kedungadem Bojonegoro. Pada saat bersekolah hanya terbayang bahwa SMAN 1 Sugihwaras merupakan jenjang pendidikan terakhir yang dapat ditempuh. Ria sempat ragu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi mengingat tantangan orangtuanya membiayai hidup sehari-hari. Dalam benaknya, dapat lulus sekolah menengah atas saja sudah istimewa. Jadi keinginan melanjutkan ke perguruan tinggi ibarat menggantang asap. 
 
Keraguan pun sirna. Pak Haris (Abdul Haris Rafiqi, guru matematika di sekolahnya), mendorong Ria untuk mengikuti seleksi program beasiswa Banyu Urip yang diprakarsai EMCL.
 
Perjuangan Ria untuk mendapatkan beasiswa Banyu Urip EMCL tidak mudah. Ia harus bersaing dengan kandidat-kandidat lainnya. Alur seleksi cukup panjang, dari seleksi administrasi, psikotes hingga wawancara. Meski sempat ragu, Pak Haris, yang juga menemaninya mendaftar, terus memotivasi.
 
Optimisme Ria berbuah keberhasilan saat ia dinyatakan sebagai penerima beasiswa Banyu Urip. Kini, baginya menjejakkan kaki di perguruan tinggi, bukan sekadar mimpi.
 
 
 

Ria Risti, anak buruh tani asal Desa Kedungadem Bojonegoro. Penerima program beasiswa Banyu Urip yang diprakarsai EMC dan didukung sepenuhnya oleh SKK Migas.

 
Ria Risti, cita-cita besar dari Kedungadem
 
Senyum mengembang nampak di wajah Ria saat menapakkan kaki di Kota Malang. Impiannya mengenyam pendidikan di kota ini akhirnya terwujud. Teknik Pertanian merupakan jurusan yang dipilih, sesuai keinginannya selepas kuliah untuk pulang ke desa, membangun petani di desanya menjadi lebih berdaya.
 
Menurut Ria, petani di desanya memiliki potensi yang bagus. Tanahnya sangat subur sehingga memiliki potensi yang bagus untuk dikembangkan. Namun masih diperlukan inovasi dan pembaruan teknologi pertanian untuk membantu petani dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panennya.  
 
Karena itu, Ria memiliki obsesi mengembangkan sistem pertanian modern di Kedungadem. “Kualitas hasil panen yang baik akan meningkatkan harga jual produk pertanian petani lokal. Selama ini banyak petani masih merugi karena harga jual di pasar yang murah. Penggunaan teknologi yang tepat dapat meningkatkan efisiensi sehingga keuntungan meningkat,” jelasnya.
 
Di dunia kampus Ria juga tidak hanya belajar di kelas, namun juga aktif berorganisasi dengan menjadi anggota Agritech Research and Study (ARSC) dan Agricultural Robotic (ACRO). Dari sini, ia belajar tentang penulisan karya ilmiah dan teknologi robotik pertanian.
 
Program Beasiswa Banyu Urip, bagi Ria adalah pendukung asa dan harapan untuk membangun kota kelahirannya. “Saya mengucapkan terimakasih kepada EMCL atas kesempatan yang diberikan. Beasiswa ini merupakan amanah yang harus saya pertanggungjawabkan,” ungkapnya.
 
 
External Affairs Manager EMCL, Ichwan Arifin mengatakan, EMCL tidak hanya bekerja untuk hari ini dan generasi saat ini, tapi juga bekerja untuk masa depan. Tidak hanya fokus di sektor energi, tapi juga berkontribusi pada pengembangan masyarakat. Karena itu, EMCL bersinergi dengan Pemerintah terus mendukung upaya menyiapkan generasi masa depan melalui program pengembangan masyarakat di sektor pendidikan.
 
“Kunci pembangunan peradaban adalah pendidikan bagi generasi penerus. Untuk itulah, kami hadir di sini guna membantu pemerintah menyiapkan generasi penerus bangsa. Hal ini juga didukung program pengembangan masyarakat lainnya,” tutur Ichwan.
 
Dukungan EMCL dan SKK Migas melalui Program Beasiswa Banyu Urip telah dimulai sejak 2019 dan terus dilaksanakan dalam rangka mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. Sejak 2013, EMCL juga memprakarsai program beasiswa bagi putera-puteri Bojonegoro yang tengah menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia dan program beasiswa Akademi Siswa Bangsa Internasional (ASBI).
 
Program Pengembangan Masyarakat (PPM) EMCL berpijak pada tiga pilar utama yaitu kesehatan, pendidikan dan pengembangan ekonomi di sekitar wilayah operasi Blok Cepu. Program Beasiswa Banyu Urip adalah komitmen EMCL dalam mendukung generasi muda di Kabupaten Bojonegoro untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dalam rangka membangun Bumi Angling Dharma. Selamat Hari Pendidikan Nasional! (adv/imm)
  
Berita Terkait

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Videotorial

Video: Kapolres Bojonegoro Sampaikan Ucapan Selamat Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, beserta staf dan jajaran sampaikan ucapan Selamat Hari Natal 2020 dan ...

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Berita Video

Heboh Seekor Buaya Muncul di Tengah Sawah di Temayang, Bojonegoro

Bojonegoro - Seekor buaya air tawar (crocodylus novaeguinae) ditemukan di tengah sawah Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, ...

Teras

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Peristiwa Orang Tersengat Listrik

2020, di Bojonegoro Telah Terjadi 16 Kasus Orang Tersengat Listrik, Korban Jiwa 18 Orang

Bojonegoro - Berdasarkan data yang di himpun media ini, bahwa sejak Januari 2020 hingga Rabu (14/10/2020) hari ini, di Kabupaen ...

Opini

Tuberkulosis, Sang Monster yang Mematikan

Opini

Tuberkulosis, Sang Monster yang Mematikan

SAYA kali ini mencoba membahas penyakit TBC. Apakah nanti COVID-19 ini akan menjadi penyakit TBC yang sudah ratusan tahun kita ...

Quote

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

Quote Islami

Tuntunan Ibadah Salat Tarawih di Rumah Saja, saat Pandemi Covid-19

KONDISI mewabahnya virus Corona (Covid-19) dalam bulan Ramadan ini tidak mengalami penurunan, bahkan semakin meningkat, maka untuk mencegah bahkan memutus ...

Sosok

Pameran Foto: Jejak Karya Almarhum Budi 'Uglu' Sugiharto

Pameran Foto: Jejak Karya Almarhum Budi 'Uglu' Sugiharto

Surabaya - Budi Sugiharto yang akrab disapa Uglu, pada Selasa (16/03/2021) sekitar pukul 06.00 WIB, tutup usia. Fotografer sekaligus wartawan ...

Eksis

Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat

Komunitas Difabel Blora Segera Punya Kantor Sekretariat

Blora - Setelah belasan tahun numpang di rumah salah satu anggota, Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM) akan segera memiliki kantor ...

Infotorial

5 Kegiatan Bareng Orang Tua Ini Bantu Si Kecil Jalani Puasa Secara Maksimal

5 Kegiatan Bareng Orang Tua Ini Bantu Si Kecil Jalani Puasa Secara Maksimal

BAGI setiap orang tua, keistimewaan untuk dapat menyelesaikan tanggung jawab kantor tanpa perlu berat hati meninggalkan si kecil di rumah ...

Berita Foto

Foto: Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Berita Foto

Foto: Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Bojonegoro - Goa Janggut memang masih belum banyak dikenal orang. Namun goa ini menyimpan keindahan berupa stalaktit dan stalagmit berusia ...

Feature

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Desa Ngunut, Dander, Bojonegoro, Berupaya Kembangkan Agrowisata Jeruk Keprok

Bojonegoro - Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, selama ini dikenal karena memiliki objek wisata air Grogoland. Namun kini, sejumlah ...

Religi

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

Oase Ramadan

Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah saat Pandemi Virus Corona

KARENA pelaksanaan salat idulfitri berjamaah di tanah lapang atau di masjid rentan mengorbankan kepentingan yang lebih utama, yaitu memutus rantai ...

Pelesir

Melihat Keindahan Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Wisata Alam

Melihat Keindahan Goa Janggut di Kawasan Hutan Ngorogunung, Bubulan, Bojonegoro

Bojonegoro - Goa Janggut, merupakan goa yang berada di kawasan hutan lindung milik Perhutani, tepatnya di RPH Ngorogunung, BKPH Cilebung, ...

Hiburan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Peringati Hari Kartini, Pelukis Perempuan Bojonegoro Gelar Pameran Lukisan

Bojonegoro - Sebanyak 50 lukisan hasil karya seni 16 pelukis perempuan Bojonegoro dan 5 pelukis perempuan dari Solo, Surabaya, dan ...

Statistik

Hari ini

1.681 kunjungan

2.275 halaman dibuka

85 pengunjung online

Bulan ini

35.287 kunjungan

51.985 halaman dibuka

Tahun ini

378.568 kunjungan

533.788 halaman dibuka

Ranking Alexa 

Global: 1.513.774

Indonesia: 36.497

Ranking SimilarWeb 

Site Overview

Traffic Overview

Online sejak 1 Agustus 2015

1618056031.792 at start, 1618056031.948 at end, 0.15605187416077 sec elapsed