Pentingnya Menjaga Kesehatan Mata di Tengah Ketergantungan Gadget
Minggu, 11 Januari 2026 10:00 WIBOleh Tim Redaksi
Di tengah semakin tingginya ketergantungan pada perangkat elektronik, kesehatan mata menjadi hal yang perlu jadi perhatian khusus. Menurut data yang dikutip dari Asosiasi Oftalmologi Anak Indonesia, sekitar 60 persen anak mengalami gejala ketegangan mata karena penggunaan gadget yang berlebihan. Paparan radiasi layar berkepanjangan dapat menyebabkan mata kering, penglihatan kabur, sakit kepala, hingga gangguan penglihatan jangka panjang. Prevalensi gangguan penglihatan pada anak usia sekolah (5-19 tahun) di Indonesia diperkirakan mencapai 10 persen, sementara survei nasional menunjukkan disabilitas penglihatan pada penduduk di atas 1 tahun sebesar 0,4 persen.
Spesialis mata dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Anna Puspitasari Bani, menekankan peran orang tua dalam memantau kesehatan mata anak sejak dini. Tanda-tanda yang perlu diwaspadai meliputi mata juling, bercak putih pada pupil, posisi kepala miring saat menonton TV, atau kebiasaan mendekatkan gawai ke mata. Orang tua disarankan untuk mendeteksi kelainan sejak awal guna mencegah gangguan penglihatan permanen.
Beberapa tips pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
- Teknik 20-20-20: Setiap 20 menit, istirahatkan mata dengan melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Teknik ini membantu mengurangi ketegangan dan menjaga kelembapan mata melalui kedipan alami yang lebih sering.
- Hindari menatap layar terlalu lama tanpa istirahat, gunakan monitor anti-pantulan, dan pastikan pencahayaan ruangan cukup.
- Konsumsi makanan bergizi kaya lutein, zeaxanthin, vitamin A, C, E, serta omega-3 untuk mendukung kesehatan mata, seperti yang terdapat dalam tomat.
- Lindungi mata dari sinar UV dengan kacamata hitam, dan hindari kebiasaan merokok yang dapat meningkatkan risiko katarak serta degenerasi makula.
Kondisi gangguan mata lainnya antara lain seperti nyeri mata (disebabkan infeksi, alergi, atau kelilipan), benjolan kelopak mata (kalazion) akibat penyumbatan kelenjar minyak, serta perbedaan antara mata panda (gelap di sekitar mata karena kurang tidur atau genetika) dan kantung mata (pembengkakan akibat retensi cairan atau penuaan).










.sm.jpg)

























.md.jpg)






